• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Karnaval Desa Urek-Urek.

Penampilan peserta Karnaval Desa Urek-Urek, Kabupaten Malang. (Foto: Pemdes Urek-Urek)

Viral! Karnaval Desa Urek-Urek Malang Himpun Rp214 Juta untuk Santuni 19 Anak Yatim

Dwi Linda by Dwi Linda
4 hours ago
in Hiburan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Karnaval tahunan di Desa Urek-Urek, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, viral di media sosial. Bukan hanya karena kemeriahan acaranya, tetapi juga lantaran seluruh dana Karnaval Desa Urek-Urek yang berhasil dihimpun digunakan untuk menyantuni anak yatim.

Kegiatan yang digelar pada Sabtu (04/07/2026) itu berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp214 juta. Seluruh dana tersebut kemudian disalurkan kepada 19 anak yatim pada Senin (06/07/2026). Masing-masing anak menerima santunan sebesar Rp11,3 juta.

You might also like

Stasiun Tarik.

Mengapa Stasiun Tarik Sidoarjo Masih Ramai Digunakan? Ternyata Ini Peran Pentingnya di Jalur Surabaya–Mojokerto

10/07/2026 11:33 AM
Trans Jatim Surabaya.

Panduan Lengkap Naik Bus Trans Jatim Surabaya untuk Pemula

10/07/2026 8:15 AM

Baca Juga: Gus Fawait Sebut Karnaval SCTV Jadi Mesin Perputaran Ekonomi Jember

Perangkat Desa Urek-Urek Eko Prasetyo mengatakan, tradisi berbagi melalui karnaval sudah berlangsung sejak 2013. Awalnya, kegiatan Karnaval Desa Urek-Urek hanya diisi pertunjukan sederhana seperti marching band dan pawai.

“Setiap tahun acaranya semakin meriah, begitu juga dana santunan yang berhasil dihimpun terus meningkat,” ujar Eko, Jumat (10/07/2026).

Karnaval Desa Urek-Urek viral.
Salah satu sound horeg yang dihadirkan di karnaval Desa Urek-Urek. (Foto: Pemdes Urek-Urek)

Menurut dia, sejak menghadirkan hiburan sound horeg pada 2017, jumlah pengunjung meningkat signifikan. Meski sempat terhenti akibat pandemi Covid-19, tradisi tersebut kembali digelar pada 2022 dan terus mencatat peningkatan pendapatan.

Dana santunan yang terkumpul pun terus bertambah, mulai dari Rp33 juta pada 2022; Rp70 juta pada 2023; Rp112 juta pada 2024; Rp152 juta pada 2025; hingga mencapai Rp214 juta pada 2026.

Adapun sumber dana tahun ini berasal dari beberapa pos, yakni iuran masyarakat sebesar Rp11.023.000, iuran penonton Rp10.845.000, kontribusi parkir Rp104.379.000, serta donasi masyarakat dan dermawan sebesar Rp88.053.000.

Karnaval Desa Urek-Urek Malang.
Peserta karnaval Desa Urek-Urek tampak antusias. (Foto: Pemdes Urek-Urek)

Selain santunan bagi anak yatim, sebagian dana hasil iuran penonton juga dialokasikan untuk membantu sembilan warga dhuafa.

“Total iuran penonton sekitar Rp21 juta. Dana tersebut kami bagi untuk santunan anak yatim dan bantuan kepada warga dhuafa,” jelas Eko.

Dia menambahkan, penyelenggaraan karnaval dilakukan secara bergilir oleh tiga RT setiap tahunnya. Seluruh kebutuhan kegiatan, mulai konsumsi hingga fasilitas pendukung, dipenuhi secara swadaya oleh masyarakat.

Baca Juga: 10 Daftar Sound Horeg di Jatim Terlaris, Paling Dicari di Karnaval hingga Hajatan

Tingginya antusiasme warga bahkan membuat para pemuda mulai menabung jauh-jauh hari untuk mempersiapkan pelaksanaan karnaval tahun berikutnya.

Eko berharap tradisi ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain bahwa sebuah karnaval tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat sosial bagi masyarakat.

“Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa menjadi contoh bahwa hiburan juga dapat menjadi sarana berbagi dan membantu warga yang membutuhkan,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Malang hari iniKabupaten Malang hari iniKarnaval Desa Urek-Urek Kabupaten MalangKarnaval Desa Urek-Urek MalangKarnaval di Malang viralKarnaval viral Desa Urek-Urek Malang
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Stasiun Tarik.

Mengapa Stasiun Tarik Sidoarjo Masih Ramai Digunakan? Ternyata Ini Peran Pentingnya di Jalur Surabaya–Mojokerto

by Dwi Linda
10/07/2026 11:33 AM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Nama Stasiun Tarik mungkin tidak sepopuler Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Malang, atau Stasiun Mojokerto. Namun, siapa sangka...

Trans Jatim Surabaya.

Panduan Lengkap Naik Bus Trans Jatim Surabaya untuk Pemula

by Dwi Linda
10/07/2026 8:15 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Bus Trans Jatim Surabaya menjadi salah satu moda transportasi umum yang semakin banyak digunakan masyarakat karena menawarkan...

JFC

JFC 2026 Tampil Beda! VVIP dan Wisatawan Kini Bisa Ikut Parade, Ini Jadwal dan Cara Daftarnya

by Mochamad Abdurrochim
09/07/2026 2:51 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Jember Fashion Carnaval (JFC) kembali digelar pada 24-26 Juli 2026 dengan menghadirkan berbagai inovasi baru. Festival busana...

Deodoran dan antiperspiran.

Ketiak Tetap Segar, Kenali Perbedaan Deodoran dan Antiperspiran sebelum Membeli

by Dwi Linda
09/07/2026 2:17 PM
0

Tugujatim.id - Meski sama-sama digunakan pada area ketiak, deodoran dan antiperspiran memiliki fungsi yang berbeda. Menurut artikel edukasi yang dipublikasikan...

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID