Apes! Diduga Rusak Mesin YZR-M1, Maverick Vinales Dilarang Balapan Di GP Austria

Apes! Diduga Rusak Mesin YZR-M1, Maverick Vinales Dilarang Balapan Di GP Austria

  • Bagikan
Diduga rusak mesin motor, Maverick Vinales dilarang ikut GP Austria/tugu jatim
Diduga rusak mesin motor, Maverick Vinales dilarang ikut GP Austria. (Foto: Pinterest)

Tugujatim.id – Nasib apes menimpa pembalap MotorGP Maverick Vinales. Dia dilarang tampil pada seri balapan Austria akhir pekan ini. Sebelumnya rider asal Spanyol tersebut mengejutkan penggemarnya dengan memutus kontrak di tengah jalan dengan timnya, yang sejatinya akan berakhir pada musim ini.

Kini pembalap kelahiran 1995 tersebut ditimpa kabar kurang baik, yaitu Monster Energy Yamaha memutuskan melarangnya untuk tampil di GP Austria pada Minggu (15/8/2021) ini.

“Yamaha dengan menyesal mengumumkan bahwa masuknya Maverick Vinales ke ajang MotoGP Austria akhir pekan ini telah ditarik oleh tim Monster Energy Yamaha MotoGP,” ujar Yamaha dilansir dari Yamahamotogp, melalui website resmi.

“Keputusan Yamaha mengikuti analisis mendalam tentang telemetri dan data selama beberapa hari terakhir,” lanjut pernyataan tersebut.

Absennya pembalap bernomor 12 ini bermula ketika balapan GP Styria Minggu (8//8/2021) lalu. Monster Energy Yamaha menemukan sesuatu yang janggal dari cara balap Vinales. The Top Gun diduga mengendarai motor YZR-M1 dengan cara yang tidak biasa dan berpotensi akan merusak mesin motor.

Tak hanya itu, cara balap dari ayah satu anak ini juga menyebabkan risiko serius bagi pengendara itu sendiri dan mungkin menimbulkan bahaya bagi semua pengendara lain di balapan MotoGP.

Bahkan pihak Monster Energy Yamaha menyatakan akan bertaruh hanya dengan satu pembalap saja pada balapan yang diadakan di Sirkuit Red Bull Ring, yaitu Fabio Quartararo yang kini sedang memimpin puncak klasemen.

Namun, Yamaha tidak menutup kemungkinan jika nasib buruk Vinales akan mengakhiri kontrak di Yamaha dengan baik harus kandas.

“Keputusan mengenai balapan di masa depan akan diambil setelah analisis situasi yang lebih rinci dan diskusi lebih lanjut antara Yamaha dan pebalap,” pungkas pernyataan tersebut.

  • Bagikan