MALANG, Tugujatim.id – Bikin ngiler! Se’i Sapi dan Ayam olahan ala Nusa Tenggara Timur (NTT) kini dengan mudah bisa dinikmati di Kota Malang. Aroma daging asap berkualitas dengan sentuhan khas, cocok menjadi menu wisata kuliner bersama keluarga.
Se’i sendiri adalah sebuah teknik pengasapan tradisional asal Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Menu ini menjadi ciri khas dan andalan bagi restauran cepat saji, Se’Indonesia.
“Daging diolah melalui proses slow-cooked yang telah dimodernisasi, memungkinkan cita rasa asap meresap secara perlahan sehingga menghasilkan tekstur yang konsisten, lembut, dan tetap juicy,” jelas Rinaldi Dharma Utama, Co-Founder & CEO Se’Indonesia, Senin (9/2/2026).
Pendekatan ini dilakukan tanpa mengesampingkan kualitas bahan maupun keterjangkauan. Sehingga hidangan ini dapat dengan mudah ditemukan dan dinikmati masyarakat luas, terutama di Kota Malang.

Kini, Se’Indonesia menghadirkan outlet terbarunya di Kawasan Soehat Kota Malang. Aneka menu andalannya menambah daftar panjang kuliner yang patut menjadi sajian wisata kuliner bersama orang terdekat.
Menu berkualitas yang bisa dipesan di antaranya;
- Se’i Sapi Original, dengan irisan daging lembut bercita rasa gurih dengan aroma asap yang khas, tersedia juga pilihan Se’i Ayam.
- Se’i Bakar Madu, menghadirkan perpaduan rasa manis gurih dengan aroma smoky
- Menu pelengkap beragam seperti PANSOS (Paket Gorengan dan Sosis) dengan harga mulai dari Rp12,000-an.
- Dessert Se’i Sweet Bola Pisang Madu, perpaduan bola pisang madu hangat dengan es krim vanila.
Bahasa Isyarat dan Pelayanan
Kehadiran outlet di Kota Malang menjadi bagian dari perjalanan dalam membangun pengalaman pelanggan yang lebih utuh. Tidak hanya berfokus pada rasa, tetapi juga pada cara pelanggan berinteraksi dan merasa nyaman sejak pertama kali datang.

Karena pengalaman pelanggan selalu dimulai jauh sebelum hidangan tersaji di meja. Termasuk mulai dari sambutan awal, dinamika interaksi antara Tim Outlet dan pelanggan, hingga suasana ruang yang mendukung kenyamanan.
“Karakter masyarakat yang beragam dan dinamis, konteks ini menjadi fondasi yang tepat bagi kami mengembangkan setiap outlet sekaligus mulai menghadirkan pendekatan layanan yang lebih peka dan inklusif,” urainya.
Karena itu juga Se’Indonesia memberikan pelatihan dasar bahasa isyarat bagi Tim outlet sebagai bagian dari rangkaian soft opening, bekerja sama dengan Komunitas Akar Tuli Malang.
Pelatihan ini menjadi langkah awal untuk membekali Tim dengan pemahaman dasar tentang beragam cara berkomunikasi, sekaligus membangun pendekatan layanan yang lebih peka dan adaptif dalam menghadapi berbagai situasi interaksi dengan pelanggan.
“Bagi kami, hospitality bukan hanya soal apa yang disajikan, tetapi bagaimana setiap orang merasa diterima,” ujar Rinaldi.

Pelatihan dasar ini juga membuka perspektif baru bagi Tim outlet, bahwa gestur sederhana dan upaya untuk saling memahami dapat menjadi awal dari pengalaman makan yang benar-benar berkesan bagi pelanggan.
Setiap layanan diharapkan dapat berjalan lebih fleksibel, natural, dan penuh perhatian, seiring dengan beragamnya karakter, latar belakang, serta cara berinteraksi pelanggan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Editor: Darmadi Sasongko








