• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pasar hewan di Pasuruan. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Kondisi kemacetan akibat peternak berjualan di jalan depan Pasar Hewan Grati, Kabupaten Pasuruan, Kamis (01/09/2022). (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Wabah PMK Melandai, Pasar Hewan di Pasuruan Masih Tutup, Pedagang Ternak Keleleran Bikin Macet Jalanan

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Di tengah melandainya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), seluruh pasar hewan di Kabupaten Pasuruan masih ditutup. Ditutupnya sejumlah pasar hewan di Pasuruan ini mengakibatkan para pedagang ternak kebingungan mencari tempat berjualan.

Berdasarkan pantauan Tugu Jatim di Pasar Hewan Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, para pedagang ternak terlihat “keleleran” berjualan di pinggir jalan. Banyaknya pedagang menjajakan ternak di jalan, membuat macet lalu lintas.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Cuaca di Jawa Timur Mayoritas Cerah 18 Juni 2026, Sebagian Wilayah Muncul Kabut dan Udara Kabur

18/06/2026 8:08 AM
45 WNA

45 WNA Dibekuk Polrestabes Surabaya, Kapolrestabes: Semua Korban Dari Luar Negeri

18/06/2026 7:54 AM

Joko, 42, warga setempat, menyayangkan kebijakan pemerintah yang masih menutup aktivitas pasar hewan di Pasuruan. Lantaran, para pedagang sapi hingga kambing jadi kehilangan tempat berjualan hingga nekat beralih ke jalanan.

“Begini jadinya kalau pasar hewan di Pasuruan ditutup, jalannya jadi macet,” ujar Joko pada Kamis (01/09/2022).

Hal senada diungkap Purnomo, seorang warga yang kerap melintas di depan Pasar Hewan Grati.
Purnomo mengaku aktivitasnya sering terganggu akibat kesulitan melewati jalan yang dipenuhi ternak-ternak yang dijajakan. Selain mengganggu lalu lintas, jalanan juga menjadi kotor karena banyak ternak yang membuang kotoran di jalan.

“Nggak cuma macet, tapi jadi kotor juga kalau gini. Kotoran hewannya di mana-mana,” keluhnya.

Tags: Akibat wabah virus PMKBerita penutupan pasar hewan di PasuruanBerita penutupan sementara pasar hewanDampak pasar hewan ditutupKabupaten Pasuruan hari iniKemacetan timbul akibat penutupan pasar hewanPasar hewan di Kabupaten PasuruanPasar hewan di PasuruanPedagang hewan
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Cuaca di Jawa Timur Mayoritas Cerah 18 Juni 2026, Sebagian Wilayah Muncul Kabut dan Udara Kabur

by Dwi Linda
18/06/2026 8:08 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Kamis (18/06/2026) didominasi kondisi cerah di sebagian besar wilayah, namun kabut dan udara...

45 WNA

45 WNA Dibekuk Polrestabes Surabaya, Kapolrestabes: Semua Korban Dari Luar Negeri

by Mochamad Abdurrochim
18/06/2026 7:54 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Sebanyak 45 WNA terdiri dari 30 warga negara China, empat warga negara Jepang, tujuh warga negara Taiwan,...

DPRD Kota Malang

DPRD Kota Malang Klaim Sudah Kirim Aspirasi Mahasiswa ke Pusat, Respons Tuntutan Penghentian MBG di Demo Rabu, Berbeda!

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 11:17 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – DPRD Kota Malang mengklaim telah meneruskan aspirasi mahasiswa yang disampaikan dalam aksi #IndonesiaGawatDarurat pada 15 Juni 2026...

IJTI

Mohamad Mahrus Terpilih Aklamasi Pimpin IJTI Pantura Raya Periode 2026-2029

by Mochamad Abdurrochim
17/06/2026 10:58 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Mohamad Mahrus terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Pantura Raya periode 2026-2029...

Next Post

Can I Use My Echo Show As A Security Camera?

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID