Tugujatim.id – Warna pakaian sering jadi penyebab munculnya pertanyaan, “Kok bajunya bagus di orang lain, tapi pas aku pakai malah kurang cocok ya?” atau “Aku jadi kelihatan lebih kusam nggak sih?” Tenang, kamu nggak sendirian. Faktanya, bukan berarti bajunya jelek, tapi bisa jadi pilihan warnanya belum selaras dengan warna kulitmu.
Nggak perlu langsung rombak isi lemari. Dengan memahami warna kulit dan undertone, kamu bisa lebih mudah menentukan warna pakaian yang bikin wajah terlihat lebih segar, cerah, dan pastinya bikin rasa percaya diri naik. Yuk, simak tips memilih warna pakaian sesuai warna kulit berikut ini!
Kenali Dulu Warna Kulit dan Undertone-mu
Sebelum berburu outfit baru, langkah pertama adalah mengenali warna kulit serta undertone yang dimiliki. Keduanya berbeda, lho.
Warna kulit umumnya terbagi menjadi tiga kategori, yaitu terang (fair), sedang (medium), dan gelap (deep). Sementara itu, undertone merupakan warna alami di bawah permukaan kulit yang terbagi menjadi cool, warm, dan neutral.
Cara paling mudah mengetahuinya adalah dengan melihat warna pembuluh darah di pergelangan tangan saat terkena cahaya alami.
– Jika terlihat biru atau ungu, kemungkinan kamu memiliki cool undertone.
– Jika tampak kehijauan, berarti termasuk warm undertone.
– Kalau sulit dibedakan karena terlihat campuran, biasanya kamu memiliki neutral undertone.
Setelah mengetahui undertone, memilih warna pakaian yang sesuai akan terasa jauh lebih mudah.
Tim Warm Tone? Warna Earthy Bisa Jadi Andalan
Kalau kamu memiliki warm undertone, warna-warna bernuansa hangat akan membuat wajah terlihat lebih hidup.
Pilihan seperti mustard, terracotta, cokelat, camel, olive, hingga coral bisa menjadi kombinasi yang aman dipakai sehari-hari. Warna-warna tersebut mampu memberikan kesan hangat sekaligus membuat kulit tampak lebih bercahaya.
Misalnya, blouse warna terracotta dipadukan dengan celana krem akan menghasilkan tampilan yang simpel tetapi tetap elegan. Untuk acara santai, dress coral dengan sandal berwarna emas juga bisa menjadi pilihan menarik.
Agar penampilan makin maksimal, gunakan aksesori bernuansa gold, bronze, atau copper karena warna tersebut umumnya menyatu dengan baik pada warm undertone.
Cool Undertone? Saatnya Main di Warna yang Lebih Fresh
Kalau pembuluh darahmu cenderung berwarna biru atau ungu, besar kemungkinan kamu termasuk cool undertone.
Pilihan warna seperti royal blue, lavender, dusty pink, emerald, navy, putih bersih, hingga abu-abu dingin biasanya mampu memberikan efek wajah yang lebih segar dan cerah.
Sebagai contoh, blouse biru muda dipadukan dengan blazer navy cocok digunakan ke kantor atau kampus. Untuk acara formal, gaun berwarna royal blue juga bisa menjadi pilihan yang membuat penampilan terlihat lebih elegan tanpa perlu banyak aksesori.
Sebaiknya hindari warna yang terlalu kekuningan jika membuat wajah terlihat kusam. Namun, bukan berarti tidak boleh dipakai sama sekali. Kamu tetap bisa mengakalinya melalui bawahan atau aksesori.
Neutral Undertone Paling Fleksibel, Tapi Tetap Ada Triknya
Punya neutral undertone bisa dibilang cukup menguntungkan karena cocok memakai banyak pilihan warna.
Mulai dari jade green, dusty rose, teal, blush pink, hingga warna greige atau perpaduan abu-abu dan beige bisa menjadi pilihan yang aman.
Contohnya, blouse dusty rose dipadukan dengan jeans gelap memberikan kesan santai sekaligus manis. Sementara dress teal cocok digunakan saat menghadiri acara semi formal.
Kelebihan lainnya, pemilik neutral undertone juga bebas memadukan aksesori silver, gold, maupun rose gold dalam satu penampilan.
Bukan Cuma Soal Tren, Sesuaikan Juga dengan Aktivitas
Memilih warna pakaian sebaiknya tidak hanya mengikuti tren media sosial, tetapi juga mempertimbangkan aktivitas yang akan dilakukan.
Untuk bekerja atau kuliah, pilih warna yang memberikan kesan profesional seperti navy, camel, abu-abu, atau biru muda. Saat hangout bersama teman, warna peach, coral, olive, atau lavender bisa membuat tampilan terasa lebih santai dan fresh.
Kalau menghadiri acara malam, warna-warna seperti royal blue, teal, blush, hingga hitam tetap menjadi pilihan yang aman dan elegan.
Supaya isi lemari lebih praktis, kamu juga bisa membuat capsule wardrobe dengan sekitar lima hingga tujuh warna dasar yang paling sesuai dengan undertone. Cara ini memudahkan proses mix and match tanpa perlu membeli terlalu banyak pakaian.
Percaya Diri Tetap Jadi Kunci Utama
Meski panduan warna bisa membantu, bukan berarti kamu harus membatasi diri hanya pada satu kelompok warna saja. Fashion tetap menjadi media untuk mengekspresikan diri.
Kalau ada warna favorit yang sebenarnya kurang sesuai dengan undertone, kamu tetap bisa menyiasatinya melalui perpaduan aksesori, outer, atau bawahan dengan warna yang lebih seimbang.
Yang tak kalah penting, selalu coba pakaian di bawah pencahayaan alami sebelum membeli. Cahaya di ruang ganti sering kali membuat warna terlihat berbeda dibandingkan saat dipakai di luar ruangan.
Pada akhirnya, memilih warna pakaian yang tepat memang bisa membuat penampilan terlihat lebih menarik. Namun, satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah rasa percaya diri. Sebab, outfit terbaik bukan hanya soal warna yang cocok di kulit, tetapi juga bagaimana kamu merasa nyaman saat mengenakannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : Nabila Eka S/Magang
Editor: Mochamad Abdurrochim








