• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Anak kandung.

Petugas kepolisian saat memeriksa lokasi perobohan rumah di Jalan Moroseneng, Dusun Gadungan, Desa Karanganyar, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jumat (17/05/2024). (Foto: Polsek Poncokusumo)

Rebutan Harta Gono-gini, Anak Kandung di Poncokusumo Malang Buldozer Rumah Ibunya

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in News
1
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Anak kandung di Jalan Moroseneng, Dusun Gadungan, Desa Karanganyar, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, merobohkan rumah ibunya memakai alat berat pada Jumat (17/05/2024), sekitar pukul 17.00-19.00. Tidak ada perlawanan pembongkaran rumah yang disetujui oleh orang tua dan anak ini. Tapi, polisi tetap menangani kasusnya.

Dalam pembongkaran rumah oleh anak kandung ini, kamera warga sempat merekam prosesnya. Video peristiwa ini pun menyebar di media sosial hingga warganet heboh.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

Kapolsek Poncokusumo AKP Subijanto mengatakan, anak kandung yang membongkar rumah tersebut bernama Khoirul Ramadani, 24. Khoirul merupakan anak dari Sugiati, 43; dan suami pertamanya, Yono Mitro.

Baca Juga: Ini Dia 5 Kecamatan Penghasil Tembakau Terbanyak di Jember, Kamu Wajib Tahu!

Pernikahan Sugiati dan Yono diketahui berakhir dengan perceraian. Saat ini Sugiati telah menikah lagi dengan Driyanto dan memiliki satu anak.

“Rumah yang Desa Karanganyar tersebut merupakan hasil membangun dari pernikahan suami yang pertama. Tapi, tanah tempat rumah tersebut berdiri ini pemberian dari orang tua Sugiati,” jelas Subijanto saat dikonfirmasi pada Sabtu (18/05/2024).

Sekitar dua minggu lalu, Khoirul meminta uang kepada ibunya. Uang yang dimaksud adalah kompensasi gono-gini dari bapak kandungnya sejumlah Rp50 juta.

Sugiati menawarkan agar rumah tersebut dijual seharga Rp50 juta. Hasilnya dibagi dua untuk Khoirul dan anak hasil pernikahannya dengan Driyanto. Khoirul tidak sepakat dengan tawaran ini sehingga dia berniat merobohkan rumah milik ibunya itu.

“Terjadi kesepakatan pembongkaran rumah itu. Jadi, rumah itu sudah dikosongkan semua tujuh hari sebelumnya. Barang-barangnya sudah dipindahkan,” terang Subijanto.

Baca Juga: 5 Inspirasi Warna Rambut Coklat Karamel untuk Wanita Kekinian 2024, Kulit Sawo Matang Tetap Tampil Cantik dan Elegan

Dia mengatakan, kesepakatan antara kedua belah ini sudah dipastikan oleh polisi. Subijanto mengatakan telah meminta keterangan Sugiati. Bahkan, Sugiati telah membuat surat pernyataan bahwa dirinya sepakat terhadap perobohan rumah miliknya.

“Sudah kami datangkan ke kantor, perangkat juga sudah tahu. Sudah ada kesepakatan,” ujar Subijanto.

Sang anak kandung lalu mendatangkan alat berat berupa bego excavator. Dia merobohkan rumah yang dipermasalahkan pada Jumat (17/05/2024). Begitu selesai dibongkar, Khoirul bersama alat berat meninggalkan lokasi.

“Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun rumah sebelahnya ikut terdampak rusak,” kata Subijanto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Anak kandung robohkan rumah ibunyaBerita Kabupaten Malang hari iniKabupaten Malang hari iniRumah ibu di Malang dirobohkan anak kandungRumah ibu di Poncokusumo
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
301 Mahasiswa Berbagai Prodi Diwisuda

301 Mahasiswa Berbagai Prodi Diwisuda, Rektor Unikama Sampaikan 5 Hal Penting Agar Sukses Dalam Berkarir

Comments 1

  1. Pingback: Jalur Alternatif AKDP Mojokerto-Batu Mulai Digarap, Ngeprih Jadi Solusi Atasi Jalan Turunan Curam - Tugujatim.id

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID