• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Blockchain

Suasana roadshow seputar dunia blockchain di Malang.(foto: Yona Arianto)

Era Digitalisasi Makin Pesat, Asosiasi Blockchain Beri Edukasi Pada Milenial Agar Tak Mudah Ketipu

Yona Arianto by Yona Arianto
2 years ago
in Bisnis
0
Share on FacebookShare on Twitter

Malang, Tugujatim – Setelah Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mengeluarkan regulasi terkait tentang perdagangan pasar fisik aset kripto (crypto asset) assosiasi kripto Indonesia terus memberikan edukasi kepada generasi milenial agar lebih kenal dengan kripto aset sehingga tidak mudah tertipu.

Hal itu terlihat saat asosiasi blockchain Indonesia menggelar roadshow ke Malang pada Minggu (12/05/24) di salah satu cafe di Dau Malang.

You might also like

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

05/06/2026 8:55 AM
Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

04/06/2026 9:30 PM

Resna Raniadi, Chief Operating Officer (COO) UPbit mengatakan jika pasar kripto di Indonesia yang terus berkembang hingga saat ini mendorong para expert di bidang blockchain untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih aware atau waspada.

“Mengingat pasarnya di Indonesia ini terus berkembang, maka ada inisiasi, bulan ini bulan literasi crypto, ini sudah jalan tahun ke dua, targetnya makin banyak masyarakatnya teredukasi dengan berkaitan dunia blockchain, aset crypto dan sebagainya,” ungkap Resna.

Resna lebih lanjut mengatakan jika banyak kasus di lapangan yang mengatasnamakan sebuah project tertentu atau exchange tertentu namun akhirnya melakukan penipuan.

“Exchanger yang saya itu Upbit itu yang mewakili dari pihak exchange, karena di lapangan kasusnya lumayan banyak, dan mengatasnamakan project, exchange tertentu tapi ternyata penipuan,” tuturnya.

Dengan informasi yang benar dan edukasi yang cukup, Resna berharap literasi kripto semakin tinggi.

“Di malang sendiri perkembangannya cukup tinggi, justru Malang ini jadi daerah yang nantinya akan kita beri fokus penuh. Agar semakin banyak yang teredukasi dan menjadi investor yang bijak. Sehingga nantinya banyak project yang tumbuh dan berkembang,” beber Resna.

blockchain
antusiasme milenial dan gen-z saat para expert memberi edukasi tentang dunia blockchain.(foto:Yona Arianto)

Blockchain Jadi Pilar Utama Digitalisasi Ekonomi

Resna juga menuturkan bahwa semakin masifnya edukasi seputar aset kripto, maka kedepan blockchain bisa menjadi pilar utama mendorong pertumbuhan ekonomi dari sisi aset aset digital.

“Kok bisa blockchain bangun digitalisasi ekonomi? Simpelnya gini, memudahkan transaksi, idealnya nanti tidak ada lagi lembaga perbankan seperti saat ini, jadi transfernya tinggal personal aja, transparan dan ekonominya juga bahkan lebih unggul, tapi itu masih panjang sekali waktunya,” ungkapnya.

Saat ini yang baru berjalan hanya sekedar aset investasi saja. Sejauh ini, masih berjalan beriringan. Jadi aset yang dijual belikan ini masih lead perbankan, jadi setelah dikirim nanti baru ditukarkan menjadi bitcoin, crypto dan lain sebagainya.

Resna juga menuturkan bahwa perkembangan aset digital yang makin pesat membuat banyak institusi yang memasukkan investasinya ke blockchain.

“Seberapa pesat digitalisasi ekonominya saya kira sudah pesat, terutama di 2024 ini, banyak institusi yang mulai memasukkan investasi ke blockchain, perusahaan-perusahaan juga mulai investasi meski masih atas nama individu, karena regulasinya belum dibolehkan untuk PT,” ungkap

Sebagai informasi bulan literasi kripto telah menjadi inisiatif pemerintah yang dimotori oleh Kementerian perdagangan, bersama komunitas blockchain. Bulan Mei ditetapkan sebagai bulan meningkatkan pemahaman kepada masyarakat terkait dunia kripto dan blockchain.

Asosiasi blockchain Indonesia dalam roadshownya ke Malang kali ini membawa 3 narasumber yakni Javier Tan (Co-Founder & CEO Creo Engine), Lawrence S (CEO Nobi), Angga Andinata (Influencer/KOL) serta dimoderatori oleh Trinova (Founder Explore Cryptopedia).

Tags: Aset Kriptoasosiasi blockchain indonesiaBlockchaincrypto assetdigitalisasi ekonomi
Yona Arianto

Yona Arianto

Related Stories

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:55 AM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Kabupaten Probolinggo terus memperluas jaringan pemasaran komoditas unggulan daerah. Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menjalin kerja sama...

Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 9:30 PM
0

Tugujatim.id – Di tengah derasnya arus konten yang muncul setiap hari di TikTok, perhatian pengguna menjadi sesuatu yang sangat berharga....

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Bojonegoro

Jasa Jagal Hingga Las Hewan Kurban, Ramai Diburu Saat Iduladha di Bojonegoro

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 8:14 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Momentum Hari Raya Iduladha membawa berkah tersendiri bagi sejumlah warga di Kabupaten Bojonegoro. Tidak hanya pedagang hewan...

Next Post
Personel KW 12

Puncak HUT PT Pegadaian Ke-123 Tahun Meriah Dihibur KW 12 Rock Band dan Yeni Inka

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID