SLEMAN, Tugujatim.id – Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mengajak masyarakat Indonesia meneladani semangat juang para pahlawan sebagai bekal menghadapi berbagai tantangan bangsa di masa kini. Ajakan tersebut dia sampaikan saat menghadiri peringatan 201 Tahun Perang Jawa sekaligus Haul Pangeran Diponegoro di Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (19/07/2026).
Menurut Agus Jabo, peringatan Perang Jawa tidak hanya menjadi momen mengenang sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga kesempatan untuk membangkitkan kembali nilai-nilai persatuan, keberanian, dan kecintaan terhadap Tanah Air yang diwariskan para pendiri bangsa.
Baca Juga: Kemensos Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Tapanuli Tengah
“Saya ingin mengajak, mari kita berjuang. Mari kita bersatu menggali kehebatan para leluhur kita supaya kita kembali memiliki ruh sebagai bangsa Indonesia,” ujarnya.
Dia menilai Indonesia memiliki sejarah panjang sebagai bangsa yang tangguh. Namun, seiring perkembangan zaman, nilai-nilai perjuangan, gotong royong, nasionalisme, dan kemandirian mulai memudar sehingga bangsa perlahan kehilangan jati dirinya.
Menurut Agus Jabo, tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini memiliki kemiripan dengan kondisi masa lalu, yakni perjuangan untuk membebaskan masyarakat dari berbagai persoalan, termasuk kemiskinan. Karena itu, semangat perjuangan para pahlawan dinilai tetap relevan sebagai inspirasi dalam membangun bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Agus Jabo menyebut Pangeran Diponegoro sebagai sosok pemimpin yang mampu menyatukan rakyat dari berbagai latar belakang demi memperjuangkan keadilan, harga diri, dan kemerdekaan.
Nilai keberanian, keteguhan prinsip, serta pengorbanan yang ditunjukkan Pangeran Diponegoro, menurutnya, masih sangat dibutuhkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini.

Dia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meneladani sifat-sifat luhur para pahlawan, seperti ketakwaan, keikhlasan, keberanian, serta mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Ikhlas, lebih tinggi dari kepentingan pribadi, kepentingan partai, maupun kepentingan golongan. Manunggaling kawula gusti,” tuturnya.
Baca Juga: Kemensos Dampingi Anak Sayuti Melik, Heru Baskoro Kini Jalani Perawatan di STPL Bekasi
Agus Jabo berharap nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pahlawan terus ditanamkan kepada generasi muda agar Indonesia mampu menjadi bangsa yang percaya pada kekuatan sendiri, bersatu menghadapi tantangan, serta melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa menuju Indonesia yang maju dan sejahtera.
Peringatan 201 Tahun Perang Jawa sekaligus Haul Pangeran Diponegoro berlangsung khidmat. Acara juga dimeriahkan dengan pertunjukan teatrikal yang dibawakan oleh mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta dan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, yang mengangkat kisah perjuangan Pangeran Diponegoro dalam melawan penjajahan. (adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Dwi Lindawati








