• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong, Direktur Pelaksana GWPP Nurcholis MA Basyari, dan wartawan Tugujatim.id Mochamad Abdurrochim dalam pelatihan jurnalistik Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) 2021 Batch 3 pada Senin (25/10/2021). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim),

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong, Direktur Pelaksana GWPP Nurcholis MA Basyari, dan wartawan Tugujatim.id Mochamad Abdurrochim dalam pelatihan jurnalistik Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) 2021 Batch 3 pada Senin (25/10/2021). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim),

Jurus Kemenkominfo Cegah dan Atasi Berita Hoax di Era Digitalisasi

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Di era digitalisasi, banyak tantangan yang harus diatasi Pemerintah Indonesia. Mulai dari menyiapkan sumber daya yang cakap akan digital, memberikan pengertian dan pemahaman kepada masyarakat untuk bermedia sosial yang sehat, hingga mengatasi berita hoax. Pembahasan digitalisasi ini pun dikupas dalam pelatihan jurnalistik Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) 2021 Batch 3 yang diselenggarakan oleh Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP) pada Senin (25/10/2021) secara virtual.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Usman Kansong menyebutkan, dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 274,9 juta, sebanyak 345 juta telah memiliki mobile conection atau seluler; 73,7 persen dari penduduk Indonesia ini telah menggunakan internet; dan 61,8 persennya aktif dengan media sosial.

You might also like

Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

05/06/2026 8:00 PM
Wakapolres Blitar.

Wakapolres Blitar Diduga Aniaya Ajudan hingga Hidung Patah, Kapolres Buka Suara

05/06/2026 7:21 PM
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong, Direktur Pelaksana GWPP Nurcholis MA Basyari, dan wartawan Tugujatim.id Mochamad Abdurrochim dalam pelatihan jurnalistik Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) 2021 Batch 3 pada Senin (25/10/2021). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong, Direktur Pelaksana GWPP Nurcholis MA Basyari, dan wartawan Tugujatim.id Mochamad Abdurrochim dalam pelatihan jurnalistik Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) 2021 Batch 3 pada Senin (25/10/2021). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

“Data ini terdata pada Januari 2021. Begitu luar biasanya. Bisa dilihat dari sebenarnya masyarakat kita sudah melek digital. Namun, mereka belum paham terkait penggunaan yang ramah itu bagaimana,” ujar pria yang juga mantan Wartawan Media Indonesia ini dalam pelatihan jurnalistik Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) 2021 Batch 3 pada Senin (25/10/2021).

Usman menambahkan, setiap hari penduduk Indonesia yang mengakses internet kurang lebih 8 jam, sedangkan 2 jam 50 menit menonton televisi. Dan bermedia sosial selama 3 jam lebih serta mencari akses berita hanya satu jam saja.

“Masih lumayan yang masih mencari informasi berita sekitar satu jaman. Namun, jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan pengguna internet,” kata Usman kepada 15 peserta pelatihan yang tersebar di Nusantara ini.

Para narasumber dan peserta pelatihan jurnalistik Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) 2021 Batch 3 pada Senin (25/10/2021). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)
Para narasumber dan peserta pelatihan jurnalistik Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) 2021 Batch 3 pada Senin (25/10/2021). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Meski begitu, realita masyarakat dalam era ini, lebih banyak yang menjadi konsumen bahkan distribusi informasi yang tidak benar atau hoax. Sebab, masyarakat lebih mencari pembenaran daripada kebenaran.

“Dan hasil hoax, black campaign, hate speech, dan lain sebagainya,” terangnya.

Lantas apa yang harus dilakukan pemerintah untuk menangani hal itu. Kominfo telah membuat skema yang dirasa cukup efektif untuk menjawab permasalahan ini. Selain membuat regulasi yang telah ada, yakni Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Peraturan Kemenkominfo.

“Dari hulu, kami mencegah dengan banyak menggelar literasi digital kepada masyarakat agar mereka paham dan tidak gagap,” katanya.

Selain memutus akses, kominfo juga terus meningkatkan literasi digital kepada masyarakat dan memberikan kontra narasi terhadap berita hoax yang beredar. Menurut Usman, menyebarkan kontra narasi merupakan salah satu cara melindungi masyarakat dari hoax.

“Jika diperlukan men-take down website atau informasi yang dibelum tentu kebenarannya ini terus disebarkan. Dan yang terakhir, tentunya penegakan hukum,” ujarnya.

Untuk diketahui, dalam pelatihan ini juga hadir Direktur Pelaksana GWPP Nurcholis MA Basyari dan para mentor FJP GWPP Mohammad Nasir, Haryo Prasetyo, dan Frans Surdiasis. Tugujatim.id dan Tugumalang.id termasuk di antara 15 wartawan/media peserta FJP 2021 Batch 3 yang turut hadir.

 

Tags: Atasi berita hoaxberita hoaxFellowship batch 3Fellowship Jurnalisme Pendidikan 2021jurnalisJurnalisme pendidikan
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

by Dwi Linda
05/06/2026 8:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Seorang jemaah haji asal Kota Malang, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia saat tiba di Bandara Internasional Juanda...

Wakapolres Blitar.

Wakapolres Blitar Diduga Aniaya Ajudan hingga Hidung Patah, Kapolres Buka Suara

by Dwi Linda
05/06/2026 7:21 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Publik heboh dengan beredarnya informasi dugaan tindak kekerasan yang melibatkan seorang perwira menengah di lingkungan Polres Blitar....

Desa Bulukerto.

Desa Bulukerto Wakili Kota Batu di Ajang Lomba Desa Se-Jatim, Ini Sederet Potensi dan Keunggulannya!

by Dwi Linda
05/06/2026 7:01 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, terpilih mewakili Kota Batu mengikuti ajang Perlombaan Desa dan Kelurahan Provinsi Jawa Timur...

Tuban

TNI dan Warga Gotong Royong Bersihkan Pantai Boom Tuban, Sampah Plastik Masih Mendominasi

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 4:48 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Suasana Pantai Boom Tuban tampak berbeda pada Jumat (05/06/2026). Ratusan prajurit Yonif Teritorial Pembangunan (TP) 932 Sunan...

Next Post
Bupati Bojonegoro Anna Muawanah saat memimpin apel gelar pasukan dan peralatan dalam rangka antisipasi menghadapi bencana alam tahun 2021 di wilayah Jatim, tepatnya di Jalan Mas Tumapel Bojonegoro, Senin (25/10/2021). (Foto: Istimewa/Tugu Jatim)

Tingkatkan Mitigasi Bencana, Pemkab Bojonegoro Gelar Apel Pasukan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID