• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Dari kiri, Wawali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, Wali Kota Malang Sutiaji, dan Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana Kartika di gedung DPRD pada Senin (11/10/2021). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Dari kiri, Wawali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, Wali Kota Malang Sutiaji, dan Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana Kartika di gedung DPRD pada Senin (11/10/2021). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Gara-gara Aglomerasi Diperluas, Kota Malang Tertahan di PPKM Level 3

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Hingga saat ini sesuai Instruksi Dalam Negeri (Inmendagri), Kota Malang harus memperpanjang PPKM Level 3. Bahkan, wilayah aglomerasi Malang Raya diperluas hingga Pasuruan dan Probolinggo.

Wali Kota Malang Sutiaji menilai Kota Malang telah memenuhi indikator penurunan level berdasarkan Inmendagri. Lantaran terganjal penilaian aglomerasi, Kota Malang masih berada di PPKM Level 3.

You might also like

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

21/07/2026 6:33 PM
Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

21/07/2026 3:21 PM

“Saya kemarin malam ditelepon untuk rapat khusus membahas Kota Malang. Hasilnya, kita harus mengikuti aturan aglomerasi. Itu penjelasan dari Kementerian langsung,” ujarnya, Senin (11/10/2021).

Pihaknya juga berencana akan melayangkan surat kepada pemerintah pusat untuk meminta kelonggaran. Jadi, pemulihan ekonomi di Kota Malang bisa berlangsung.

“Kami akan coba minta kelonggaran. Surat akan kami kirim ke pusat, jangan bikin PHP kepada masyarakat. Jadi, tetap kita harus pakai prokes. Jujur di lapangan orang-orang nyolong PPKM Level 1,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang dr Husnul Muarif menambahkan, Kota Malang memang telah memenuhi indikator penurunan PPKM.

“Asesmen Kemendagri Kota Malang masuk Level 1. Tapi, karena aglomerasi masih masuk Level 3,” ujarnya.

Untuk indikator penurunan level berdasarkan Inmendagri, di antaranya kasus konfirmasi, jumlah rawat inap, tingkat tracing, angka kematian, positivity rate, tingkat keterisian rumah sakit, vaksinasi umum dan lansia.

“Tapi kembali lagi, meski Level 1 karena aglomerasi sampai sekarang masih Level 3. Jadi, kalau ada salah satu yang ngandoli ya nggak akan bisa turun levelnya. Tergantung daerah lain,” jelasnya.

 

Tags: Berita aglomerasi Malang RayaKota MalangPasuruanPPKM Level 3ProbolinggoWali Kota Malang SutiajiWilayah aglomerasi
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

by Dwi Linda
21/07/2026 3:21 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Organisasi kemasyarakatan Bareng Rakyat merampungkan pembentukan kepengurusan di seluruh 31 kecamatan di Kabupaten Jember, Minggu (20/07/2026). Pencapaian...

Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 3:00 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Senin (20/07/2026) sekitar...

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Next Post
Gusti Raden Ajeng Nurabra Juwita yang saat ini bergelar GKR Hayu. (Foto: IG @gkrhayu/Tugu Jatim)

Viral, GKR Hayu Protes Lambang Sultan Yogya Jadi Promo di Kaus Perempuan!

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID