• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tuban

tampak sejumlah kendaraan yang tengah mengisi BBM salah satu di SPBU di Tuban

Harga Pertamax Naik, Nelayan Tuban Khawatir Pertalite Langka

Mochamad Abdurrochim by Mochamad Abdurrochim
40 seconds ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Kenaikan harga Pertamax mulai memicu kekhawatiran di kalangan nelayan Kabupaten Tuban. Mereka cemas perpindahan pengguna Pertamax ke Pertalite bisa memicu kelangkaan BBM subsidi yang selama ini menjadi kebutuhan utama untuk melaut.

Diketahui, pemerintah resmi menaikkan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter. Sementara harga Pertalite masih bertahan di angka Rp10 ribu per liter.

You might also like

Jawa Timur

Pagi Ini Jawa Timur Diselimuti Udara Kabur, Ini Daerah yang Perlu Waspada

14/06/2026 8:56 AM
Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM

Selisih harga yang mencapai Rp6.250 membuat sebagian masyarakat mulai mempertimbangkan beralih ke Pertalite demi menekan pengeluaran harian.

Masyarakat Mulai Pindah ke Pertalite

Salah satunya diungkapkan Nafia, warga Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Selama ini ia menggunakan Pertamax untuk sepeda motor Honda Vario miliknya karena dianggap lebih sesuai dengan spesifikasi kendaraan.

Namun setelah harga Pertamax naik cukup tinggi, ia mulai berpikir untuk mengganti penggunaan BBM ke Pertalite.

“Selama ini memang cocok pakai Pertamax, tapi sekarang jadi mikir lagi karena harganya naik cukup jauh,” ujarnya.

Nafia mengaku pengeluaran bahan bakar menjadi salah satu beban terbesar karena aktivitasnya cukup padat. Setiap hari ia harus menempuh perjalanan dari Kecamatan Jenu menuju Kota Tuban untuk bekerja.

“Mobilitas saya tiap hari tinggi, dari Jenu ke Tuban. Kalau harga BBM naik tentu terasa,” imbuhnya.

Kondisi tersebut dinilai bukan hanya dialami masyarakat umum. Nelayan di Tuban juga mulai waswas apabila perpindahan pengguna BBM non subsidi ke Pertalite terus meningkat.

Baca Juga : BBM Naik, Driver Ojol  di Tuban Mulai Hitung Ulang Pengeluaran Harian

Nelayan Takut Pertalite Sulit Didapat

Koordinatir Komunitas Peduli Nelayan Nusantara (Koppen), Ahmad Khusunul Abidin mengatakan, sampai saat ini distribusi Pertalite untuk nelayan masih tergolong aman meski antrean pembelian cukup panjang.

Nelayan membeli Pertalite menggunakan barcode rekomendasi yang telah ditentukan. Namun pelayanan pembelian BBM bagi nelayan di Kecamatan Tuban hanya tersedia di dua SPBU, yakni SPBU Manunggal dan Sugihwaras.

“Alhamdulillah sampai sekarang Pertalite untuk nelayan masih aman, meski antreannya memang cukup lama,” katanya.

Marwi mengkhawatirkan lonjakan pengguna Pertalite setelah kenaikan harga Pertamax dapat memicu kelangkaan BBM subsidi di lapangan.

Menurutnya, jika stok Pertalite terganggu, maka aktivitas melaut nelayan juga akan terdampak langsung.

“Kalau nanti sampai langka, nelayan hanya bisa pasrah karena saat membeli barangnya tidak ada,” ujarnya.

Ia menjelaskan, di wilayah Kecamatan Tuban terdapat sekitar 80 perahu nelayan yang bergantung pada pasokan Pertalite. Rinciannya sekitar 60 perahu berada di Kelurahan Karangsari dan 20 perahu lainnya di Kelurahan Sidomulyo.

Kekhawatiran serupa juga disampaikan Ketua Rukun Nelayan Desa Beji, Muzamil. Ia menyebut sebagian besar perahu nelayan kecil menggunakan Pertalite untuk operasional melaut.

Menurutnya, kenaikan harga BBM sebenarnya masih bisa diterima selama harga jual ikan ikut meningkat. Namun ia berharap pasokan Pertalite tetap aman dan mudah diperoleh nelayan.

“Nelayan kecil sebenarnya tidak masalah kalau BBM naik, asalkan harga ikan juga ikut naik. Jangan sampai BBM mahal tapi harga ikan tetap murah,” katanya.

Muzamil berharap pemerintah memperhatikan kondisi nelayan agar tidak semakin terbebani akibat kenaikan harga BBM dan potensi kelangkaan Pertalite di lapangan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Editor: Mochamad Abdurrochim

Tags: Berita aktivitas nelayan Tubanberita Tubanberita Tuban hari iniHarga Pertamax naik Juni 2026Kabupaten TubanKabupaten Tuban hari iniPertamax naik memilih beralih ke PertaliteTubanTuban hari ini
Mochamad Abdurrochim

Mochamad Abdurrochim

Related Stories

Jawa Timur

Pagi Ini Jawa Timur Diselimuti Udara Kabur, Ini Daerah yang Perlu Waspada

by Mochamad Abdurrochim
14/06/2026 8:56 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Minggu (14/06/2026) didominasi kondisi udara kabur dan berawan di sebagian besar wilayah, terutama...

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID