• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Hama bengkelo. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Hama bengkelo atau ulat tanah yang merusak tanaman jagung milik para petani di Tuban. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Hama Bengkelo, Ulat Tanah yang Resahkan Petani Jagung di Tuban

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Cuaca buruk memicu serangan hama bengkelo atau ulat tanah pada tanaman jagung di Desa Kasiman, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban. Hewan melata yang hidup di bawah permukaan tanah ini memakan habis akar tanaman jagung milik petani.

Akibatnya, tanaman jagung yang baru berusia dua minggu tidak mendapat cukup asupan nutrisi. Tak hanya gagal tumbuh optimal, tanaman ini juga layu dan akhirnya mati mengering sehingga petani terancam gagal panen.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM
Hama bengkelo. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)
Tanaman jagung milik petani di Tuban. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

“Hewannya sejenis ulat, Mas. Kalau sudah dimakan seperti ini, peluang hidup tanamannya rendah,” ujar Priyono, petani jagung di desa setempat sembari memburu ulat di dalam tanah dengan alat seadanya, Minggu (12/12/2021).

Tidak diketahui pasti luas lahan yang terdampak serangan hama bengkelo. Namun, petani memastikan hama menyerang hampir merata ladang jagung yang luasnya mencapai tiga puluh hektare.

“Dia (hama bengkelo, red) hidupnya di dalam tanah, makan akar jagung,” tambahnya.

Sementara itu, Lasmuji, petani jagung lainnya, juga mengutarakan, serangan hama bengkelo ini diketahui muncul sejak tiga tahun terakhir. Penyemprotan cairan pembasmi hama telah dilakukan, tapi tidak membuahkan hasil.

Hama bengkelo. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)
Petani jagung memburu hama bengkelo atau ulat tanah yang merusak tanaman jagungnya dengan cara menggaruk tanah. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Lahan yang dia tanami jagung sekitar setengah hektare. Untuk meminimalisasi kerusakan, petani terpaksa memburu hama secara manual dengan cara menggali tanah.

“Gak bisa pakai obat, gak mati. Caranya manual cari satu-satu seperti ini,” sambungnya.

Para petani berharap pemerintah segera turun tangan membantu mengatasi serangan hama bengkelo ini sehingga mereka dapat dengan tenang bercocok tanam jagung.

Tags: Hama bengkeloHama bengkelo rusak tanaman jagungKabupaten TubanpetaniPetani jagungTuban hari iniUlat tanah
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
Evakuasi ternak. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Serba-serbi Aktivitas Relawan Evakuasi Ternak Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID