• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Cabai rawit. (Foto: Rahman Hakim/Tugu Jatim)

Pengepul cabai rawit di Pasar Tambahrejo Surabaya. (Foto: Rahman Hakim/Tugu Jatim)

Harga Bumbu Dapur Terus Naik, Cabai Rawit di Surabaya Masih Dibanderol Rp110 Ribu Per Kilo

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Harga sejumlah bahan masakan atau bumbu dapur di pasar tradisional Surabaya masih belum stabil hingga Sabtu (25/06/2022), termasuk cabai rawit. Hal tersebut membuat para pedagang sering mendengar keluhan dari pembeli.

Salah satu pedagang di Pasar Tambahrejo, Lilik, 45, mengatakan, dia menjual cabai rawit dengan harga Rp28.000 untuk seperempat kilo. Namun, dia melanjutkan, jika pelanggan membeli satu kilo dihargai Rp110.000.

You might also like

Chatour Travel

Bersejarah! Lebih dari 2.000 Jama’ah Bersiap Berangkat, Chatour Travel Gelar Manasik di Jawa Timur hingga Sulawesi

07/07/2026 4:58 PM
TKW

Diselingkuhi Suami, TKW Asal Trenggalek Robohkan Rumah Hasil Jerih Payah di Bojonegoro

07/07/2026 2:31 PM

“Cabai rawit naik lagi. Minggu kemarin cuma Rp100 ribu per kilo,” kata Lilik ketika ditemui di lapaknya pada Sabtu (25/06/2022).

Lilik mengatakan, untuk cabai besar tidak mengalami kenaikan, yakni tetap dengan harga Rp60.000 per kilo. Hal ini tentu ada perbedaan besar antara cabai merah dengan rawit.

“(Pembeli) banyak yang tanya, kok lombok cilik mundak terus lombok abang gak (cabai rawit harganya naik terus, cabai merah besar enggak),” jelasnya.

Dia juga mengatakan, untuk bawang merah malah mengalami kenaikan yang cukup drastis, awalnya dihargai Rp52.000 per kilo, sekarang jadi Rp64.000.

“Bawang merah juga mahal, sekarang seperempatnya Rp16.000, satu kilonya ya kira-kira Rp64.000,” ucapnya.

Meski tidak begitu tinggi, harga tomat juga mengalami kenaikan dibanding minggu lalu. Yakni, yang awalnya sekitar Rp18.000, kini Rp20.000 per kilo.

“Ini saya jual (tomat) Rp20.000 satu kilo, kalau ecer ya seperempat Rp5.000. Itu saya udah murah lho, ada yang jual Rp22.000 juga soalnya,” ujar dia.

Sementara itu, salah satu pedagang di Pasar Keputran, Yanto, mengatakan, harga cabai rawit di lapaknya dijual bervariatif. Sebab, ada yang satu kilo dihargai Rp85.000-Rp 90.000.

“Ini (cabai rawit) yang kecil-kecil, banyak yang merah, baguslah pokoke, Rp90.000 satu kilo. Kalau yang agak besar gini, lombok (cabai) Malang Rp85.000, sama-sama pedas kok,” kata Yanto.

Di sisi lain, Yanto mengatakan, untuk cabai besar tidak ada kenaikan harga, dipatok tetap Rp58.000 per kilo. Sedangkan untuk bawang merah dijual dengan harga Rp40.000 per kilo.

“Lombok abang pancet gak mundak (cabai merah tetap harganya, tidak ada kenaikan). Iki lho seng larang brambang (ini yang mahal, bawang merah) Rp50.000 sosok (kembali) Rp2.000,” jelasnya.

Dengan mahalnya harga tersebut, Yanto mengaku sering mendengar keluhan dari pelanggannya. Mengingat, kebanyakan para pembeli juga pedagang yang berjualan di tempat lain.

“Sambat kabeh (mengeluh semua). Kan rata-rata mereka (pembeli) ya dijual lagi, kalau enggak biasanya dagang masakan,” ujar dia.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: berita Surabaya hari iniBumbu Dapurcabai rawitCabai rawit di SurabayaHarga bumbu dapurHarga bumbu dapur terkiniharga cabai rawitharga cabai rawit di SurabayaHarga cabai rawit naikKenaikan harga bumbu dapur
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Chatour Travel

Bersejarah! Lebih dari 2.000 Jama’ah Bersiap Berangkat, Chatour Travel Gelar Manasik di Jawa Timur hingga Sulawesi

by Mochamad Abdurrochim
07/07/2026 4:58 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id – Gelombang keberangkatan umrah periode Juli–Agustus 2026 melalui Chatour Travel dipastikan meningkat signifikan. Hingga awal Juli 2026, tercatat...

TKW

Diselingkuhi Suami, TKW Asal Trenggalek Robohkan Rumah Hasil Jerih Payah di Bojonegoro

by Mochamad Abdurrochim
07/07/2026 2:31 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Sebuah peristiwa yang menyita perhatian warga terjadi di Desa Tlogoagung, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. Sebuah rumah yang...

Peralatan Sekolah

Berburu Peralatan Sekolah, Toko Alat Tulis di Pasar Baru Tuban Mulai Ramai

by Mochamad Abdurrochim
07/07/2026 11:00 AM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Peralatan sekolah mulai diburu para orang tua menjelang berakhirnya libur sekolah. Sejumlah toko alat tulis di Pasar...

Kecelakaan kerja

Kecelakaan Kerja di Pabrik Tuban, Pekerja Terluka Diduga Akibat Ledakan Trafo

by Mochamad Abdurrochim
07/07/2026 8:00 AM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Kecelakaan kerja terjadi di area pabrik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban, Jawa Timur, Senin...

Next Post
Minyak goreng curah. (Foto: Mila Arinda/ Tugu Jatim)

2 Minggu Lagi, Beli Minyak Goreng Curah Wajib Pakai Aplikasi PeduliLindungi atau NIK

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID