PASURUAN, Tugujatim.id – Dua aliran sungai meluap di Kota Pasuruan, Rabu malam (05/04/2023). Aliran Sungai Welang dan Sungai Petung meluber akibat banjir kiriman dari daerah hulu di dataran tinggi Kabupaten Pasuruan.
Dua sungai ini meluap menjelang Isya, sekitar pukul 19.00 WIB. Luapan aliran Sungai Welang merendam puluhan warga di Kampung Rujakgadung, Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo.
Kalaksa BPBD Kota Pasuruan Samsul Hadi mengatakan, genangan air di Kampung Rujakgadung mencapai setinggi 50-70 cm.
“Ada sekitar 85 KK atau sekitar 200 jiwa yang rumahnya terendam banjir,” ujar Samsul.
Dia mengatakan belum ada warga yang mengungsi akibat banjir. Selain itu, banjir kiriman di Kampung Rujakgadung saat ini sudah mulai surut.
“Masih ada genangan dengan ketinggian sekitar 10 sentimeter dan terus menurun,” imbuhnya.

Sementara luapan Sungai Petung merendam jalan raya Pantura di sepanjang Jembatan Buk Wedi, Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul. Samsul mengatakan, genangan air akibat luberan Sungai Welang sempat mencapai setinggi 10 sentimeter.
“Untuk saat ini sudah surut, petugas menyemprot lumpur untuk meminimalisasi kecelakaan,” ungkapnya.
Samsul menjelaskan, meluapnya dua sungai di wilayah Kota Pasuruan ini akibat hujan deras dengan intensitas tinggi di wilayah hulu. Di antaranya, di wilayah dataran tinggi lereng Gunung Arjuno-Welirang, wilayah Kecamatan Purwodadi, Kecamatan Purwosari, hingga wilayah Kecamatan Puspo dan Kecamatan Pasrepan.
“Intensitas hujan tinggi di wilayah hulu antara 4-5 jam sehingga debit air sungai wilayah hilir naik dan meluap,” ujarnya.








