SURABAYA, Tugujatim.id – Amar Rayhan Brkic, pemain turunan Kebumen-Bosnia yang masuk dalam jajaran skuad Timnas U-17 Indonesia absen saat pertandingan pertama Piala Dunia di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat (10/11/2023).
Timnas Indonesia di awal-awal pertandingan terlihat cukup kuat menahan serangan dari Ekuador. Di menit ke-22, lewat umpan mendatar dari Riski Afrisal, Arkhan Kaka berhasil membobol gawang yang dijaga Cristhian Loor.
Namun, tak berlangsung lama, enam menit berikutnya, Ekuador berhasil melakukan pembalasan melalui gol yang dicetak Allen Aldair Obando Ayovi pada menit ke-28.
Hingga babak kedua berakhir, Bima Sakti tak juga memasukkan Amar di starting eleven Timnas Indonesia.
Terlihat, sayap kanan untuk klub Jerman TSG 1899 Hoffenheim U17 tersebut sempat melakukan pemanasan saat di babak kedua. Namun, Bima Sakti tak kunjung menggunakannya sebagai pemain pengganti.
Bima Sakti mengatakan bahwa dua hari belakangan, kondisi kesehatan Amar kurang baik. Alasan itulah yang menjadi keputusan pelatih untuk tidak membebani pemain. “Sakit diare dua hari. Dua hari tidak latihan jadi tidak mungkin kita pasang dan paksakan takut kondisinya memburuk,” katanya, pada Jumat (10/11/2023).
Dia mengungkapkan bahwa Amar membutuhkan waktu yang relatif lebih panjang untuk beradaptasi di Indonesia, terutama dari segi makanan. Pasalnya, pemain kelahiran 2007 ini telah lama tinggal di Jerman. “Dia dari Eropa datang ke sini. Kalau kita orang Indonesia walaupun kita kemarin lima minggu di Jerman kita kembali ke habbit kita dengan masakan dan makanan. Sedangkan amar dari luar,” ucap Bima Sakti.
Dia berharap, di pertandingan selanjutnya melawan Panama di GBT pada Senin (13/11/2023), Amar bisa bergabung untuk memperkuat pertahanan Indonesia. “Ya semoga Amar nanti ke depan bisa lebih baik lagi persiapan lawan Panama,” tandasnya.
Reporter: Izzatun Najibah
Editor: Lizya Kristanti








