• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Gereja Katedral Ijen. (Foto: Damianus Darfin Mais-Siti Ayu Devina/Tugu Jatim)

Gereja Katedral St. Perawan Maria Gunung Karmel di Jalan Ijen Kota Malang. (Foto: Damianus Darfin Mais-Siti Ayu Devina/Tugu Jatim)

Gereja Katedral Ijen Kota Malang, Bangunan Peninggalan Sejarah Belanda Berusia 88 Tahun

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Gereja Katedral St. Perawan Maria Gunung Karmel atau sering disebut Gereja Katedral Ijen yang berada di Jl Buring No 60, Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur, ini memiliki sejumlah fakta menarik dalam proses pembangunannya. Diketahui, gereja ini merupakan salah satu peninggalan Belanda yang diresmikan pada 28 Oktober 1934 atau sekitar 88 tahun lalu.

Pengelola Sekretariat Paroki Gereja Katedral Ijen Markus Supriyanto menyampaikan, arsitektur bangunan dari gereja tersebut tetap dipertahankan hingga saat ini.

You might also like

UM.

Pasca Perpanjang Kerja sama dengan BRIN, UM Bidik Pusat Kolaborasi Riset dan Degree by Research

18/07/2026 1:19 PM
Dosen Universitas Negeri Malang

Dosen Universitas Negeri Malang Kembangkan Mesin Hydro Nano Bubble, Siap Dukung Industri dan Ekspor Hortikultura

16/07/2026 8:35 PM

“Sebenarnya sudah imbau dari Pausianus Polus kedua tidak boleh diubah bentuk atau teksturnya. Tapi, kami hanya mengganti atap, cat tembok, dan ditata sedikit-sedikit biar terawat,” ucapnya saat diwawancarai di Kantor Sekretariat Paroki Gereja Katedral Ijen, Jumat (11/02/2022).

Dia mengatakan, rencana pembangunan gereja tersebut ditenggarai oleh Clemen Van der Pas. Pada awalnya di Kota Malang hanya ada satu gereja, yaitu Gereja Hati Kudus Yesus di Kayutangan yang dibangun pada 1905. Karena pada waktu itu Gereja Kayutangan memberikan pelayanan kepada umat yang berbahasa Belanda, maka misa juga dilaksanakan dengan menggunakan bahasa Latin, tapi khotbah diberikan dengan bahasa Belanda. Kemudian umat Katolik yang berada di Jawa mengalami peningkatan sehingga membutuhkan satu tempat tersendiri yang bisa lebih efektif. Jadi, saat itu lahan pembangunan katedral diputuskan di Jalan Ijen.

Gereja Katedral Ijen. (Foto: Damianus Darfin Mais-Siti Ayu Devina/Tugu Jatim)
Pengelola Sekretariat Paroki Gereja Katedral Ijen Markus Supriyanto. (Foto: Damianus Darfin Mais-Siti Ayu Devina/Tugu Jatim)

Namun, pada masa pembangunannya, Clemen Van der Pas telah wafat dan digantikan oleh Pastor Linus Hencken untuk menyelesaikan pembangunan tersebut. Akhirnya pada 11 Februari 1934 menjadi momen peletakan batu pertama dan pembangunannya berlangsung selama 8 bulan.

Untuk diketahui, pastor pertama yang berada di Gereja Katedral Ijen adalah Romo Dominicus Blommesath dan didampingi pastor pembantu yaitu Romo J. Ardts.

Markus melanjutkan, untuk jadwal ibadah dalam gereja tersebut dibagi menjadi dua, yaitu misa harian dan misa mingguan.

“Untuk misa harian berlaku setiap Senin sampai Sabtu pada pukul 05.30 WIB sampai pukul enam lebih. Sedangkan misa mingguan biasanya dimulai Sabtu pukul 16.30-18.30 WIB. Jadi, tetap kloteran gitu,” ucap pengelola Gereja Katedral tersebut.

Markus menambahkan, dalam masa pandemi untuk misa mingguan dibatasi 25% dari umat Katolik yang ingin beribadah.

“Kami memang ada enam kali misa dan kami berikan kapasitas kurang lebih 250 orang karena pandemi yang masih naik turun. Tentunya dengan menerapkan prokes yang ketat juga,” tutupnya.

Tags: Bangunan bersejarahBangunan Gereja Katedral IjenGereja Katedral IjenGereja Katedral Ijen Kota MalangGereja Katedral St. Perawan Maria Gunung KarmelKota Malang hari iniSejarah Gereja Katedral Ijen
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

UM.

Pasca Perpanjang Kerja sama dengan BRIN, UM Bidik Pusat Kolaborasi Riset dan Degree by Research

by Dwi Linda
18/07/2026 1:19 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Universitas Negeri Malang (UM) mulai menindaklanjuti kerja sama yang telah terjalin dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional...

Dosen Universitas Negeri Malang

Dosen Universitas Negeri Malang Kembangkan Mesin Hydro Nano Bubble, Siap Dukung Industri dan Ekspor Hortikultura

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 8:35 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Dosen Universitas Negeri Malang (UM), Hasan Ismail, S.Pd., M.Sc., Ph.D., mengembangkan mesin Hydro Nano-Bubble Sterilizer yang mampu...

MTs Ma'arif NU Ngaban

Tak Kalah Bersaing dengan Sekolah Negeri, MTs Ma’arif NU Ngaban Andalkan Modern Language School dan Penguatan Karakter

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 6:24 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Di tengah persaingan dengan sekolah negeri, MTs Ma'arif NU Ngaban di Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, terus memperkuat...

FK UM

Kebidanan FK UM Laksanakan Riset Profil Kesehatan Remaja Perempuan untuk Mendukung Upaya Kesehatan Preventif

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 5:13 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Tim Penelitian Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang (FK UM) yang diketuai oleh Dessy Amelia,...

Next Post
Pasar Splendid.(Foto: Freder/Tugu Jatim)

Pasar Splendid Kota Malang Sepi Pembeli, Pedagang Mengeluh Omzet Turun Drastis saat Pandemi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID