• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kota Kediri. (Foto: Pipit Syahrodin/Tugu Jatim)

Wakil Ketua Lesbumi Jatim Imam Mubarok. (Foto: Pipit Syahrodin/Tugu Jatim)

Miliki Sejarah Kebudayaan dari Berbagai Masa, Wakil Ketua Lesbumi Jatim: Kota Kediri Harus Jadi Mulut Naga

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

KEDIRI, Tugujatim.id – Di tengah pembangunan infrastruktur yang terus dilakukan, Kota Kediri harus mampu menjadi mulut naga dalam kebudayaan dan ekonomi. Mengingat sejarah kebudayaan Kediri lintas masa.

Pembangunan bandara internasional dan tol di Kediri, Wakil Ketua Lesbumi Jatim Imam Mubarok memiliki pandangan tersendiri. Pria yang kerap disapa Gus Barok itu memandang kota ini akan semakin padat, orang dari luar daerah akan bersinggah di Kota Kediri. Hal tersebut dia pandang sebagai potensi untuk sektor wisata dan perhotelan.

You might also like

Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

15/06/2026 3:43 PM
Tuban

Pria Paruh Baya di Tuban Ditemukan Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku Penganiayaan

15/06/2026 12:30 PM

“Kalau disimbolkan mulut naga. Meski pembangunan bandara dan tol tersebut di Kabupaten Kediri, tapi arahnya orang yang datang dari luar daerah tinggal atau singgahnya di kota,” ujarnya.

Dia mengatakan, kejayaan Kediri yang sudah dimulai sejak abad ke-9 pada era Empu Sindok dengan transportasi air untuk mengirim rempah di Sungai Brantas hingga sejarah kolonial tersebut membuat sejarah kebudayaan Kediri lintas masa. Sudah seharusnya menjadi potensi untuk pengembangan wisata sejarah.

Tentu saja, kejayaaan Kediri tidak hanya di kota, tapi lebih luas termasuk wilayah Kabupaten Kediri. Hal itulah yang dipadang Gus Barok yang harus dipikirkan pemerintah adalah bagaimana untuk membuat destinasi wisata sejarah untuk menjaga dan mengenalkan kebudayaan untuk masyarakat luar, khususnya generasi yang akan datang. Selain itu, juga menambah pendapatan daerah dari sektor wisata.

Dia mengartikan Kota Kediri sebagai mulut naga dalam sejarah kebudayaan yaitu pemerintah kota harus bisa menangkap potensi tersebut sehingga dampaknya dapat dirasakan masyarakat luas.

“Maka Kota Kediri harus mampu menangkap mulut naga itu. Pastinya naga punya tubuh, tubuhnya tersebar di seluruh Kabupaten Kediri,” tambahnya.

Pria yang baru terpilih menjadi Ketua Dewan Kebudayan Kediri tersebut menyampaikan, hal tersebut adalah dalam rangka memajukan kebudayaan Kediri. Karena itu, pemerintah baik kota maupun kabupaten harus bersinergi untuk mengembangkan potensi tersebut.

Tags: berita Kediriberita Kediri hari iniKebudayaan KediriKota KediriLesbumi JatimSejarah kebudayaan Kediri
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

by Dwi Linda
15/06/2026 3:43 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Kabar baik bagi masyarakat Malang Raya, khususnya pengguna transportasi umum. Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah mempersiapkan penambahan...

Tuban

Pria Paruh Baya di Tuban Ditemukan Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku Penganiayaan

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 12:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Seorang pria paruh baya di Kabupaten Tuban ditemukan tergeletak di tanah dengan kondisi bersimbah darah usai diduga...

Cuaca di Jawa Timur

Kabut, Hujan Ringan, dan Dominasi Cerah Warnai Cuaca di Jawa Timur Senin 15 Juni 2026.

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 9:40 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (15/06/2026) menunjukkan variasi kondisi yang cukup kontras, mulai dari kabut, udara kabur,...

Tuban

Harga Pertamax Naik, Nelayan Tuban Khawatir Pertalite Langka

by Mochamad Abdurrochim
14/06/2026 12:27 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Kenaikan harga Pertamax mulai memicu kekhawatiran di kalangan nelayan Kabupaten Tuban. Mereka cemas perpindahan pengguna Pertamax ke...

Next Post
Kedaluwarsa. (Foto: Pexels/Tugu Jatim) 

7.000 Vaksin di Kota Malang Hampir lewati Masa Kedaluwarsa

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID