• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kasus PMK. (Foto: Pexels/Tugu Jatim)

Ilustrasi ternak. (Foto: Pexels)

643 Sapi Terjangkit Kasus PMK di Bojonegoro, 4 Ekor Terdata Mati

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro mencatat, sebanyak 643 kasus PMK ditemukan pada sapi ternak. Dan ada 4 ekor sapi di antaranya terdata mati.

Sekretaris Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro Bambang Sutopo menyebut, kasus PMK kali pertama tercatat pada 14 Mei 2022. Hingga 7 Juni 2022, penyakit yang disebabkan virus tersebut telah menjangkiti 643 sapi di Bojonegoro, meliputi 137 desa di 27 kecamatan.

You might also like

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

21/07/2026 3:21 PM
Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

21/07/2026 3:00 PM

“Kasus PMK terbanyak masih di Kecamatan Gayam,” ujarnya kepada Tugu Jatim pada Kamis (09/06/2022).

Bambang melanjutkan, dari jumlah tersebut, 119 ekor dinyatakan sembuh. Sementara 4 ekor mati berada di Kecamayan Gayam 1, Kecamatan Sukosewu, Kecamatan Margomulyo, dan Kecamatan Kalitidu.

Untuk mencegah penularan semakin meluas, Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro telah melakukan penyemprotan desinfektan di pasar hewan yang bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi maupun kabupaten.

Selain itu, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro juga bekerja sama dengan forkopimda melakukan penyekatan keluar masuk hewan ternak yang dilakukan di 5 titik. Yaitu, Pos Bayeman Baureno, Pos Dishub Banjarsari, Cek Poin Padangan, Pos Watujago Margomulyo, dan Terminal Betek.

Kasus PMK. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)
Sekretaris Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro Bambang Sutopo. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

“Mulai 3 Mei 2022, sapi yang dari luar tidak bisa masuk Bojonegoro, atau yang dari Bojonegoro tidak bisa keluar. Jika mendesak, pelaku perjalanan harus menunjukkan dokumen surat keterangan kesehatan hewan yang dikeluarkan dinas peternakan,” tegasnya.

Bambang melanjutkan, petugas juga telah meminta para peternak untuk melakukan penyemprotan desinfektan sebelum membersihkan kandang sapi yang terjangkit kasus PMK. Hal ini ditakutkan air dari kandang tersebut menyebar ke sapi-sapi yang lain.

“Jadi peternak harus membersihkan dengan penyemprotan desinfektan, takutnya sapi lain yang masih sehat bisa tertular dari media air mengalir bekas sapi yang terjangkit PMK sebelumnya,” terang Bambang.

Dia melanjutkan, PMK dapat menular ke sapi lain dengan cara kontak langsung (antara hewan yang tertular dengan hewan rentan melalui droplet, leleran hidung, serpihan kulit, kontak tidak langsung melalui vektor hidup yakni terbawa oleh manusia). Untuk manusia bisa membawa virus ini melalui sepatu, tangan, atau pakaian yang terkontaminasi.

Selain itu, penularan juga bisa terjadi melalui kontak tidak langsung melalui bukan vektor hidup (terbawa mobil angkutan, peralatan, alas kandang dan lain-lainnya).

Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro juga telah melakukan pengobatan dengan memberikan antibiotik, antiseptik, analbesik, dan analgesik kepada sapi terjangkit.

“Hingga saat ini belum ada laporan lain selain terjangkit pada sapi. Belum ada laporan PMK yang menular ke domba maupun kambing,” tuturnya.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: berita Bojonegoro hari iniBerita penyebaran virus PMK terkiniBerita virus PMK pada ternakData Sapi Terpapar PMK BojonegoroData virus PMK di BojonegoroHewan terjangkit virus PMKKasus PMKKasus PMK di BojonegoroSapi Mati Akibat PMKUpdate Kasus PMK di Bojonegoro
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

by Dwi Linda
21/07/2026 3:21 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Organisasi kemasyarakatan Bareng Rakyat merampungkan pembentukan kepengurusan di seluruh 31 kecamatan di Kabupaten Jember, Minggu (20/07/2026). Pencapaian...

Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 3:00 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Senin (20/07/2026) sekitar...

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Next Post
Pengedar pil koplo. (Foto: Polres Pasuruan/Tugu Jatim)

Terkuak! Pengedar Pil Koplo Beromzet Miliaran Rupiah di Pasuruan Kulakan dari Bandar Besar di Jawa Tengah

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID