BATU, Tugujatim.id – Atlet gulat Kota Batu meraih juara umum dalam ajang bergengsi Porprov IX Jatim 2025. Kontingen berhasil mempertahankan juara setelah meraih 4 emas, 2 perak, dan 4 perunggu pada Kamis (03/07/2025).
Raihan atlet gulat Kota Batu ini membuat masuk 10 besar klasemen sementara sesuai target awal. Kota Batu kini meraih 21 emas, 26 perak, dan 32 perunggu hingga H-1 Porprov IX Jatim 2025 berakhir.
Baca Juga: Gagal Pertahankan Juara Umum Porprov Jatim 2025, Atlet Gulat Kabupaten Malang Raih 8 Medali
Pelatih Gulat Kota Batu Wahyu Tri Sulistyo Asih mengaku bangga atas raihan anak asuhannya sebagai juara umum di cabor gulat. Dia bangga dan puas timnya menerapkan instruksi dengan baik.
”Saya senang anak-anak (atlet gulat, Red) permainannya optimal dan sangat bagus. Mereka bisa menerapkan teknik sesuai latihan selama ini,” kata Wahyu, Jumat (04/07/2025).
Pegulat Berlaga di Porprov Jatim
Peraih Emas:
- Saeful Anwar dan Adam Maulana sukses menyumbangkan emas masing-masing di kelas GR (gaya Yunani) -77 kg dan FS (gaya bebas) -74 kg.
- Gangga Wahyu Putra Pratama meraih emas di kelas 60 kg dan Aditya Bima Tedjabuana Dimyati yang di kelas 50 kg.
Peraih Perak:
- Salfero Al Fajri Putra Eka Sadana.
Peraih Perunggu:
- Syafira Azkiya Ramadhani.
Dia mengatakan, atlet gulat Kota Batu meraih total 4 medali emas, 2 medali perak, dan 4 medali perunggu.
Sementara itu, Ketua KONI Kota Batu Sentot Ari Wahyudi ditemui secara terpisah mengaku bersyukur cabor gulat bisa membuktikan dirinya sebagai cabor andalan untuk memasok emas. Apalagi, dia mengatakan, mereka dinobatkan sebagai juara umum.
Untuk diketahui, atlet gulat Kota Batu dalam Porprov Jatim 2023 juga meraih juara umum. Total raihannya 5 emas dan 1 perunggu. Kesan baik itu membuat KONI Kota Batu mengucurkan bonus mentas sebesar Rp7,5 juta kepada para peraih medali emas.
“Capaian ini hasil kerja keras dan komitmen bersama. Ini semoga jadi pemantik semangat generasi muda untuk terus berprestasi,” ujar Sentot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Ulul Azmy
Editor: Dwi Lindawati







