JEMBER, Tugujatim.id – Ahmad Mushaddiq Hadafi, rider berbakat dari Kabupaten Jember, berhasil menorehkan pencapaian gemilang. Dia sukses merebut gelar juara pada kompetisi Kejuaraan Nasional Yamaha Sunday Race kategori 250cc di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
Ketua IMI Jember Eko Haryanto mengatakan, turnamen bergengsi ini mempertemukan 24 rider terbaik yang berasal dari berbagai wilayah Nusantara.
“Hadafi berkompetisi melawan para pembalap unggulan pilihan Yamaha Indonesia yang mewakili Depok, Yogyakarta, Bali, Kalimantan, serta beberapa kota di Jawa Timur seperti Malang dan Kediri,” jelasnya pada Selasa (17/06/2025).
Baca Juga: Satu Pebalap Jember Absen dari Porprov Jatim IX 2025, Begini Alasannya
Seluruh kontestan menggunakan motor Yamaha sport 250 CC dengan spesifikasi identik yang disediakan pihak Yamaha Indonesia.
“Semua menggunakan spesifikasi standar yang sama sehingga kemenangan ini murni mengandalkan skill dan kemampuan Hadafi,” tegas Eko.
Menurut dia, kesuksesan Ahmad Mushaddiq Hadafi sebagai putra daerah ini tidak lepas dari program pelatihan intensif yang dijalani di akademi balap Yogyakarta.
“Dia telah mendapat pembinaan menyeluruh mulai dari aspek fisik, teknis, hingga mental. Kombinasi ini membuatnya lebih matang dalam berkompetisi,” paparnya.
Pebalap Jember Sempat Terkendala saat Berlaga
Ahmad Yusuf, orang tua Ahmad Mushaddiq Hadafi, mengungkapkan, anaknya sengaja tidak mengikuti pekan olahraga provinsi untuk berkonsentrasi pada jalur profesional.
“Hadafi memutuskan absen dari porprov karena lebih mengutamakan event yang relevan dengan masa depan karirnya seperti kejurnas ini,” tuturnya.
Yusuf menceritakan bahwa putranya sempat menghadapi hambatan teknis menjelang perlombaan, yaitu terjadinya kebocoran oli. Kejadian itu pun membuat bendera hitam dikibarkan. Dengan cepat tim mekanik memperbaiki dengan membongkar mesin dan mengganti beberapa komponen.
Seusai perbaikan, Hadafi memulai sesi latihan Jumat dari grid kedua. Pada hari Sabtu, posisinya melorot ke urutan keempat akibat gangguan pada transmisi belakang. Barulah pada race hari Minggu, performa maksimal terlihat setelah dilakukan kalibrasi ECU, penyesuaian tekanan ban, dan setting yang tepat untuk karakteristik aspal Mandalika.
“Start sangat sempurna, langsung memimpin balapan. Di putaran ketiga sempat tersalip dua pesaing, namun pada dua tikungan akhir putaran terakhir, Hadafi berhasil merebut kembali posisi terdepan dan memenangkan race dengan margin tipis 0,182 detik dari runner-up,” rinci Yusuf.
Saat ini Hadafi tengah menjalani program pembinaan langsung di bawah asuhan Galang Hendra, rider ARRC, karena dipandang memiliki bakat luar biasa.
“Ke depannya, Hadafi akan mengembangkan karir di Yogyakarta,” katanya.
Pekan mendatang, Hadafi direncanakan kembali berlaga di Mandalika Racing Series kelas 250cc dalam rangkaian lanjutan Kejuaraan Nasional satu merek Yamaha.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








