BATU, Tugujatim.id – Atlet mixed martial arts (MMA) Kota Batu sukses meraih prestasi dengan menyumbangkan medali emas di ajang Porprov IX Jatim 2025. Atlet MMA Kota Batu bertanding di GOR Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.
Untuk diketahui, tim beregu atlet MMA Kota Batu ini tergabung dalam Indonesia Beladiri Camp Association (IBCA) Kota Batu. Meski sempat terkendala jadwal laga yang buruk, atlet MMA Kota Batu ini berhasil membanggakan nama Kota Pariwisata.
Baca Juga: Babak 8 Besar Porprov IX Jatim 2025, Sepak Bola Mojokerto Siap Ladeni Trenggalek
Rincian medali, tim MMA Kota Batu menyumbangkan 1 emas, 2 perak, dan 1 perunggu. Mereka harus bersusah payah meraih prestasi meski jadwal pertandingan yang berubah-ubah dan kurang ideal.
Para atlet MMA Kota Batu sejak babak penyisihan harus mengikuti jadwal yang tidak menentu dan perubahan waktu bertanding secara tiba-tiba. Bahkan, beberapa laga berlangsung hingga dini hari yang berdampak pada kondisi fisik dan mental para atlet.
“Kondisi ini tidak menguntungkan atlet. Mereka sudah tampil optimal sejak awal, namun kurangnya waktu istirahat memengaruhi performa di babak-babak penting,” ujar pelatih IBCA-MMA Kota Batu Haris Faris Kusuma.
Catatan Prestasi Atlet MMA Kota Batu
Sahid, petarung di kelas 75 kg dan peraih medali perak Porprov 2023 yang andal ini kembali meraih medali perak. Catatan ini dia raih usai bertarung sengit melawan atlet dari Kabupaten Sampang di babak final.
Sementara Dea melaju ke final turun di kelas 50 kg. Dia harus mengakui keunggulan lawannya dari Kabupaten Kediri dan menyumbang medali perak untuk Kota Batu.
Sedangkan Rafael William mengalahkan lawannya di kelas 63 kg. Dia mempersembahkan medali emas bagi kontingen Kota Batu.
“Saya minta atlet tetap fokus pada laga dan menjaga semangat juang terlepas dari persoalan teknis penyelenggaraan. Hasil yang mereka raih ini adalah buah dari kerja keras dan latihan disiplin,” tambah Haris.
Buruknya pengaturan jadwal dan manajemen laga pun menuai protes dari sejumlah kontingen daerah, termasuk Kota Batu. Mereka mengajukan keberatan resmi kepada panitia pelaksana, terutama soal keputusan juri dan skorsing pertandingan selama beberapa jam.
Meski begitu, hasil dari atlet MMA Kota Batu ini menambah perolehan medali Porprov Jatim IX 2025. Prestasi ini tentu akan menjadi motivasi untuk terus membina atlet-atlet bela diri yang berdaya saing tinggi di masa depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Ulul Azmy
Editor: Dwi Lindawati







