• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi orang dengan HIV-AIDS.

Ilustrasi orang dengan HIV-AIDS. (Foto: Pexels)

Selama Pandemi, Kasus HIV-AIDS di Kabupaten Malang Menurun

Herlianto A by Herlianto A
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Selama masa pandemi Covid-19 kasus HIV-AIDS di Kabupaten Malang mengalami penurunan. Tahun 2019 ada 388 kasus, tahun 2020 ada 289 kasus, sementara di tahun 2021 tercatat 200 kasus. Data ini  berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Malang.

Dari total 388 kasus HIV-AIDS yang dilaporkan pada tahun 2019. 265 pasien yang mengidap HIV-AIDS berdomisili di Kabupaten Malang, sementara 123 lainnya berdomisili di luar Kabupaten Malang.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

Adapun dati total 289 total kasus HIV-AIDS di tahun 2020, 215 pasien berdomisili di Kabupaten Malang dan 74 pasien berasal dari luar Kabupaten Malang.

Sementara 200 kasus sepanjang Januari-Oktober 2021, 140 pasien berdomisili di Kabupaten Malang dan 60 berasal dari luar Kabupaten Malang. Penurunan jumlah kasus HIV-AIDS ini disebabkan pembatasan aktivitas masyarakat saat pandemi.

“Karena masyarakat tidak banyak beraktivitas di luar, mereka juga tidak melakukan pemeriksaan atau kunjungan ke fasilitas layanan kesehatan,” ujar Chairiyah, Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Malang.

Selain itu, rumah sakit dan puskesmas tengah disibukkan dengan menumpuknya pasien COVID-19 sehingga pasien HIV-AIDS tidak bisa melakukan pemeriksaan.

“Layanan kesehatan juga dibebani oleh COVID-19,” tambah Chairiyah.

Berkuranganya kunjungan untuk pemeriksaan HIV-AIDS ini yang menyebabkan laporan kasus HIV-AIDS menurun.

“Meski begitu jumlah orang yang melakukan tes HIV semakin tinggi. Ini bagus, artinya kesadaran masyarakat meningkat,” ujar Chairiyah.

Sementara itu, untuk antisipasi penularan HIV, pemerintah Kabupaten Malang telah menggalakkan berbagai program.

Salah satunya adalah melakukan tes HIV kepada ibu hamil. Ini dilakukan untuk antisipasi penularan virus tersebut kepada bayi.

“Kami sudah melakukan tes kepada 42.000 ibu hamil atau 71 persen dari total ibu hamil di Kabupaten Malang,” ungkap Chairiyah.

Promosi kesehatan dalam rangka mencegah penularan HIV juga terus digalakkan pemerintah Kabupaten Malang melalui Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM).

Tags: Data HIV-AIDS MalangDinas Kesehatan Kabupaten Malang.HIV-AIDS Kabupaten Malang
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
Revitalisasi. (Foto: Diskoperindag Pasuruan/Tugu Jatim)

Revitalisasi 3 Pasar, Pemkot Pasuruan Anggarkan Dana hingga Rp 29 Miliar

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID