SURABAYA, Tugujatim.id – Memperkuat pembinaan sepak bola di usia muda, AKA Entertaiment bersama pemain Persebaya Surabaya menggelar coaching clinic. Kegiatan positif ini berlangsung di Stadion Kodam V Brawijaya Surabaya pada Sabtu pagi (1/6/2024).
Nampak tiga pemain Persebaya yang turut membimbing para pemain muda berbakat Surabaya; Oktafianus Fernando, Arief Catur dan Andhika Ramadhani. Serta, pemain senior Rendi Irwan.
Gelandang Persebaya Surabaya, Oktafianus Fernando, mengatakan kegiatan ini sangat positif untuk pembinaan para pemain muda berbakat untuk sepak bola di masa depan.
Coaching Clinic perlu dilakukan secara konsisten agar para pemain memiliki fundamental teknik-teknik dasar sepak bola yang baik dan benar.
“Acara seperti ini untuk pembinaan usia muda sangat bagus. Kita juga lebih dekat untuk menerapkan fundamental seperti teknik-tenik dasar,” katanya, Sabtu (1/6/2024).
Ada lima materi yang dilatih oleh skuad Persebaya untuk pemain muda di Surabaya ini. Mulai dari passing, shielding, dribling, heading, dan shooting.
Untuk membuat kegiatan ini semakin menarik, para pelatih membentuk mini gim yang dibagi secara berkelompok.
“Saya berharap pemain muda ini bisa bermain dengan baik dan benar. Dia bisa mengembangkan dirinya dan ada semangat ketika bertemu dengan pemain Persebaya,” ucap pemain yang akrab disapa Ovan tersebut.
Sementara itu, CEO AKA Entertaiment Indonesia Asrilia Kurniati mengaku tak menyangka mendapat apreasiasi yang cukup tinggi dari para pemain muda sepak bola.
Dia berencana akan menggelar coaching clinic tidak hanya sekali tetapi secara bertahap dengan variasi kelompok umur mulai dari 7 hingga 14 tahun.
“Insyaallah nanti ke depan AKA Entertainment Indonesia bisa mempunyai klub sendiri untuk anak anak usia dini. Untuk pelatihan seperti ini gitu,” katanya.
Menurutnya, semangat pemain muda yang sangat tinggi perlu wadah untuk pembinaan dan pelatihan. Sehingga, bakatnya akan tetap tersalurkan untuk kemajuan sepak bola Indonesia.
“Ekspektasinya agar anak-anak lebih mencintai sepak bola. Lebih dari usia dini itu, mereka sudah mencari sepak bola dan mereka sudah terlatih untuk berlatih fisik, mereka menjadi kuat. Jadi apa polisi kan tentara atau dokter, tapi mereka sudah fisiknya sudah terlatih dengan sepak bola,” pungkas perempuan yang juga berprofesi sebagai pengusaha tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Izzatun Najibah
Editor : Darmadi Sasongko








