• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Wanita cantik. (Foto: Dok keluarga/Tugu Jatim)

Helen Prisela, warga Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, semasa hidup. (Foto: Dok keluarga)

Wanita Cantik asal Dampit Malang, Korban Tragedi Kanjuruhan Meninggal di RSSA 

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Duka mendalam begitu terasa dengan meninggalnya wanita cantik asal Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, korban tragedi Stadion Kanjuruhan atas nama Helen Prisela, 20. Dia dinyatakan meninggal saat dirawat di RSSA Malang pada Selasa (11/10/2022). Penyebabnya, dia mengalami gagal napas akut dan pendarahan di organ dalam.

Wanita cantik. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)
Ayah korban yang histeris menangisi korban meninggal di dalam ambulans pada Selasa (11/10/2022). (Foto: Rubianto/Tugu Malang)

Keluarga merasa sangat kehilangan atas kepergian wanita cantik ini. Isak tangis mewarnai proses pemulangan jenazah di RSSA Malang menuju rumah duka. Tangis keluarga korban pecah saat jenazah dimasukkan ke dalam mobil ambulans.

You might also like

Kota Malang

Sopir Angkot Kota Malang Tolak Rencana Bus Trans Jatim Koridor 2, Sampaikan Aspirasi ke DPRD

16/07/2026 9:30 PM
TNI AD

Gudang Pusat Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Berikut Kronologi Kejadian dan Korban Tewas

16/07/2026 8:55 PM
Wanita cantik. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)
Petugas RSSA Malang memasukkan jenazah korban tragedi Kanjuruhan pada Selasa (11/10/2022). (Foto: Rubianto/Tugu Malang)

Manajer Arema FC Ali Rifki hingga Wali Kota Malang Sutiaji menguatkan keluarga korban. Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.

Wanita cantik. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)
Wali Kota Malang Sutiaji saat menemui orang tua dan keluarga korban di Kamar Jenazah RSSA. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)

Sementara itu, Plt Direktur RSSA Malang dr Kohar Hari Santoso membenarkan wanita cantik korban tragedi Stadion Kanjuruhan itu telah tutup usia pada pukul 14.25 WIB di RSSA Malang.

“Iya benar. Ada pendarahan karena trauma, jadi ada cedera sehingga mengalami shock pendarahan,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Wanita cantik. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)
Orang tua (tengah) dan keluarga korban yang histeris menangis di RSSA. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)

Sedangkan spesialis Anastesi Konsultan ICU RSSA Malang dr Arie Zainul Fatoni menambahkan, oksigenasi dalam paru-paru korban memang memburuk.

“Dia mengalami acute respiratory distress syndrome atau gagal napas akut. Ada multitrauma hingga cedera paru-paru,” jelasnya.

Wanita cantik. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)
Suasana duka orang tua dan keluarga korban yang histeris menangis di RSSA. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)

Korban juga mengalami pendarahan di bagian organ dalam. Di mana korban juga sempat mendapat tindakan operasi pada 4 Oktober 2022.

“Pendarahan di organ dalam karena ada trauma. Saat itu tensinya menurun, dilakukan pembedahan, kami temukan pendaraan sekitar 500 cc,” paparnya.

Wanita cantik. (Foto: Rubianto/Tugu Malang)
Ibu korban yang histeris menangisi korban meninggal di RSSA pada Selasa (11/10/2022). (Foto: Rubianto/Tugu Malang)

Dia melanjutkan, pendarahan itu membuat kondisi korban terus menurun. Dia mengatakan korban sudah kritis sejak tiba di RSSA Malang pasca tragedi Kanjuruhan.

“Luka secara keseluruhan ada bekas trauma di wajah, patah tulang tangan, pendarahan di dada dan perut,” imbuhnya.

 

Tags: Artikel tragedi Stadion Kanjuruhanberita dukaBerita korban tragedi KanjuruhanBerita suporter tragedi KanjuruhanBerita update tragedi Stadion Kanjuruhankabar dukaKorban pasien di RSSA MalangKorban tragedi dirawat di RSSA MalangKota Malang hari iniWanita cantikWanita cantik asal DampitWanita cantik asal Dampit meninggalWanita cantik korban tragedi Kanjuruhan
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Kota Malang

Sopir Angkot Kota Malang Tolak Rencana Bus Trans Jatim Koridor 2, Sampaikan Aspirasi ke DPRD

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 9:30 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Puluhan sopir angkutan kota (angkot) dari berbagai paguyuban di Kota Malang menyampaikan penolakan terhadap rencana operasional Bus...

TNI AD

Gudang Pusat Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Berikut Kronologi Kejadian dan Korban Tewas

by Mochamad Abdurrochim
16/07/2026 8:55 PM
0

MADIUN, Tugujatim.id – Gudang Amunisi II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, meledak pada...

Banjir rob Surabaya.

Prediksi BMKG Banjir Rob Surabaya Masih Mengintai hingga 17 Juli, Warga Pesisir Diminta Waspada

by Dwi Linda
16/07/2026 2:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Tanjung Perak memperkirakan banjir rob Surabaya kemungkinan masih akan berlanjut...

Cuaca di Jawa Timur.

Kabut Pekat vs Langit Cerah Cuaca di Jawa Timur 16 Juli 2026, BMKG Ingatkan Ancaman Angin Kencang

by Dwi Linda
16/07/2026 8:07 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Kamis (16/07/2026) lagi nunjukin pola yang kontras banget, dari kabut pekat sampai langit...

Next Post
Tragedi Kanjuruhan. (Foto: Bayu Eka/Tugu Jatim)

1 Orang Luka Tragedi Kanjuruhan Meninggal Hari Ini, Total Ada 132 Korban Jiwa

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID