SURABAYA, Tugujatim.id – Sejak diluncurkan pada pada 11 Mei 2026 lalu, antusiasme warga yang memanfaatkan hotline “Lapor Cak Eri” semakin bertambah, hingga tanggal 16 Juli 2026 total laporan yang masuk mencapai 9.217.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya Eddy Christijanto mengatakan sebagian besar laporan yang masuk di hotline Lapor Cak Eri berkaitan dengan persoalan parkir dengan total 1.442 laporan.
Selanjutnya, pengaduan mengenai lalu lintas, kemacetan, dan pedagang kaki lima (PKL) mencapai 823 laporan, disusul bidang pendidikan sebanyak 817 laporan yang meningkat selama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.
Baca Juga: Eri Cahyadi Ancam Copot Pejabat yang Lambat Tangani Aduan Warga Surabaya
“Kategori lainnya meliputi persoalan sosial kemasyarakatan sebanyak 715 laporan, infrastruktur jalan 542 laporan, gangguan ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum) 421 laporan, fasilitas umum dan sosial lainnya 385 laporan,” kata Eddy, Jumat (17/07/2026).

Tingginya jumlah laporan menunjukkan semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan kanal pengaduan untuk menyampaikan persoalan di lingkungan mereka. Dia menegaskan setiap laporan yang masuk tetap dipantau oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
“Jumlah pengaduan sempat tinggi pada awal peluncuran layanan, kemudian menurun pada Juni. Namun, memasuki akhir Juni Karena memang eksekusinya kami harus 1×24 jam,” tambahnya.
Untuk Kasus Tertentu, Wali Kota akan Turun Langsung
Lebih lanjut, usai mendapatkan laporan dari masyarakat, pihaknya akan langsung melanjutkan ke dinas dinas terkait sesuai dengan kewenangannya agar dapat ditindaklanjuti.
“Misalnya jalan berlubang, terus yang sering itu parkir non-tunai, itu langsung teman-teman di Dishub melakukan eksekusi dan memberikan laporan balik di hotline,” paparnya.
Baca Juga: Pemkot Surabaya Siapkan 3.270 Stand untuk PKL, Penataan Diupayakan Lebih Humanis
Bahkan untuk beberapa kasus Wali Kota Eri juga turun langsung ke lapangan untuk menangani sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian khusus. Hal tersebut dilakukan agar Eri Cahyadi dapat memantau langsung upaya penyelesaian laporan yang dilakukan perangkat daerah.
“Jadi untuk hal yang sifatnya perlu, itu beliau (Wali Kota) akan turun. Seperti di jalan nias, Tambak Wedi dan Sambikerep kemarin,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : Husni Habib
Editor: Dwi Lindawati








