• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Penyelewengan Pupuk Subsidi

PMII Tuban menggelar aksi Dugaan Penyelewengan Pupuk Subsidi di Tuban. foto dok. Rochim

PMII Desak Bongkar Dugaan Penyelewengan Pupuk Subsidi di Tuban

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
10 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – PMII Tuban mendesak bongkar dugaan Penyelewengan Pupuk Subsidi di Tuban.

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Tuban menggelar aksi di depan Kantor Bupati dan DPRD Tuban, Kamis (21/08/2025).

You might also like

Tradisi Ngarak Banteng.

22 Juni 2026, Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Ramaikan Songgoriti Kota Batu

15/06/2026 4:31 PM
Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

15/06/2026 3:43 PM

Mereka menuntut pemerintah daerah turun tangan atas dugaan penyelewengan distribusi pupuk subsidi yang membuat petani kesulitan mendapatkan kebutuhan tanam.

Aksi tersebut dipicu laporan sejumlah kelompok tani yang mengaku tidak pernah menerima pupuk subsidi meski data resmi mencatat sebaliknya.

Di Desa Pulogede misalnya, tertulis enam rit (48 ton) pupuk sudah disalurkan. Di Desa Sotang, sembilan rit (72 ton), dan di Desa Dikir, tujuh rit (56 ton). Total lebih dari 170 ton pupuk disebut sudah diterima.

IMG 20250821 WA0022

“Namun, fakta di lapangan berbeda. Petani justru diminta tanda tangan berita acara penerimaan tanpa pernah melihat barangnya. Ini jelas pemaksaan dan bentuk penyelewengan,” ujar Ketua Umum PC PMII Tuban, Ahmad Wafa Amrillah.

Wafa sapaan akrabnya menuturkan, Distributor pupuk, CV Makmur Berkah Mandiri, berdalih data tersebut hanya langkah teknis agar kuota tidak dialihkan ke daerah lain.

Namun alasan itu tak terbukti, sebab petani sudah berbulan-bulan tidak mendapat pupuk. Kondisi ini dikhawatirkan menghambat musim tanam dan mengancam ketahanan pangan lokal.

Padahal, tahun 2025 Kabupaten Tuban mendapat jatah pupuk subsidi terbesar di Jawa Timur, yakni 150.474 ton. Rinciannya 74.233 ton urea, 57.312 ton NPK, dan 18.929 ton pupuk organik. Dengan alokasi sebesar itu, seharusnya petani tidak mengalami kelangkaan.

“Yang terjadi bukan soal kuota, tapi lemahnya pengawasan dan ada dugaan permainan di tingkat kios maupun distributor. Kalau terus dibiarkan, ini bentuk korupsi terselubung yang merugikan petani,” tegasnya.

Dalam aksinya, mahasiswa PMII menegaskan perlunya langkah tegas dari pemerintah daerah. Mereka meminta Pemkab Tuban bersama dinas terkait segera melakukan audit menyeluruh terhadap dokumen distribusi pupuk, agar kejelasan data bisa dipertanggungjawabkan.

Selain itu, mahasiswa juga menekankan pentingnya transparansi. Menurut mereka, data kuota, distribusi, hingga penerima pupuk subsidi harus dipublikasikan secara terbuka agar bisa diawasi langsung oleh masyarakat.

Mereka juga mendorong adanya ruang pengaduan yang cepat dan independen, sehingga petani bisa melaporkan dugaan penyimpangan tanpa rasa takut.

Tidak berhenti di situ, PMII mendesak agar pemerintah menjatuhkan sanksi tegas kepada distributor maupun kios yang terbukti nakal. Bahkan, pencabutan izin dinilai layak diberikan jika ada pelanggaran berat.

Mahasiswa juga meminta agar pemerintah benar-benar memastikan alokasi pupuk sesuai kuota serta harga pupuk subsidi tetap berada pada batas harga eceran tertinggi (HET) sebagaimana ditetapkan Kementerian Pertanian.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tuban, Agus Wijaya, menyebut Pemkab tidak tinggal diam. Menurutnya, pihaknya sudah menindak distributor CV Makmur Berkah Mandiri yang beroperasi di wilayah Tambakboyo dan Grabagan.

“Memang sebagian keluhan petani benar adanya. Kami sudah lakukan penindakan sejak Juni lalu, termasuk pemeriksaan bersama dinas terkait dan Pupuk Indonesia,” terang Agus.

Ia menambahkan, sanksi terberat bagi distributor nakal adalah pencabutan rekomendasi izin distribusi. Sementara ini baru satu distributor yang dijatuhi sanksi.

“Tapi ke depan, semua yang terbukti menyeleweng akan ditindak,” tegasnya.

Agus juga berjanji Pemkab bakal membuka ruang pengaduan masyarakat. Pihaknya juga akan segera merapatkan dengan OPD terkait untuk membentuk mekanisme yang cepat dan efektif.

“Harapannya masalah pupuk ini tidak terus berlarut,” pungkasnya.

Aksi mahasiswa PMII sendiri berakhir tertib. Mereka menegaskan akan terus mengawal kasus pupuk subsidi ini agar nasib petani Tuban tidak semakin terpuruk.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Muchamad Abdurrochim

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Kabupaten TubanPMII TubanTuban
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Tradisi Ngarak Banteng.

22 Juni 2026, Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Ramaikan Songgoriti Kota Batu

by Dwi Linda
15/06/2026 4:31 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Kota Batu terkenal dengan destinasi wisata pegunungan dengan panorama alam yang memikat. Memasuki bulan Suro dalam penanggalan...

Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari.

15 Armada Siap Mengaspal, Bus Trans Jatim Kepanjen-Arjosari Beroperasi Oktober 2026

by Dwi Linda
15/06/2026 3:43 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Kabar baik bagi masyarakat Malang Raya, khususnya pengguna transportasi umum. Pemerintah Provinsi Jawa Timur tengah mempersiapkan penambahan...

Tuban

Pria Paruh Baya di Tuban Ditemukan Bersimbah Darah, Polisi Buru Pelaku Penganiayaan

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 12:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Seorang pria paruh baya di Kabupaten Tuban ditemukan tergeletak di tanah dengan kondisi bersimbah darah usai diduga...

Cuaca di Jawa Timur

Kabut, Hujan Ringan, dan Dominasi Cerah Warnai Cuaca di Jawa Timur Senin 15 Juni 2026.

by Mochamad Abdurrochim
15/06/2026 9:40 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (15/06/2026) menunjukkan variasi kondisi yang cukup kontras, mulai dari kabut, udara kabur,...

Next Post
Promo Merdeka Kereta Api

Promo Merdeka Kereta Api Diperpanjang, Simak Selengkapnya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID