• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Malang Fashion Week 2021 yang berlangsung di halaman Transmart MX Mall Malang pada Sabtu (23/10/2021). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Malang Fashion Week 2021 yang berlangsung di halaman Transmart MX Mall Malang pada Sabtu (23/10/2021). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Klarifikasi Panitia Malang Fashion Week 2021 yang Bantah Langgar Prokes

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Kota Malang sudah memasuki PPKM Level 2 pada 19 Oktober 2021. Kota Malang pun langsung menggelar kreativitas para desainer lokal hingga nasional dalam Malang Fashion Week (MFW) 2021 yang digelar di halaman Transmart MX Mall Malang mulai Jumat (22/10/2021). Diduga event itu melanggar prokes.

Event yang direncanakan berlangsung tiga hari hingga Minggu (24/10/2021) itu juga menampilkan desainer ternama, yaitu Ivan Gunawan pada hari pertama. Lantaran antusias masyarakat yang tinggi, kerumunan pun tak dapat dihindari.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

“Acara kemarin itu kan kebetulan ada designer Ivan Gunawan, otomatis antusias warga banyak. Padahal yang bisa masuk itu kami batasi, pakai online dan undangan, gak bisa semua masuk,” ujar Founder Malang Fashion Week Agus Sunandar pada Sabtu (23/10/2021).

Pihaknya juga membantah bahwa kegiatan tersebut telah melanggar aturan protokol kesehatan (prokes). Dia mengaku telah menerapkan aplikasi PeduliLindungi dan membatasi jumlah pengunjung.

“Kami mematuhi prokes, membatasi kapasitas, dari seharusnya 100 persen dibatasi 25 persen atau jadi sekitar 200 orang. Kemarin itu memang di luar ramai, gak bisa masuk,” imbuhnya.

Agus mengakui kegiatan tersebut memang melebihi jam izin pelaksanaan, yakni pukul 21.00 WIB. Namun, itu karena ada kendala teknis, maka kegiatan tersebut sedikit molor.

Petugas Patroli Power On Hand dari Polresta Malang Kota pun datang dan memberikan imbauan penerapan prokes. Lantaran sudah pukul 21.00 WIB, tim panitia meminta tambahan waktu untuk penampilan terakhir.

“Memang izin kami selesai 21.00 WIB. Kami sudah koordinasi dengan petugas patroli untuk minta waktu 15 menit untuk desainer terakhir, tinggal Ivan Gunawan tok,” jelasnya.

Event Malang Fashion Week 2021 yang digelar di Kota Malang ini diduga melanggar prokes. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Event Malang Fashion Week 2021 yang digelar di Kota Malang ini diduga melanggar prokes. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Dia mengatakan, pihaknya mendatangkan desainer yang ditunggu-tunggu masyarakat masak tidak ditampilkan.

“Kami datangin dia jauh-jauh, kan yang ditunggu masyarakat juga itu, masak gak dikasih tampil. Akhirnya kami diberi toleransi dan acara berlangsung sampai selesai,” imbuhnya.

Dia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut sama sekali tidak dibubarkan oleh petugas patroli. Tapi hanya diimbau untuk menerapkan prokes. Dia juga mengatakan, bahwa Wali Kota Malang Sutiaji juga hadir dalam acara tersebut.

“Kami tidak dibubarkan, hanya diimbau jaga prokes. Tapi seolah-olah masyarakat menganggap acara ini dibubarkan,” ucapnya.

Pihaknya juga mengaku telah memberikan klarifikasi kepada Polresta Malang Kota. Dia menyebutkan, kegiatan tersebut juga diizinkan untuk terus berlangsung hingga Minggu (24/10/2021) dengan catatan mengurangi jumlah pengunjung.

“Kapasitasnya sebenarnya bisa sampai seribu orang, kalau normal. Ini kami turunkan lagi maksimal pengunjungnya jadi 150 orang,” ungkapnya.

 

Tags: Berita langgar prokesKota MalangMalang Fashion Week 2021Polresta Malang Kota
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Carlos Fortes berhasil membawa Arema FC unggul 2-0 atas Persiraja. (Foto: Arema FC/Tugu Jatim)

Arema FC Taklukkan Persiraja Banda Aceh 2 Gol tanpa Balas

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID