• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (Dokumen/Pemprov Jatim). hasil swab corona covid-19

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (Dokumen/Pemprov Jatim).

PPKM Sudah Berjalan 8 Hari, Tapi Mobilitas Masyarakat di Jatim Masih Tinggi

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah berjalan 8 hari. Dari hasil evaluasi, ternyata belum ditemukan adanya penurunan mobilitas masyarakat untuk mengendalikan penyebaran COVID-19 yang ada di wilayah Jawa Timur (Jatim). Padahal, pemerintah pusat menargetkan 40% penurunan mobilitas masyarakat saat PPKM itu diterapkan.

“Arahan Pak Luhut (Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Bidang Kemaritiman dan Investasi, red) dari penerapan PPKM dapat mengubah perilaku di masing-masing provinsi. Ada sembilan provinsi selain Jawa, Sumatera Utara, Sulsel, dan Bali yang diharapkan ada perubahan perilaku dan berdampak pada turunnya mobilitas masyarakat sampai 40 persen,” jelas Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Selasa (19/01/2021).

You might also like

Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

05/06/2026 8:11 AM
Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM

Selain itu, Khofifah juga menjelaskan bahwa Presiden Joko Widodo memberi sinyal bahwa mobilitas masyarakat masih belum bisa berkurang. Bila tidak ada perubahan mobilitas, kemungkinan Presiden Joko Widodo menerapkan lockdown kembali di Indonesia.

“Saya ingin share bersama bahwa sempat ada sinyal bahwa Presiden ingatkan kemungkinan Indonesia kalau mobilitas masyarakatnya tidak bisa dikurangi secara signifikan, maka Indonesia berpotensi lockdown,” lanjutnya.

Data global mengatakan Indonesia masih masuk di wilayah merah mengenai penyebaran COVID-19. Untuk wilayah di Jawa, rata-rata memiliki penurunan mobilitas hanya 13 persen. Sehingga, untuk mencapai 40 persen membutuhkan pengetatan kembali dalam PPKM.

“Oleh karena itu Presiden mengeluarkan sinyal ini. Tapi bahwa secara nasional seperti ini maka ada PPKM yang diterapkan se-Jawa, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan dan Bali. Ini memang harapannya kita bisa mengendalikan mobilitas masyarakat sampai 40 persen,” pungkas Khofifah.

Untuk penurunan mobilitas di Jakarta dan Bali hanya 25 persen. Dari semua lokasi yang menerapkan PPKM, masih belum ada target penurunan mobilitas masyarakat yang mencapai 40 persen. Sehingga memiliki kemungkinan pengetatan ulang atau diterapkannya lockdown di Indonesia. (Rangga Aji/gg)

Tags: Jawa TimurKota SurabayaPemprov JatimPPKMSurabaya
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:11 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jatim Jumat (05/06/2026) didominasi udara kabur dan berawan di banyak wilayah, dengan beberapa daerah dataran tinggi...

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Next Post
Intensitas curah hujan tinggi mengakibatkan banjir di Kota Malang. (Foto: Feni Yusnia/Tugu Jatim)

Intensitas Hujan Tinggi, 260 Rumah di Kota Malang Terendam Banjir

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID