PASURUAN, Tugujatim.id – Kota Pasuruan bakal punya destinasi wisata baru yakni Kampung Ikan Asap yang ada di Dusun Ngaglik, Gadingrejo. Meskipun begitu, belum banyak masyarakat yang tahu mengenai wisata ini karena letak dusun Ngaglik yang cukup jauh dari keramaian kota.
Kampung Ikan Asap Dusun Ngaglik berada di tengah-tengah tambak ikan di Kelurahan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Di kampung ini, para wisatawan bisa menikmati sajian kuliner khas Kota Pasuruan, yakni ikan asap yang gurih dan lezat.
Tidak hanya itu para pengunjung juga bisa melihat langsung proses pengolahan ikan, mulai dari budidaya di tambak hingga proses pengasapan ikan. Menurut Ketua RT 06 Dusun Ngaglik, Imron, warga sekitar sudah sepuluh tahun menekuni bisnis produksi ikan asap ini.
”Kalau di Ngaglik warga sudah jadi pengasap ikan sekitar 10 tahunan, kalau di kampung baru itu masih barusan mulai ikut ngasap,” ucapnya.
Imron menjelaskan bahwa jenis ikan yang biasa diolah untuk ikan asap antara ikan pie, mayong, medai, balu, medai, serta ikan kapasan.
”Ada sekitar 10 keluarga yang jadi pengasap ikan di Gading, salah satunya keluarga saya,” imbuhnya.
Untuk pemasarannya, warga dusun Ngaglik bahkan mampu menjual ikan asap hingga ke luar Kota Pasuruan.
“Kalau ikan asapnya laku mulai wilayah Kota Pasuruan, Bangil, Kabupaten Pasuruan, sampai Probolinggo dan Malang,” ungkapnya.
Sementara itu, Kadisparpora Kota Pasuruan, Basuki, mengungkapkan jika Kampung Ikan Asap Ngaglik ini sudah lama dipersiapkan menjadi destinasi wisata. Banyak potensi yang bernilai ekonomi tinggi dan bisa dijual kepada para wisatawan.
”Selain destinasi wisata kampung ikan asapnya, juga ada pesona laut lengkap dengan hutan mangrovenya,” ujarnya.
Meskipun begitu, Disparpora Kota Pasuruan masih punya beberapa pekerjaan rumah untuk melengkapi sarana prasarana di Kampung Ikan Asap Nganglik agar layak dikunjungi para pelancong.
“Masih banyak hal yang perlu dikembangkan lagi, terutama soal sarana dan prasarana serta penunjang lainnya. Agar nantinya dusun Ngaglik akan siap jadi destinasi wisata baru dan mulai dikunjungi wisatawan,” pungkasnya.








