• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi kereta gantung.

Ilustrasi kereta gantung. (Foto: Pixabay)

Kereta Gantung Kota Batu Terus Dibahas Meski Batal Dibangun Tahun Ini, Begini Rancangannya

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BATU, Tugujatim.id – Kereta gantung yang rencananya akan dibangun tahun ini (2022) di Kota Batu urung direalisasikan, namun pembahasannya terus dilanjutkan. Kali ini, Doppelmayr, perusahaan penyedia tranposrtasi kereta gantung (Cable Car) dari Austria, mempresentasikan kembali rancangan terbaru dari mega proyek transportasi ini. Diyakini, rancangan terbaru tersebut lebi ideal untuk Kota Batu sebagai kawasan pariwisata.

Hans Tost, Perwakilan Doppelmayr, menjelaskan bahwa kereta gantung di Indonesia memang belum pernah ada diterapkan. Untuk kawasan Asia tenggara, negara terdekat yang memakai kereta gantung adalah di Vietnam. Di sana kereta kabel itu dibentangkan melewati pantai.

You might also like

Tradisi Ngarak Banteng.

22 Juni 2026, Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Ramaikan Songgoriti Kota Batu

15/06/2026 4:31 PM
Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

15/06/2026 3:43 PM

Namun begitu, kontur Kota Batu berbeda dengan di Vietnam. Kota Apel memiliki lanskap alam yang berupa pegunungan.

”Jadi, menurut kami yang ideal adalah kereta Cable Liner. Jika jadi, nanti kapan pembangunannya menyesuaikan kesiapan kontraktor,” kata dia

Hans memaparkan bahwa kereta gantung cable liner cukup efektif secara mobilitas. Satu unit kereta kabel setara dengan 100 bus. Selain itu, imbuhnya, kereta kabel bisa mengangkut 500 orang per jamnya. Untuk sekali jalan, sangat efektif.

Walaupun demikian, perencanaan ini masih belum menemukan kesepakatan terkait rencana pembangunan. Pihaknya hanya sekedar memaparkan penjelasan teknis terkait kereta kabel tersebut.

Sementara itu, Tomy B Satrio, Komisaris Utama PT Among Tani Indonesia (ATI), mengatakan bahwa rencananya kereta kabel ini memiliki rute dari Coban Putri hingga Desa Tlekung. Diperkirakan panjangnya mencapai 1.5 kilometer dengan disangga 2 tower sebagai penyangga kabel keretanya.

“Untuk saat ini masih dalam tahap pembahasan, termasuk tata letak stasiunnya,” terang Tomy.

Jika terealisasi, diperkirakan biaya untuk membangun kereta gantung ini membutuhkan biaya Rp 98 miliar untuk rute sepanjang 1 kilometer. Nilai itu cukup fantastis. Namun, itu kata Tomy bisa dipenuhi jika seluruh penduduk Kota Batu menjadi investornya.

”Itu sebabnya kami juga menembusi ke para kepala desa dan lurah untuk mensosialisasikan hal ini,” kata dia.

Nantinya, kereta kabel tersebut akan memiliki daya kecepatan sekitar 18 km/jam. Pembangunan kereta kabel diperkirakan memakan waktu sekitar 17 bulan. Prosesnya terbagi menjadi tiga tahap yakni persiapan prasarana terdiri dari desain, pekerjaan sipil, pembuatan stasiun dan pondasi selama delapan bulan.

Kedua tahap melengkapi sarana seperti melakukan pengadaan tower kabin, mesin kabel, pekerjaan teknik, bahan pendukung instalasi. Ketiga pemasangan kabin yang memerlukan waktu sekitar delapan bulan pengerjaan.

”Tentunya megaproyek ini akan membuat Kota Batu menjadi pionit kereta gantung pertama di Indonesia. ”Ini akan menjadi satu-satunya di Indonesia,” katanya.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

Tags: Kereta gantungKota BatuKota Wisata
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Tradisi Ngarak Banteng.

22 Juni 2026, Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Ramaikan Songgoriti Kota Batu

by Dwi Linda
15/06/2026 4:31 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Kota Batu terkenal dengan destinasi wisata pegunungan dengan panorama alam yang memikat. Memasuki bulan Suro dalam penanggalan...

Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

by Dwi Linda
15/06/2026 3:43 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Kabar baik bagi masyarakat Malang Raya, khususnya pengguna transportasi umum. Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah mempersiapkan penambahan...

Tuban

Pria Paruh Baya di Tuban Ditemukan Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku Penganiayaan

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 12:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Seorang pria paruh baya di Kabupaten Tuban ditemukan tergeletak di tanah dengan kondisi bersimbah darah usai diduga...

Cuaca di Jawa Timur

Kabut, Hujan Ringan, dan Dominasi Cerah Warnai Cuaca di Jawa Timur Senin 15 Juni 2026.

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 9:40 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (15/06/2026) menunjukkan variasi kondisi yang cukup kontras, mulai dari kabut, udara kabur,...

Next Post
Kabupaten Madiun. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Kolaborasi Apik Legislatif-Eksekutif, Realisasikan PAD Kabupaten Madiun Tahun 2021 Lebihi Target

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID