• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Gas Melon

Antrean panjang warga kembali terjadi di sejumlah pangkalan Gas LPG subsidi 3 kilogram di Kabupaten Tuban. Foto dok. Rochim

Antrean Warga Berburu Gas Melon di Tuban Masih Mengular Meski Dropping Ditambah

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
2 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Antrean panjang warga berburu gas melon atau LPG subsidi 3 Kg di Kabupaten Tuban kembali terjadi di sejumlah pangkalan.

Di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Tuban, setidaknya tiga pangkalan gas subsidi dipadati warga yang datang sejak pagi untuk mendapatkan gas melon.

You might also like

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

13/06/2026 8:58 AM
Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

12/06/2026 8:54 PM

Pantauan Tugujatim.id di lokasi, ratusan warga tampak membawa tabung kosong dan rela menunggu berjam-jam.

Antrean terlihat mengular hingga ke tepi jalan, bahkan sebagian warga harus berdiri di bawah terik matahari demi memastikan mereka tidak kehabisan jatah.

Gas Melon
Gas Melon: Antrean panjang warga kembali terjadi di sejumlah pangkalan Gas LPG subsidi 3 Kg di Kabupaten Tuban. Foto dok. Rochim

Menariknya, truk pengangkut LPG yang datang ke lokasi bertuliskan “Penambahan Ekstra Droping di Kabupaten Tuban”.

Tambahan distribusi ini seharusnya menjadi angin segar di tengah kelangkaan yang dikeluhkan warga beberapa hari terakhir.

Namun, realita di lapangan menunjukkan hal berbeda. Meski pasokan ditambah, jumlahnya dinilai belum mampu mengimbangi tingginya kebutuhan masyarakat. Dalam waktu singkat, tabung gas yang baru diturunkan langsung diserbu warga.

Lastri, warga Desa Bejagung, Kecamatan Semanding, mengaku sudah lima hari terakhir kesulitan mendapatkan LPG 3 kilogram. Ia bahkan harus berkeliling ke sejumlah pangkalan dan pengecer, namun selalu kehabisan.

“Sudah lima hari cari ke mana-mana tidak dapat. Ini antre dari pagi, semoga saja kebagian,” ujarnya dengan wajah penuh harap.

Gas Melon
Gas Melon: Antrean panjang warga kembali terjadi di sejumlah pangkalan Gas LPG subsidi 3 Kg di Kabupaten Tuban. Foto dok. Rochim

Ia mengungkapkan, kelangkaan ini cukup berdampak pada aktivitas rumah tangga. Kebutuhan memasak sehari-hari menjadi terganggu karena tidak adanya bahan bakar.

Hal serupa disampaikan Nur Hayati, warga Desa Gedongombo, Kecamatan Semanding. Ia mengatakan biasanya masih bisa membeli gas di pangkalan dengan harga sesuai HET, yakni Rp18 ribu per tabung.

“Biasanya beli Rp18 ribu di pangkalan. Tapi sekarang susah sekali, makanya ikut antre di sini,” ucapnya.

Menurutnya, kondisi ini memaksa warga untuk berburu ke berbagai tempat. Bahkan tidak sedikit yang akhirnya pulang dengan tangan kosong karena stok sudah habis lebih dulu.

Di sisi lain, suasana di pangkalan sempat memanas saat distribusi berlangsung. Warga berdesakan mendekati titik pembagian, khawatir tidak mendapatkan jatah. Meski demikian, petugas pangkalan tetap berupaya mengatur antrean agar tetap tertib.

Meskipun ada penambahan dropping, pola distribusi dinilai belum sepenuhnya menjangkau kebutuhan masyarakat secara optimal.

Warga berharap kondisi ini segera membaik. Mereka menginginkan pasokan kembali stabil agar tidak perlu antre panjang setiap kali gas datang, serta bisa menjalankan aktivitas rumah tangga dengan normal tanpa kekhawatiran kehabisan bahan bakar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Muchamad Abdurrochim

Editor: Darmadi Sasongko

 

Tags: berita TubanKabupaten Tubanlpg 3 kg langkaLPG subsidi 3 kgTuban
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Bediding

Fenomena Bediding 2026: Kenapa Suhu Malam hingga Dini Hari Terasa Lebih Dingin Saat Musim Kemarau?

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:22 PM
0

Tugujatim.id - Masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia bagian selatan mulai merasakan perubahan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari...

DPRD Surabaya.

Warga Ketar-ketir, DPRD Surabaya Tegaskan Kenaikan Pertamax Bukan Alasan Utama Harga Barang Naik

by Dwi Linda
12/06/2026 6:33 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Menyikapi kenaikan harga Pertamax, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya melihat adanya penyesuaian tersebut tidak serta...

Next Post
realisasi investasi

Realisasi Investasi Kabupaten Sidoarjo Tembus Rp18,88 Triliun

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID