• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kediri, Endang Kartika Sari.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kediri, Endang Kartika Sari. (Foto: Pipit Syahrodin/Tugu Jatim)

Pohon Berkurang, 5 dari 30 Sumber Mata Air di Kota Kediri Terancam Kering

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

KEDIRI, Tugujatim.id – Kelestarian sumber mata air perlu mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kota Kediri. Pasalnya, 5 dari 30 jumlah sumber mata air mulai terancam kering, sebab menunjukan debit air yang mulai berkurang.

Kebutuhan air memang suatu hal yang sangat penting untuk kehidupan masyarakat. Maka, kelestariannya perlu dijaga. Ini seperti yang dikemukakan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Endang Kartika Sari saat ditemui wartawan Tugujatim setelah acara peringatan hari air sedunia.

You might also like

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

21/07/2026 3:21 PM
Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

21/07/2026 3:00 PM

Endang mengatakan bahwa sumber air yang juga sering dimanfaatkan masyarakat sebagai penggairan lahan pertanian, pariwisata, bahkan untuk dikonsumsi itu banyak yang sudah mulai mengecil debit airnya. Ia menyebut ada sekitar 5 lokasi sumber yang terancam.

“Yaitu sumber yang ada di sekitar Kelurahan Bujel, Sumber Soyo, ada juga yang di daerah Kelurahan Gayam, Sumber Elo di daerah Gunung Klotok, dan Sumber Sowo,” ungkapnya.

Endang mengungkapkan, ada beberapa faktor yang menyebabkan penurunan debit air itu, di antaranya berkurangnya pepohonan yang berada di sekitar sumber. Selain itu, lumpur yang menutup yang membuat mata air itu mengecil atau menyempit.

“Ada di dekat Bujel sudah hampir tidak ada airnya, di Sumber Soyo kalau musim hujan tidak keluar air. Hal itu perlu dinormalisasi karena sumber tersebut tertutup lumpur, kalau di Gayam itu juga mengecil, Sumber Elo di Klotok juga demikian,” ungkapnya.

Endang menambahkan, untuk menjaga kelestarian sumber air tersebut, pihaknya sudah melakukan beberapa kegiatan. Salah satunya penanaman pohon di sekitar sumber. Selain itu, dia juga akan melakukan pengerukan lumpur untuk menormalisasi mata air supaya kembali dapat mengalirkan air.

“Tahun lalu kami sudah menanam pohon di sumber daerah gayam dan di sumber Elo di Klotok. Tahun ini kami akan mengeruk di Sumber Soyo. Kami juga mengimbau untuk masyarakat ikut menjaga kelestarian, makanya program kami juga mempertahankan pohon-pohon yang sudah ada di Sumber itu,” pungkasnya.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

Tags: Kota KediriPenanaman PohonSumber Mata Air
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

by Dwi Linda
21/07/2026 3:21 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Organisasi kemasyarakatan Bareng Rakyat merampungkan pembentukan kepengurusan di seluruh 31 kecamatan di Kabupaten Jember, Minggu (20/07/2026). Pencapaian...

Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 3:00 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Senin (20/07/2026) sekitar...

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Next Post
Wardah Luncurkan Campaign Ramadan #BergerakHidupkanHarapan, Ajak Masyarakat Tebar Kebermanfaatan

Wardah Luncurkan Campaign Ramadan #BergerakHidupkanHarapan, Ajak Masyarakat Tebar Kebermanfaatan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID