BANYUWANGI, Tugujatim.id – Jika anda mencari tempat snorkeling dan diving, anda pasti tidak akan melewatkan wisata yang satu ini ketika pergi ke Banyuwangi, Jawa Timur.
Bangsring Underwater terkenal dengan destinasi snorkeling dan divingnya yang sungguh menawan. Wisata ini didirikan tujuannya untuk membantu perekonomian warga dan juga tempat konservasi pembudidayaan terumbu karang.
Pada 2014, para nelayan mulai melakukan pembudidayaan terumbu karang dikarenakan sebelum tahun tahun itu, mereka masih sering menangkap dengan menggunakan bom ikan sehingga makhluk hidup lainnya juga ikut terkena dampaknya.
Bangsring Underwater atau juga bisa dipanggil Bunder ini pertama kali dibuka pada Agustus 2014. Mereka juga pernah memperoleh penghargaan Kalpataru Kategori Penyelamat Lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada 2017.
Hanya berjarak 10 meter dari bibir pantai, anda sudah bisa melihat keindahan soft coral dan ikan hias yang ada. Terdapat banyak sekali jenis ikan yang ada di sana seperti sergeant major, lion fish, nemo, dan jenis ikan lainnya. Untuk melihat lebih jelasnya, anda bisa menyebrang ke rumah apung yang berada di tengah-tengah laut.

Lokasi Bangsring Underwater
Untuk menuju area Bangsring Underwatrer anda bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Lokasinya sendiri berada di Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi. Dari Stasiun Banyuwangi Kota memerlukan waktu 40 mnt untuk menempuh jarak 26 km.
Fasilitas
Bangsring Underwater tentu saja menawarkan begitu banyak fasilitas yang akan mendukung kenyamanan para pengunjungnya. Mulai dari tempat parkir yang luas, toilet yang tersedia banyak, terdapat mushola, mereka juga menyewakan alat-alat untuk snorkeling maupun diving seperti mask, regulator, wetsuit, BCD, weigh belt, fins, gauges, dan tabung udara.
Wisata ini juga menyediakan pemandu sehingga jika pemula ingin melakukan snorkeling maupun diving anda bisa ditemani oleh sang pemandu.
Disarankan untuk datang pagi agar bisa memilih jadwal kapal shuttle sesuai yang anda inginkan. Anda bisa menyewa kapal untuk pergi ke Pulau Tabuhan maupun Pulau Menjangan. Pulau Tabuhan merupakan sebuah pulau tak berpenghuni yang menawarkan pasir putih bersih dengan kekayaan biota laut yang menawan.
Harga Tiket dan Jam Operasional
Biaya yang dibutuhkan untuk masuk wisata ini bisa dibilang terjangkau. Namun jika anda ingin menambah fasilitas-fasilitas lain maka juga ada biaya tambahannya. Untuk tiket masuk hanya Rp5 ribu per orangnya dan untuk parkir antara Rp5-10 ribu per mobil. Jam operasionalnya sendiri buka mulai dari jam 7 pagi hingga jam 6 sore.
Fasilitas lain
Penyebrangan ke Rumah Apung = Rp5 ribu
Kano = Rp30 ribu untuk satu orang/Rp40 ribu untuk dua orang
Paket Pulau Menjangan = Rp2,1 juta untuk 10 orang
Perahu Pulau Tabuhan = Rp500 ribu untuk 10 orang dan Rp5 ribu untuk tiket masuk pulau
Paket satu set lengkap diving dengan pemandu = Rp500 ribu/test dive 15 menit Rp150 ribu
Review Wisatawan
Pengunjung Bangsring Underwater, Kurniani Wismaningsih mengungkapkan komentarnya melalui kolom Google Maps. Dia berpendapat bahwa pemandangan bawah laut yang disajikan Bangsring Underwater sangat mempesona.
Bangsring Underwater memberikan pengalaman yang tidak terlupakan karena banyak hal baru yang bisa anda lakukan seperti berenang bersama hiu. Selain itu karena pembudidayaan terumbu karang yang membuat dasar laut terlihat berwarna dan memberikan tempat untuk ikan bertahan hidup.
“Wisata laut yang menyuguhi panorama Selat Bali yang tenang ombaknya. terdapat rumah apung, sebagai tempat konservasi ikan dan penyu yang terluka. Anda dapat melakukan diving n snorkling karena pemandangan bawah lautnya sangat cantik. Anda juga dapat menyebrang ke Pulau Tabuhan melalui tempat ini dengan menyewa perahu seharga Rp500 ribu yang dapat diisi max 10 orang,” tulisnya.
—
Secara keseluruhan, Bangsring Underwater adalah destinasi yang tidak boleh anda lewatkan. Jika anda memang penyuka biota bawah laut, anda wajib untuk mengunjungi wisata ini ketika berlibur di Banyuwangi. Dan juga anda dapat merasakan pengalaman yang mungkin hanya anda rasakan satu kali seumur hidup.
Penulis : Zidni Zidan (Magang)
Editor: Lizya Kristanti








