• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Mulyono Rekso. (Foto: YouTube Tugu Malang ID/Tugu Jatim)

Mulyono Rekso, Pinwil Pegadaian XII Jawa Timur, dalam video podcast Tugu Inspirasi. (Foto: YouTube Tugu Malang ID)

Pinwil Pegadaian XII Jatim Mulyono Rekso: Jangan Jadi Pemimpin jika Tak Mau Berkorban!

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Dalam sebuah podcast, Tugu Malang ID berkesempatan untuk berbincang dengan Mulyono Rekso, Pinwil Pegadaian XII Jatim. Dia pun bercerita soal filosofi hidupnya: ringan sama dijinjing, berat saya pikul sendiri.

Mulyono Rekso lahir dari keluarga sederhana. Ayah Mulyono merupakan seorang mudin, sedangkan ibunya pedagang makanan. Dulu ibunya sering menggadaikan barang di Pegadaian untuk bisa bertahan hidup. Dengan kondisi tersebut, tak membuat dia menyerah. Mulyono harus banyak berjuang dan bekerja demi meraih cita-citanya.

You might also like

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

21/07/2026 3:21 PM
Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

21/07/2026 3:00 PM

Adanya keterbatasan dari orang tua, membuat Mulyono Rekso menyadari dia harus masuk ke sekolah kedinasan yang tidak memerlukan biaya sehingga tak memberatkan kedua orang tuanya. Sejak kecil, Mulyono bercita-cita untuk menjadi pimpinan Pegadaian.

“Karena ibu saya sering menggadai, terus kalau saya lewat Pegadaian itu tersirat kalau jadi pemimpin Pegadaian itu kayaknya mapan gitu,” ujarnya.

Dalam menjalankan tugasnya sebagai pinwil, meski memiliki jabatan yang tinggi tak membuat Mulyono gengsi untuk langsung turun ke lapangan apabila mendapati sebuah masalah.

“Saya turun ke bawah langsung, memotivasi mereka,” katanya.

Dia juga mengatakan memberikan perintah tak bisa diterima di kalangan milenial. Jadi, dia harus turun langsung.

“Kalau mandatory atau perintah-perintah saja sekarang sangat tidak bisa diterima di kalangan milenial dan kami memang harus ikut aktif ke dalamnya,” ujarnya.

Hal tersebut juga sejalan dengan prinsipnya bahwa suksesnya seorang pemimpin adalah ketika bawahannya lebih pintar dan lebih sukses dari atasannya. Dia juga mengatakan, pemimpin itu harus adaptif atau menyesuaikan dengan zaman.

“Kalau zaman teknologi seperti sekarang, digital leadership kami harus kuat. Terus juga bagaimana cara kami berpakaian, berpenampilan, dan komunikasi juga harus mengikuti. Jadi, bisa diterima di semua kalangan,” ujarnya.

Mulyono Rekso. (Foto: YouTube Tugu Malang ID/Tugu Jatim)
Mulyono Rekso bersama CEO Tugu Media Group Irham Thoriq. (Foto: YouTube Tugu Malang ID)

Mulyono juga memiliki sebuah filosofi hidup yakni ringan sama dijinjing, berat saya yang pikul. Pria yang lahir di Purwokerto tersebut menjelaskan tentang filosofinya yang memiliki arti tentang sebuah pengorbanan.

“Pemimpin memang harus banyak berkorban,” ujarnya dengan tegas.

Menurut dia, ada saatnya pemimpin itu memikul hal-hal tertentu.

“Saat-saat tertentu memang saya yang mikul dan ini sebagai pimipinan biasanya adalah hal-hal yang besar,” ungkapnya.

Mulyono berpesan kepada anak muda atau kaum milenial bahwa akhlak itu penting dalam kehidupan sehari-hari dan kuncinya akhlak yakni berkorban.

“Kita harus mengalah, kita harus siap bergaul dengan orang dengan watak yang berbeda-beda,” tutupnya.

Tags: Berita pegadaian terbaruBerita PT PegadaianBerita PT Pegadaian terbaruKisah sukses Mulyono ReksoKota Malang hari iniMulyono ReksoPinwil Pegadaian XII JatimPodcast Tugu InspirasiTugu InspirasiTugu Inspirasi Mulyono ReksoTugu Media Group
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

by Dwi Linda
21/07/2026 3:21 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Organisasi kemasyarakatan Bareng Rakyat merampungkan pembentukan kepengurusan di seluruh 31 kecamatan di Kabupaten Jember, Minggu (20/07/2026). Pencapaian...

Mahasiswa

Mahasiswa Asal Situbondo Tewas Terlindas Truk di Gending, Diduga Gagal Mendahului

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 3:00 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Senin (20/07/2026) sekitar...

Muktamar

Pesantren Tambakberas Jombang Disterilkan, Golf Cart dan Becak Listrik Disiagakan untuk Muktamar NU

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 11:17 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Alih-alih kendaraan bermotor, panitia gelaran Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur Hari Ini Bikin Waspada, Dari Kabut Pekat hingga Hujan dan Angin Kencang Mengintai

by Mochamad Abdurrochim
21/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Selasa (21/07/2026) bergerak dinamis dengan pola yang tidak merata di banyak daerah. Sejumlah...

Next Post
Gubernur Khofifah. (Foto: dok Kominfo Jatim/Tugu Jatim)

Jaga Daya Beli Masyarakat, Gubernur Khofifah Ajak Pemkab Gresik Aktif Kendalikan Inflasi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID