Bahaya Kesehatan Di Balik Kenikmatan Kopi, Ini Kata Ahli

Bahaya Kesehatan Di Balik Kenikmatan Kopi, Ini Kata Ahli

  • Bagikan
Kopi menyehakan jika dikonsumsi dalam jumlah yang tepat/tugu jatim
Kopi menyehakan jika dikonsumsi dalam jumlah yang tepat. (Foto: Pexels)

Tugujatim.idKopi menjadi bagian konsumsi manusia yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupannya sehari-hari. Ada yang memanfaatkan kopi untuk mengatasi rasa ngantuk. Ada juga yang menjadikan kopi sebagai gaya hidup, terutama di kalangan milenial. Tidak ada yang salah dengan mengkonsumsi kopi apapun tujuannya.

Akan tetapi, sebuah penelitian terbaru diterbitkan dalam Nutritional Neuroscience membuktikan adanya bahaya kesehatan akibat konsumsi kopi yang berlebihan. Penelitian tersebut menjelaskan bahwa mengkonsumsi kopi sebanyak enam cangkir atau lebih per hari dapat mengganggu kesehatan otak dan meningkatkan resiko penyakit saraf seperti demensia (berkurangnya daya ingat).

Penelitian tersebut dilakukan dengan mengamati kebiasaan minum kopi sebanyak 17.702 orang. Orang-orang ini tergabung dalam UK Biobank, database biomedis besar yang terdiri dari informasi genetik dan kesehatan dari setengah juta orang di Inggris.

Melansir dari Well and Good, Joel Salinas, asisten profesor neurologi di NYU Grossman School of Medicine menyatakan bahwa volume otak adalah indikator dalam menentukan cedera otak secara fisik dan struktural.

Sehingga, dalam penelitian tersebut ditemukan bahwa orang-orang yang mengkonsumsi lebih dari enam cangkir kopi per hari cenderung memiliki volume otak yang lebih kecil pada gambar di MRI (Magnetig Resonance Imaging).

Penelitian ini tidak secara eksplisit menjelaskan bahwa konsumsi kopi yang berlebihan dapat menyebabkan penyusutan otak. Otak memang secara alami mengalami atrofi, yaitu kondisi medis yang menyebabkan volume otak menyusut seiring bertambahnya usia.

Akan tetapi tingkat atrofi terjadi lebih besar pada orang yang memiliki tanda-tanda awal penyakit neurodegeneratif seperti demensia (penurunan daya ingat) dan Alzheimer (pernyakit yang menyebabkan penurunan daya ingat). Sehingga, penelitian ini masih bisa dijadikan pedoman.

Hasil ini mengingatkan bahwa meskipun kopi sebagai minuman yang memiliki kandungan antioksidan, vitamin, dan mineral, akan tetapi jika dikonsumsi secara berlebihan akan menimbulkan masalah kesehatan otak dan saraf.

Sebelumnya, penelitian terdahulu pernah mengungkapkan dampak positif kopi bagi kesehatan. Menurut Ajeet Sodhi, seorang ahli saraf dan direktur perawatan neurokritik di California Institute of Neuroscience, senyawa dalam kopi dapat berdampak positif pada protein di otak yang terhubung dengan Alzheimer dan Parkinson. Tetapi ini dengan catatan bahwa senyawa tersebut berada pada takaran cukup, tidak berlebihan.

Lalu berapa ukuran aman minum kopi? Suatu penelitian menjelaskan bahwa takaran aman untuk mengkonsumsi kopi per harinya adalah sekitar empat sampai lima cangkir dengan maksimal asupan kafein sebanyak 400 miligram.

  • Bagikan