• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Miftahudin Ramli berangkat dari Stadion Kanjuruhan Malang menuju Stadion Gelora Delta Sidoarjo untuk melakukan misi kemanusiaan terkait tragedi Kanjuruhan. Foto: Fajar Agastya

Miftahudin Ramli berangkat dari Stadion Kanjuruhan Malang menuju Stadion Gelora Delta Sidoarjo untuk melakukan misi kemanusiaan terkait tragedi Kanjuruhan. Foto: Fajar Agastya

Bersepeda Bawa Keranda ke Senayan, ASN Kota Batu Diduga Diminta Tak Lanjutkan Misi Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Seorang ASN Kota Batu, Miftahudin Ramli alias Midun (53) bersepeda membawa keranda dari Malang, Jawa Timur, ke Senayan, Jakarta. Aksi itu sebagai bentuk mengingatkan tentang tragedi Kanjuruhan.

Namun, beredar kabar bahwa Midun diminta tak melanjutkan misi usut tuntas tragedi Kanjuruhan itu. Hal itu dikatakan oleh Koordinator Tim Gabungan Aremania (TGA), Dyan Berdinandri, pada Jumat (05/08/2023).

You might also like

Tol Jombang-Mojokerto.

Lagi! Tragedi di Tol Jombang-Mojokerto: Satu Orang Tewas usai Honda City Tabrak Truk Gandeng

12/06/2026 9:55 AM
Mayat bayi.

Geger! Penemuan Mayat Bayi dalam Kardus di Kebun Tebu Gondanglegi Malang

11/06/2026 6:47 PM

Dikatakan, Midun sempat ditemui oknum pegawai Dinas Pariwisata Kota Batu saat berada di Pos TGA Kota Malang pada Kamis (03/8/2023) lalu. Diduga ada permintaan dari Kepala Dinas Pariwisata (Kadisparta) Kota Batu untuk tidak melanjutkan misi itu.

“Saat pak Midun tiba di Stadion Gajayana, malamnya telah didatangi Kepala Dinas Pariwisata dari Pemkot Batu yang diduga kuat agar tidak melanjutkan misi usut tuntas ini,” kata Dyan, pada Jumat (4/8/2023).

Dari info yang didapat Dyan dari salah seorang anggota keluarga Midun, bahwasanya Midun awalnya sempat diminta tidak berangkat dengan membawa keranda hingga ke Jakarta.

Pihak keluarga Midun sempat dijanjikan akan diajak berwisata bila misi itu dibatalkan, namun upaya itu gagal lantaran Midun memilih untuk melanjutkan misi bersepedanya sampai tujuan akhir.

Dyan juga mendapat informasi bahwa istri Midun, Nowo Dyah Sihkanti sempat didatangi oleh Kadisparta Kota Batu untuk membujuk Midun agar tak melanjutkan perjalanannya. “Dapat informasi dari salah satu anaknya, jika istri Pak Midun didatangi Kepala Dinas Pariwisata beserta jajaran untuk diajak menemui Pak Midun di Stadion Gelora Delta Sidoarjo (Jawa Timur),” katanya.

Kedatangan pihak Pemkot Batu itu menurut Dyan membuat Midun khawatir akan kondisi keluarganya, padahal Midun ingin tetap melanjutkan ekspedisi bersepedanya hingga ibukota. “Pak Midun sempat kontak dengan saya saat dia tiba di Gelora Delta. Dia kepikiran kondisi keluarganya di rumah karena didatangi oleh orang kantornya,” ungkap Dyan.

Meski khawatir, Midun tetap melanjutkan ekspedisinya dengan bersepeda dari Stadion Gelora Delta Sidoarjo menuju Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, dengan membawa keranda.

Kedatangan pihak Pemkot Batu kepada keluarga Midun juga membuat Dyan heran. Pasalnya, Midun secara resmi mengajukan cuti kepada pihak Kadisparta Kota Batu. “Pimpinannya mengetahui kalau Pak Midun ambil cuti,” katanya.

TGA menyayangkan sikap dari Pemkot Batu itu. Pasalnya, aksi Midun merupakan bentuk kebebasan berekspresi dalam berpendapat. “Setiap orang berhak mengeluarkan pendapat dan berekspresi selama masih dalam batas kewajaran. Apalagi aksi Pak Midun membawa misi kemanusiaan terkait tragedi Kanjuruhan yang hingga kini masih belum ada kejelasan,” kata Dyan.

Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai membantah bahwa Kadisparta Kota Batu meminta Midun untuk tidak melanjutkan misi kemanusiaan tersebut. “Tidak benar itu, malahan beliau (Kadisparta) tanya bagaimana kondisi fisiknya (Pak Midun), lalu apa sudah mengurus izin cuti, karena beliau adalah ASN,” jelasnya.

Reporter: Yona Arianto
Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita malangberita Malang hari inibersepeda ke senayanMalangsenayan
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Tol Jombang-Mojokerto.

Lagi! Tragedi di Tol Jombang-Mojokerto: Satu Orang Tewas usai Honda City Tabrak Truk Gandeng

by Dwi Linda
12/06/2026 9:55 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Ruas Tol Jombang-Mojokerto (Tol Jomo) kembali menjadi saksi bisu sebuah tragedi yang merenggut nyawa. Satu orang dilaporkan...

Mayat bayi.

Geger! Penemuan Mayat Bayi dalam Kardus di Kebun Tebu Gondanglegi Malang

by Dwi Linda
11/06/2026 6:47 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, geger dengan penemuan mayat bayi perempuan yang ditemukan di...

Pantai Pangi.

3 Santri Terseret Ombak di Pantai Pangi Blitar saat Outing Class, Satu Korban Hilang

by Dwi Linda
11/06/2026 4:40 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak tiga santri asal Pondok Pesantren (Ponpes) Muhammadiyah Markas Quran Kabupaten Kediri terseret ombak besar di Pantai...

Mobil di Surabaya.

2 Mobil di Surabaya Tercebur dan Terjun dalam Sehari, Pemicu Pengemudi Sama-Sama Diduga Hilang Kendali

by Dwi Linda
09/06/2026 7:38 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Dua kecelakaan tunggal yang melibatkan mobil pribadi terjadi di dua lokasi berbeda di Kota Surabaya, Jawa Timur,...

Next Post
Ditinggal Aji Santoso, Kapten Persebaya Sedih dan Frustasi

Ditinggal Aji Santoso, Kapten Persebaya Sedih dan Frustasi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID