• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
kereta gantung. (Foto: Pixabay/Tugu Jatim)

Ilustrasi kereta gantung. (Foto: Pixabay)

Rute Kereta Gantung Kota Batu di Rest Area Jalibar Desa Oro-Oro Ombo, Bakal Telan Dana Rp400 Miliar 

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BATU, Tugujatim.id – Kabar baik bagi warga Kota Batu karena megaproyek pembangunan kereta gantung (cable car) rencananya akan dimulai pada 8 Agustus 2022. Kepastian ini setelah ada kesepakatan antara Among Tani Foundation (ATF) dan Doppelmayr, perusahaan penyedia transportasi kereta gantung dari Austria.

Mereka akhirnya memutuskan rencana rute kereta gantung ini akan dimulai dari kawasan rest area jalur lintas barat (jalibar) yang ada di Desa Oro-Oro Ombo. Kemudian rute itu membentang sepanjang 1 kilometer ke Coban Rais.

You might also like

Tradisi Ngarak Banteng.

22 Juni 2026, Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Ramaikan Songgoriti Kota Batu

15/06/2026 4:31 PM
Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

15/06/2026 3:43 PM

Sebelumnya, rencana rute kereta gantung akan dibangun dari Coban Putri ke Desa Tlekung. Pemilihan jalur kereta gantung ini berdasarkan dari sudut pandang melihat lanskap pemandangannya.

Teknisi Doppelmayr Geraventa Group perwakilan Indonesia Hans R. Jost mengungkapkan, nanti stasiun awal kereta gantung ini akan dibangun di Rest Area Jalibar Desa Oro-Oro Ombo. Dia mengatakan, pembangunan kereta gantung sepanjang 1 kilometer tersebut bisa menelan biaya sekitar Rp300 miliar-Rp400 miliar.

”Sumber dananya dari swasta dan konsorsium badan usaha berupa koperasi maupun CV,” terang Hans, Jumat (03/06/2022).

Hans menegaskan, pembangunan kereta gantung ini juga tidak akan sampai memotong pohon yang ada di jalurnya. Sebab, tinggi tower yang akan dibangun tidak sampai setinggi 5 meter dari pucuk pohon tertinggi.

Dia mengakui, kereta gantung di Indonesia memang belum pernah ada yang dibangun. Negara terdekat yang sudah memakai kereta gantung ada di Vietnam. Mereka membuat kereta kabel yang dibentangkan melewati pantai. Untuk penerapan di Kota Batu sedikit berbeda karena memiliki kontur alam pegunungan.

”Jadi, menurut kami yang ideal adalah kereta cable liner. Jika jadi, nanti kapan pembangunannya menyesuaikan kesiapan kontraktor,” katanya.

Hans juga menjelaskan, kereta gantung cable liner cukup efektif secara mobilitas. Satu unit kereta kabel setara dengan 100 bus. Selain itu, kereta kabel bisa mengangkut 500 orang per jam.

“Untuk sekali jalan, ini sangat efektif,” papar Hans.

Jika terealisasi, diperkirakan biaya untuk membangun kereta gantung ini membutuhkan biaya cukup fantastis. Namun, itu bisa dipenuhi jika seluruh penduduk Kota Batu menjadi investornya.

”Tentunya megaproyek ini akan membuat Kota Batu menjadi pionir kereta gantung pertama di Indonesia. Ini akan menjadi satu-satunya di Indonesia,” katanya.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Berita pembangunan kereta gantungBerita rute kereta gantung Kota BatuKereta gantungKereta gantung di Kota BatuKereta gantung Kota BatuKota Batu hari iniPembangunan kereta gantungRute kereta gantungRute kereta gantung di Kota Batu
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Tradisi Ngarak Banteng.

22 Juni 2026, Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Ramaikan Songgoriti Kota Batu

by Dwi Linda
15/06/2026 4:31 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Kota Batu terkenal dengan destinasi wisata pegunungan dengan panorama alam yang memikat. Memasuki bulan Suro dalam penanggalan...

Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

by Dwi Linda
15/06/2026 3:43 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Kabar baik bagi masyarakat Malang Raya, khususnya pengguna transportasi umum. Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah mempersiapkan penambahan...

Tuban

Pria Paruh Baya di Tuban Ditemukan Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku Penganiayaan

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 12:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Seorang pria paruh baya di Kabupaten Tuban ditemukan tergeletak di tanah dengan kondisi bersimbah darah usai diduga...

Cuaca di Jawa Timur

Kabut, Hujan Ringan, dan Dominasi Cerah Warnai Cuaca di Jawa Timur Senin 15 Juni 2026.

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 9:40 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (15/06/2026) menunjukkan variasi kondisi yang cukup kontras, mulai dari kabut, udara kabur,...

Next Post
Ridwan Kamil. (Foto: IG @Ataliapr/Tugu Jatim)

Pencarian Eril Nihil, Suasana Haru Ridwan Kamil dan Keluarga Pamit Kembali ke Indonesia

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID