• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Paul Munster.

Pelatih Persebaya Surabaya Paul Munster yang selalu menggunakan outfit yang sama setiap pertandingan. (Foto: Media Persebaya)

Alasan Paul Munster, Pelatih Persebaya Tak Pernah Ganti Gaya Pakaian Tiap Pertandingan

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in Olahraga
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Ada satu hal yang bikin menarik setiap melihat pertandingan Persebaya Surabaya. Bukan strateginya, melainkan gaya pakaian atau outfit pelatih Paul Munster.

Jika memperhatikan dengan saksama, Paul Munster tidak pernah mengganti gaya dan jenis pakaiannya setiap pertandingan resmi Persebaya di lapangan hijau. Hanya setelan resmi yang selalu dipakai, yaitu kemeja hitam, sabuk cokelat berbahan kulit, dan celana hitam. Tidak ada yang aneh, namun setelan pria formal ini selalu dikenakan pelatih asal Irlandia Utara tersebut.

You might also like

Final Piala Dunia.

Pemkab Sidoarjo Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Siapkan Doorprize 4 Paket Umrah

18/07/2026 3:02 PM
KONI Kabupaten Malang.

KONI Kabupaten Malang Bidik Juara 2 Porprov Jatim 2027, Siapkan Puslatkab Atlet selama Setahun

08/07/2026 1:19 PM

Terhitung sejak mengasuh pemain Persebaya Surabaya musim Liga 1 2023/2024, Paul Munster memang dikenal sebagai pelatih yang tegas dengan disiplin tinggi.

Baca Juga: World Clean Up Day: Pantai Pancer Jember Jadi Target Bersih-Bersih dan Edukasi Masyarakat Jaga Lingkungan

Secara psikologi, kepribadian atau karakter seseorang bisa dilihat dari bagaimana kebiasaannya. Terutama dalam memilih dan menggunakan setelan pakaian.

Dalam pengakuan Paul Munster, menggunakan setelan formal setiap pertandingan akan menunjukkan sisi profesionalitas dalam dirinya. Inilah karakter tegas yang ingin dia tunjukkan.

“Saya ingin menjadi profesional, saya punya standar sendiri dan memiliki gaya pakaian yang baik,” katanya saat ditanya oleh Tugujatim.id di sela-sela kesibukannya melatih.

Tidak hanya kepada pemain, pelatih kelahiran 9 Februari 1982 tersebut juga ingin memberikan pemahaman bahwa seseorang yang memiliki target atau tujuan tinggi, harus bisa mencapainya dengan sikap profesional dalam bekerja.

Pakaian Paul Munster.
Inilah style Paul Munster di tengah pertandingan Persebaya. (Foto: Media Persebaya)

“Kami sudah melakukan yang terbaik, inilah yang saya inginkan. Saya punya standar tinggi dan banyak harapan kepada pemain,” ucapnya.

Rupanya, dia juga belajar dari pelatih-pelatih sepak bola berkelas di dunia. Memang, jika melihat Erik Ten Hag, Roberto Martinez, Hajime Moriyasu, Carlo Ancelotti, atau Roberto Mancini; mereka tidak pernah lepas dari setelan jasnya ketika berada di pinggir lapangan.

“Jadi, saya ingin menjadi profesional. Lihat semua coach teratas. Mereka semua berpakaian dengan baik. Tapi, itu adalah gaya saya,” ujarnya.

Baca Juga: Selama Tiga Triwulan 2024, Pelanggan Mancanegara di KAI Daop 8 Surabaya Meningkat 

Memang, sejauh ini belum ada aturan khusus yang mengatur pakaian pelatih selama pertandingan. Sehingga, beberapa dari mereka juga menggunakan setelan jersey kaus atau polo yang membuat kesan lebih rapi.

Tetapi, pelatih yang memiliki lisensi UEFA Pro tersebut berpendapat jika jersey merupakan jenis pakaian yang digunakan untuk pemain, bukan pelatih. Bagi dia, antara pemain dan pelatih harus memiliki mentalitas yang berbeda.

“Pakaian jersey itu untuk para pemain. Saya seorang coach. Jadi, mentalitasnya berbeda. Beda bagaimana saya berpakaian,” kata Munster.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Izzatun Najibah

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Surabaya hari iniKota Surabaya hari iniPelatih Persebaya Paul MunsterPelatih Persebaya Surabaya Paul Munster
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Final Piala Dunia.

Pemkab Sidoarjo Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Siapkan Doorprize 4 Paket Umrah

by Dwi Linda
18/07/2026 3:02 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo akan menggelar nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 di kawasan Alun-Alun Sidoarjo,...

KONI Kabupaten Malang.

KONI Kabupaten Malang Bidik Juara 2 Porprov Jatim 2027, Siapkan Puslatkab Atlet selama Setahun

by Dwi Linda
08/07/2026 1:19 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang menargetkan finis sebagai runner-up atau juara kedua pada Pekan Olahraga...

Kota Malang

Dua Tahun Lagi, Velodrome Klir Punya Kota Malang

by Mochamad Abdurrochim
29/06/2026 11:45 AM
0

KOTA MALANG, Tugujatim.id – Dua tahun lagi, Velodrome di kelurahan Madyopuro Kota Malang, bisa menjadi aset Pemkot Malang. Memangnya saat...

Kota Malang

Velodrome Kota Malang Siap Jadi Venue Piala Gubernur Jatim, Tapi Catatannya Banyak Sekali

by Mochamad Abdurrochim
29/06/2026 10:48 AM
0

KOTA MALANG, Tugujatim.id – Agenda penting bulan Juli 2026 bagi Velodrome Kota Malang sudah tercatat. Yaitu kompetisi balap sepeda Piala...

Next Post
Paul Munster.

Paul Munster dan Julukan “Pokok Menang” dari Suporter Persebaya Surabaya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID