PASURUAN, Tugujatim.id – Kasus wartawan Pasuruan yang diduga keracunan usai mengonsumsi teh botol dari paket misterius masih terus diselidiki polisi. Dalam penyelidikan, Satreskrim Polres Pasuruan menemukan indikasi kuat tubuh wartawan Pasuruan M. Sukron Adim, 31, ada racunnya.
Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adhi Putranto Utomo mengungkapkan, tubuh wartawan Pasuruan terindikasi keracunan muncul dalam hasil pemeriksaan. Racun tersebut diduga menjadi penyebab wartawan asal Desa Tambakan, Kecamatan Bangil, itu mengalami kejang-kejang hingga tak sadarkan diri selama 5 hari.
“Ada indikasi kuat ke sana (racun),” ujar Adhi saat dikonfirmasi pada Selasa (06/09/2022).
Meski begitu, Adhi mengatakan, hingga kini pihaknya belum mengetahui pasti jenis racun yang berada di dalam tubuh wartawan Pasuruan M. Sukron Adim. Hingga kini hasil pemeriksaan laboratorium forensik Polda Jatim terhadap isi kandungan minuman teh botol tersebut belum keluar.
“Jenisnya belum tahu, nanti kalau hasil labfor keluar kami sampaikan,” ungkapnya.
Adhi menjelaskan, polisi masih belum bisa meminta keterangan dari korban karena kondisinya yang masih lemah. Pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap 6 saksi.
“Sudah 6 saksi yang diperiksa,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, M. Sukron Adim, 31, diduga mengalami keracunan setelah meminum teh botol dari paket sembako misterius yang diterima pada Minggu siang (28/08/2022). Wartawan asal Desa Tambakan, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, ini langsung mengalami kejang-kejang dan mulut keluar busa.
Sempat dirawat dua hari di RSI Masyitoh Bangil, Adim kemudian dirujuk ke RSSA Malang untuk menjalani uji toksisitas sejak Selasa malam (30/08/2022).








