• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kebun Raya Mangrove Surabaya.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko saat meresmikan Kebun Raya Mangrove Surabaya, Rabu (26/07/2023). (Foto: Bagus for Tugu Jatim)

BRIN Catat Keunikan Kebun Raya Mangrove Surabaya dan Spesies Endemiknya

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Kebun Raya Mangrove Surabaya baru saja diresmikan pada Rabu (26/07/2023). Puluhan spesies mangrove yang tumbuh di kawasan ini menjadi keunikan tersendiri bagi BRIN.

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko mengatakan bahwa Kebun Raya Mangrove Surabaya memiliki ragam keunikan dari flora dan fauna.

You might also like

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

01/06/2026 10:33 AM
Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

17/05/2026 9:21 AM

“Selamat untuk arek-arek Suroboyo dan warga Jawa Timur. Tempat ini sangat unik di antara 44 kebun raya di Indonesia yang lain. Ini salah satu yang menurut saya dikelola dengan baik dan konsisten. Karena tidak semua pemerintah daerah berhasil mengolah secara konsisten,” katanya saat turut mendampingi Megawati Soekarnoputri saat membuka peresmian Kebun Raya Mangrove Surabaya, Rabu (26/7/2023).

Dalam pujiannya, Tri Handoko mengatakan bahwa dari 100 pengusulan pemerintah daerah untuk melestarikan mangrove, baginya Surabaya menjadi salah satu kota terbaik.

BRIN mencatat, jumlah spesies di Kebun Raya Mangrove Surabaya yang berhasil diidentifikasi berjumlah 57 jenis tapi baru teregistrasi sebagai koleksi resmi baru 17 jenis.

“Jadi banyak PR untuk Pak Wali,” imbuhnya.

Tri Handoko menjelaskan bahwa kebun raya merupakan tempat konservasi habitus. Sehingga tidak menutup kemungkinan dalam proses pertumbuhannya akan banyak jenis flora dan fauna yang berkembang.

“Kebun raya ini bisa dibilang merupakan satu-satunya tool kami untuk menjaga biodiversitas karena Indonesia itu pemilik biodiversitas terbesar di dunia dari luar, darat nomor dua setelah Brasil,” ungkapnya.

Tidak hanya sebatas sebagai tempat wisata dan edukasi. Kebun Raya Mangrove juga harus memiliki keberlanjutan dari segi pemanfataan pengelolaan flora dan fauna.

“Kami tidak hanya konservasi, tapi bagaimana kami bisa memanfaatkan biodiversitas itu menjadi obat dan sebagainya. Kami sudah siapkan dan semoga akan menjadi sentra untuk pemanfaatan biodiversitas yang masuk termasuk mangrove macam flora dan fauna,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Kebun Raya Mangrove juga harus bisa memiliki manfaat dan hal baik lainnya terutama di bidang perekonomian untuk menggerakkan perputaran roda ekonomi masyarakat.

“Kebun raya bukan hanya untuk konversi, tapi akan menjadi sentra perekonomian berbasis ekonomi kreatif dan riset Indonesia ke depan,” ujarnya.

Writer: Izzatun Najibah

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Badan Riset dan Inovasi NasionalBerita Kota Surabaya hari iniKebun Raya Mangrove di SurabayaKebun Raya Mangrove Kota SurabayaKebun Raya Mangrove SurabayaKota Surabaya hari iniPenanaman pohon mangrovePeresmian Kebun Raya Mangrove SurabayaPeringatan Hari Mangrove Sedunia
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 10:33 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Dima Akhyar kini dipercaya menjabat Direktur Umum dan Keuangan PDP Kahyangan Jember. Namun, sebelum masuk jajaran direksi...

Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

by Mochamad Abdurrochim
17/05/2026 9:21 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Surabaya Vaganza 2026 berlangsung meriah pada Sabtu malam (16/05/2026) meski sempat dibayangi cuaca mendung dan ancaman hujan....

59 Biksu Thudong di Pasuruan

59 Biksu Thudong di Pasuruan Singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong

by Mochamad Abdurrochim
13/05/2026 10:16 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id – 59 Biksu Thudong di Pasuruan singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong, Kota Pasuruan pada Rabu (13/05/2026). Kedatangan...

Drama Korea underrated

10 Rekomendasi Drama Korea Underrated yang Jarang Dibahas, Tawarkan Cerita Realistis dan Menyentuh

by Mochamad Abdurrochim
04/05/2026 2:46 PM
0

Tugujatim.id – Drama Korea underrated sering kali luput dari perhatian, meski menghadirkan cerita yang lebih realistis dan emosional. Di tengah...

Next Post
SDN di Tuban.

Sempat Nol Pendaftar, Tiga SDN di Tuban Sudah Dapat Siswa

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID