• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Magello (dua dari kanan) berfoto bersama dengan keluarga Aldi Nur Fadil Auliya di depan stasiun Caruban, Madiun.

Magello (dua dari kanan) berfoto bersama dengan keluarga Aldi Nur Fadil Auliya di depan stasiun Caruban, Madiun. (Foto: Dokumen)

Viral, Mahasiswa Filipina Beragama Katolik Ikut Salat Ied dan Lebaran di Madiun 

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Aldi Nur Fadil Auliya, mahasiswa Univerisitas Islam International Indonesia (UIII) membawa seorang temannya bernama Magello (25), yang beragama Kristen Katolik dari Filipina untuk merasakan selebrasi lebaran tahun ini di kampung halamannya di Madiun.

Tidak hanya tinggal di rumah dan merasakan kemeriahan lebaran tahun ini, Magello juga sempat mengikuti salat Ied hingga rampung dan mengamini doa-doa yang dipanjatkan oleh sang khatib atau ayah Aldi yang juga merupakan Kiai NU di kampung halamannya.

You might also like

Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

15/06/2026 3:43 PM
Tuban

Pria Paruh Baya di Tuban Ditemukan Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku Penganiayaan

15/06/2026 12:30 PM

“Saat malam takbiran, dia diberi ayah saya sarung dan songkok. Magello begitu tertarik dengan foto presiden Soekarno yang mengenakan songkok nasional dalam setiap diplomasinya. Kemudian setelah dia menerima hadiah itu, dia bilang ke saya kalau dia ingin mengikuti salat Idul Fitri besok pagi hari. Dia minta tolong saya untuk membangunkannya, karena dia jarang sekali bangun pagi. Tidak seperti muslim yang harus melaksanakan salat subuh,” kata Aldi pada Selasa, (3/5/2022) di akun TikToknya.

Diketahui, kampus UIII sebagai proyek strategis nasional presiden Jokowi itu sudah menyelenggarakan kuliah tatap muka. Selain dibangun dengan standar international, kampus itu juga diklaim sebagai kampus yang inklusif dengan mahasiswa yang datang dari berbagai negara di dunia.

UIII tidak hanya menerima mahasiswa muslim, namun juga menerima mahasiswa international yang beragama lain, seperti Kristen Katolik dan ortodoks, ada juga mahasiswa yang beragama Hindu dari India.

d96b07c9 1053 4da0 b555 d9610b6f5065
Magello (tengah berbatik) foto bersama dengan kelarga besar Aldi Nur Fadil Auliya di momen lebaran. (Foto: Dokumen)

Aldi mengonfirmasi tentang temannya, Magello, mulai tertarik dengan wajah “Islam Moderat Indonesia” dari sebelum dia datang ke Indonesia untuk melaksanakan kuliah offline.

“Ya, jadi di semester 1 kita ada kuliah 3 SKS tentang “Moderate Islam” dan itu dibahas dari berbagai perspektif untuk mengenalkan wajah Islam Indonesia. Dan awal pertama kali Magello datang ke Indonesia, dia bilang ke saya, dia ingin menghabiskan waktu lebaran di perkampungan di negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia ini. Pada akhirnya saya mengajaknya untuk ikut saya mudik lebaran di kampung halaman saya,” kata Aldi.

Di luar dugaan Aldi, temannya juga mendapat perlakuan hangat dari masyarakat sekitar, meskipun mereka tahu bahwa dia bukan seorang muslim.

“Saya benar-benar tidak menyangka masyarakat menyambutnya dengan baik dan sehangat itu. Dari kedatangan kita, dia penasaran ingin memasuki masjid yang kebetulan rumah saya 1 langkah dengan masjid, dan kiainya adalah ayah saya,” kata dia.

“Di dalam masjid, ibu-ibu yang biasanya tadarus Alquran menawari dia jajanan takjil. Dan sedikit menggodanya dengan bahasa Inggris ala-ala orang kampung. “You like, you like?” begitu,” lanjut Aldi.

Aldi menjadi seorang translator untuk membantu Magello bisa berinteraksi dengan warga. Dia mengaku juga menjadi translator ayahnya saat Magello bertanya tentang gerakan Nahdlatul Ulama di Indonesia, perspektif tentang Islam liberal dan konservatif, dan konsep ketuhanan Islam menurut seorang kiai NU di daerah itu.

Magello mengaku sangat senang bisa menghabiskan waktu lebaran di negara Indonesia yang memiliki populasi muslim terbesar di dunia ini. Dia mengakui ini sebagai sebuah keistimewaan.

“I really had a good time with Aldy’s family during this annual lebaran celebration. Aside from the knowledge that I acquired in this experience, I also had a privilege or opportunity to be immersed in an Indonesian culture which is different from the environment in Jakarta, (aku benar-benar punya waktu yang baik dengan keluarga Aldy selama perayaan Lebaran tahun ini. Selain dari ilmu yang aku peroleh dalam pengalaman ini, aku pun memiliki keistimewaan atau kesempatan untuk melebur dalam budaya Indonesia yang berbeda dengan lingkungan saat saya tinggal di Jakarta),” tegas Magello.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Lebaran Idul FitriMadiunMahasiswa FilipinaMahasiswa Katolik Ikut Salat Ied
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

by Dwi Linda
15/06/2026 3:43 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Kabar baik bagi masyarakat Malang Raya, khususnya pengguna transportasi umum. Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah mempersiapkan penambahan...

Tuban

Pria Paruh Baya di Tuban Ditemukan Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku Penganiayaan

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 12:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Seorang pria paruh baya di Kabupaten Tuban ditemukan tergeletak di tanah dengan kondisi bersimbah darah usai diduga...

Cuaca di Jawa Timur

Kabut, Hujan Ringan, dan Dominasi Cerah Warnai Cuaca di Jawa Timur Senin 15 Juni 2026.

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 9:40 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (15/06/2026) menunjukkan variasi kondisi yang cukup kontras, mulai dari kabut, udara kabur,...

Tuban

Harga Pertamax Naik, Nelayan Tuban Khawatir Pertalite Langka

by Mochamad Abdurrochim
14/06/2026 12:27 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Kenaikan harga Pertamax mulai memicu kekhawatiran di kalangan nelayan Kabupaten Tuban. Mereka cemas perpindahan pengguna Pertamax ke...

Next Post
Ilustrasi lokasi pemakaman umum tempat jenazah Masringah dikebumikan.

Kasus Anak Tabrak Ibu, Agus Wahyudi Mengaku Tidak Menabrak Sama Sekali, Begini Kronologi Sesungguhnya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID