MALANG, Tugujatim.id – Bagi penumpang yang baru pertama kali bepergian menggunakan kereta api ke Kota Malang, nama Stasiun Malang dan Stasiun Malang Kota Lama sering kali menimbulkan kebingungan. Banyak orang mengira kedua stasiun tersebut merupakan tempat yang sama karena sama-sama berada di Kota Malang dan masih aktif melayani perjalanan kereta api.
Padahal, keduanya memiliki fungsi, lokasi, jenis layanan kereta, hingga akses menuju berbagai destinasi yang berbeda. Tidak sedikit penumpang yang baru menyadari perbedaan tersebut setelah membeli tiket atau bahkan ketika sudah tiba di Malang.
Baca Juga: 10 Stasiun Tertua Jawa Timur yang Masih Beroperasi, Saksi Sejarah Perkeretaapian sejak Zaman Belanda
Agar tidak salah memilih stasiun tujuan, berikut perbedaan Stasiun Malang dan Stasiun Malang Kota Lama yang perlu diketahui sebelum melakukan perjalanan.
1. Lokasi Keduanya Berbeda
Perbedaan pertama terletak pada lokasi kedua stasiun.
Stasiun Malang berada di Jalan Trunojoyo Nomor 10, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Lokasinya berada tepat di pusat kota dan berhadapan dengan Alun-Alun Tugu serta Balai Kota Malang. Dari stasiun ini, penumpang hanya membutuhkan waktu beberapa menit menuju kawasan Kayutangan Heritage, Alun-Alun Malang, Kampung Warna-Warni Jodipan, hingga berbagai hotel di pusat kota.
Sementara itu, Stasiun Malang Kota Lama berada di Jalan Kolonel Sugiono Nomor 10, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Letaknya berada sekitar dua kilometer di sebelah selatan Stasiun Malang.
Karena berada di lokasi yang berbeda, penumpang sebaiknya memastikan kembali stasiun tujuan saat memesan tiket agar tidak perlu berpindah stasiun setelah tiba di Malang.
2. Fungsi Kedua Stasiun Tidak Sama
Meski sama-sama berada di bawah pengelolaan PT Kereta Api Indonesia (Persero), fungsi kedua stasiun ini berbeda.
Stasiun Malang merupakan stasiun utama di Kota Malang. Hampir seluruh aktivitas keberangkatan dan kedatangan kereta api jarak jauh terpusat di stasiun ini. Selain melayani penumpang, stasiun ini juga menjadi salah satu simpul penting dalam operasional perjalanan kereta api di wilayah Daerah Operasi 8 Surabaya.
Sementara itu, Stasiun Malang Kota Lama berfungsi sebagai stasiun pendukung yang melayani beberapa perjalanan kereta api sesuai jadwal operasional. Meski aktivitasnya tidak seramai Stasiun Malang, stasiun ini tetap memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran perjalanan kereta api di Kota Malang.
3. Jenis Kereta yang Berhenti Berbeda
Inilah perbedaan yang paling sering membuat penumpang keliru.
Stasiun Malang melayani sebagian besar kereta api jarak jauh, baik kelas ekonomi, bisnis, maupun eksekutif. Kereta seperti Gajayana, Brawijaya, Matarmaja, Majapahit, Malabar, Jayabaya, Tawangalun, hingga beberapa kereta lainnya berangkat maupun berhenti di stasiun ini sesuai jadwal.
Sementara Stasiun Malang Kota Lama hanya melayani beberapa kereta api tertentu yang memang dijadwalkan berhenti di sana. Tidak semua kereta yang menuju Kota Malang akan berhenti di stasiun ini.
Oleh karena itu, penumpang perlu memperhatikan informasi pada tiket agar tidak salah turun atau salah memilih stasiun keberangkatan.
4. Fasilitas yang Tersedia
Sebagai stasiun utama, Stasiun Malang memiliki fasilitas yang lebih lengkap.
Di area stasiun tersedia ruang tunggu yang luas, loket pelayanan, ruang menyusui, musala, toilet, area parkir, layanan pelanggan, mesin cetak tiket mandiri, serta berbagai tenant makanan dan minuman. Di sekitar stasiun juga terdapat hotel, restoran, minimarket, ATM, hingga halte transportasi umum.
Sementara itu, Stasiun Malang Kota Lama tetap menyediakan fasilitas dasar yang dibutuhkan penumpang, seperti ruang tunggu, loket pelayanan, toilet, musala, dan area parkir. Meski tidak sebesar Stasiun Malang, fasilitas tersebut sudah cukup menunjang kebutuhan penumpang selama berada di stasiun.
5. Akses Menuju Tempat Wisata
Jika tujuan utama adalah berwisata di pusat Kota Malang, Stasiun Malang menjadi pilihan yang lebih strategis.
Dari stasiun ini, penumpang dapat dengan mudah menuju Alun-Alun Tugu, Alun-Alun Kota Malang, Kayutangan Heritage, Kampung Warna-Warni Jodipan, Kampung Biru Arema, Museum Brawijaya, hingga kawasan kuliner legendaris di pusat kota.
Sementara Stasiun Malang Kota Lama lebih dekat menuju kawasan selatan Kota Malang serta jalur menuju Kabupaten Malang. Bagi penumpang yang memiliki tujuan di Kecamatan Sukun atau kawasan industri di sekitarnya, turun di stasiun ini bisa menjadi pilihan yang lebih praktis.
6. Kemudahan Mendapatkan Transportasi
Kedua stasiun sama-sama memiliki akses transportasi lanjutan yang cukup mudah.
Di Stasiun Malang, penumpang dapat dengan mudah menemukan ojek online, taksi, angkutan kota, hingga kendaraan sewa. Karena berada di pusat kota, pilihan transportasinya lebih banyak dan tersedia hampir sepanjang hari.
Sementara di Stasiun Malang Kota Lama, transportasi daring juga tersedia dan cukup mudah ditemukan. Selain itu, penumpang masih dapat melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum menuju berbagai wilayah di Kota Malang.
7. Mana yang Sebaiknya Dipilih?
Jawabannya bergantung pada tujuan perjalanan masing-masing penumpang.
Jika ingin menuju pusat Kota Malang, kawasan wisata, hotel, kampus, atau menggunakan kereta jarak jauh dengan pilihan jadwal yang lebih banyak, Stasiun Malang menjadi pilihan yang paling tepat.
Namun, apabila kereta yang digunakan memang berhenti di Stasiun Malang Kota Lama atau tujuan akhir berada di kawasan Sukun dan sekitarnya, turun di stasiun ini tentu lebih efisien karena tidak perlu kembali ke arah selatan dari pusat kota.
Sebelum berangkat, pastikan kembali nama stasiun yang tertera pada tiket agar perjalanan berjalan sesuai rencana.
Lokasi Stasiun Malang:
-Jalan Trunojoyo Nomor 10, Kecamatan Klojen, Kota Malang.
Lokasi Stasiun Malang Kota Lama:
– Jalan Kolonel Sugiono Nomor 10, Kecamatan Sukun, Kota Malang.
Baca Juga: Mengapa Stasiun Wonokromo Jadi Pilihan Banyak Penumpang di Surabaya?
Jangan Sampai Salah Memilih Stasiun
Meski hanya berjarak sekitar dua kilometer, Stasiun Malang dan Stasiun Malang Kota Lama memiliki fungsi yang berbeda dalam operasional kereta api di Kota Malang. Perbedaan lokasi, jenis layanan kereta, fasilitas, hingga akses menuju berbagai destinasi membuat penumpang perlu memahami karakteristik masing-masing stasiun sebelum melakukan perjalanan.
Dengan mengetahui perbedaan tersebut, penumpang dapat menentukan stasiun yang paling sesuai dengan tujuan perjalanan. Selain menghemat waktu, persiapan yang tepat juga membantu perjalanan menjadi lebih nyaman tanpa harus berpindah stasiun atau mencari transportasi tambahan karena salah memilih titik tujuan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Annisa Syalsyavia/Magang
Editor: Dwi Lindawati








