• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Mulyono Rekso. (Foto: YouTube Tugu Malang ID/Tugu Jatim)

Mulyono Rekso, Pinwil Pegadaian XII Jawa Timur, dalam video podcast Tugu Inspirasi. (Foto: YouTube Tugu Malang ID)

Pinwil Pegadaian XII Jatim Mulyono Rekso: Jangan Jadi Pemimpin jika Tak Mau Berkorban!

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Dalam sebuah podcast, Tugu Malang ID berkesempatan untuk berbincang dengan Mulyono Rekso, Pinwil Pegadaian XII Jatim. Dia pun bercerita soal filosofi hidupnya: ringan sama dijinjing, berat saya pikul sendiri.

Mulyono Rekso lahir dari keluarga sederhana. Ayah Mulyono merupakan seorang mudin, sedangkan ibunya pedagang makanan. Dulu ibunya sering menggadaikan barang di Pegadaian untuk bisa bertahan hidup. Dengan kondisi tersebut, tak membuat dia menyerah. Mulyono harus banyak berjuang dan bekerja demi meraih cita-citanya.

You might also like

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM
Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

20/07/2026 5:18 PM

Adanya keterbatasan dari orang tua, membuat Mulyono Rekso menyadari dia harus masuk ke sekolah kedinasan yang tidak memerlukan biaya sehingga tak memberatkan kedua orang tuanya. Sejak kecil, Mulyono bercita-cita untuk menjadi pimpinan Pegadaian.

“Karena ibu saya sering menggadai, terus kalau saya lewat Pegadaian itu tersirat kalau jadi pemimpin Pegadaian itu kayaknya mapan gitu,” ujarnya.

Dalam menjalankan tugasnya sebagai pinwil, meski memiliki jabatan yang tinggi tak membuat Mulyono gengsi untuk langsung turun ke lapangan apabila mendapati sebuah masalah.

“Saya turun ke bawah langsung, memotivasi mereka,” katanya.

Dia juga mengatakan memberikan perintah tak bisa diterima di kalangan milenial. Jadi, dia harus turun langsung.

“Kalau mandatory atau perintah-perintah saja sekarang sangat tidak bisa diterima di kalangan milenial dan kami memang harus ikut aktif ke dalamnya,” ujarnya.

Hal tersebut juga sejalan dengan prinsipnya bahwa suksesnya seorang pemimpin adalah ketika bawahannya lebih pintar dan lebih sukses dari atasannya. Dia juga mengatakan, pemimpin itu harus adaptif atau menyesuaikan dengan zaman.

“Kalau zaman teknologi seperti sekarang, digital leadership kami harus kuat. Terus juga bagaimana cara kami berpakaian, berpenampilan, dan komunikasi juga harus mengikuti. Jadi, bisa diterima di semua kalangan,” ujarnya.

Mulyono Rekso. (Foto: YouTube Tugu Malang ID/Tugu Jatim)
Mulyono Rekso bersama CEO Tugu Media Group Irham Thoriq. (Foto: YouTube Tugu Malang ID)

Mulyono juga memiliki sebuah filosofi hidup yakni ringan sama dijinjing, berat saya yang pikul. Pria yang lahir di Purwokerto tersebut menjelaskan tentang filosofinya yang memiliki arti tentang sebuah pengorbanan.

“Pemimpin memang harus banyak berkorban,” ujarnya dengan tegas.

Menurut dia, ada saatnya pemimpin itu memikul hal-hal tertentu.

“Saat-saat tertentu memang saya yang mikul dan ini sebagai pimipinan biasanya adalah hal-hal yang besar,” ungkapnya.

Mulyono berpesan kepada anak muda atau kaum milenial bahwa akhlak itu penting dalam kehidupan sehari-hari dan kuncinya akhlak yakni berkorban.

“Kita harus mengalah, kita harus siap bergaul dengan orang dengan watak yang berbeda-beda,” tutupnya.

Tags: Berita pegadaian terbaruBerita PT PegadaianBerita PT Pegadaian terbaruKisah sukses Mulyono ReksoKota Malang hari iniMulyono ReksoPinwil Pegadaian XII JatimPodcast Tugu InspirasiTugu InspirasiTugu Inspirasi Mulyono ReksoTugu Media Group
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:30 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Produk rajut milik Ernawati, pelaku UMKM asal Desa Candipari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, berhasil lolos kurasi Dinas...

Next Post
Gubernur Khofifah. (Foto: dok Kominfo Jatim/Tugu Jatim)

Jaga Daya Beli Masyarakat, Gubernur Khofifah Ajak Pemkab Gresik Aktif Kendalikan Inflasi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID