• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sapi terjangkit virus PMK. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Sapi-sapi di Kampung Sanan, Kota Malang, yang terindikasi terpapar virus PMK. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Waspada! Jagal di Kota Malang Lebih Pilih Beli Sapi Terjangkit Virus PMK

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Banyak sapi maupun ternak yang terjangkit virus PMK. Justru hal itu malah membuat jagal di Kota Malang memilih untuk membelinya. Mereka lebih memilih beli sapi terjangkit virus PMK karena harganya yang lebih murah.

Melihat kondisi itu, peternak sapi di Kampung Sanan, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, justru mengeluhkan jagal lebih memilih membeli sapi terjangkit virus PMK daripada sapi sehat. Tentu saja, sapi yang sakit jauh lebih murah harganya.

You might also like

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

21/07/2026 3:21 PM
Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

21/07/2026 3:00 PM

Mulyono, 56, salah satu peternak sapi di Kampung Sanan, mengatakan, dua pekan lalu beberapa sapi terjangkit virus PMK. Dia mengaku sudah menjual empat ekor sapinya karena terindikasi terpapar PMK.

Dia mengatakan, sapi terjangkit virus PMK itu harganya akan turun drastis hingga lebih dari 25 persen. Contohnya, harga sapi sehat Rp20 juta per ekor akan turun hingga Rp13 juta-Rp15 juta usai terpapar PMK.

“Kami terpaksa menjual untuk sapi yang sudah parah kondisinya. Kalau masih bisa diobati, ya kami obati. Jelas kami rugi. Memang lebih baik dijual secepatnya untuk mengantisipasi agar tak mati duluan,” ungkap Mulyono, Rabu (25/05/2022).

Dia mengatakan, sapi-sapi di wilayah Kampung Sanan mayoritas dibeli pengusaha jagal sapi di Kota Malang. Para penjagal biasa datang ke Kampung Sanan yang memang merupakan sentra penggemukan sapi di Kota Malang.

Adanya fenomena wabah virus PMK ini, Mulyono mengaku resah karena para jagal di Kota Malang justru lebih memilih sapi yang terjangkit virus PMK daripada yang sehat. Tentu hal itu berpengaruh pada penghasilan dan penjualan para peternak sapi.

“Jelas berpengaruh. Sekarang aja sapi-sapi yang gemuk gak laku. Para jagal cari yang sakit karena lebih murah harganya. Kalau udah kena (penyakit) itu gak susah jualnya,” bebernya.

Sementara itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang juga baru saja menemukan data terbaru penyebaran virus PMK di Kota Malang. Mereka mencatatkan data pada Rabu (25/05/2022) ada 151 ekor sapi di Kota Malang terindikasi terjangkit virus PMK.

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Berita Kota Malang hari iniBerita penyebaran virus PMK terkiniBerita virus PMK pada ternakHewan terjangkit virus PMKHewan ternak diserang virus PMKjagal di Kota MalangJagal sapiKota Malang hari iniPenyebaran virus PMK Kota MalangSapi Bergejala PMKSapi Positif PMK Kota MalangSapi terjangkit virus PMKSapi terjangkit virus PMK di Kota BatuSapi terjangkit virus PMK di Kota MalangTenak Positif PMK
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

by Dwi Linda
21/07/2026 3:21 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Organisasi kemasyarakatan Bareng Rakyat merampungkan pembentukan kepengurusan di seluruh 31 kecamatan di Kabupaten Jember, Minggu (20/07/2026). Pencapaian...

Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 3:00 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Senin (20/07/2026) sekitar...

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Next Post
Wali Kota Pasuruan, Syaifullah Yusuf, saat menyapa para calon jemaah haji di gedung Gradika Bhakti Praja, Kota Pasuruan, Rabu (25/05/2022).

125 Calon Jemaah Haji Kota Pasuruan Ikuti Manasik Haji 2022, Gus Ipul: Semoga Semuanya Mabrur

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID