JEMBER, Tugujatim.id – Kelompok Riset Material Fotokonversi dari Pusat Riset Sistem Nanoteknologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah membuat inovasi X-Ray Photoelectron Spectroscopy (XPS) yang digunakan untuk meningkatkan analisis material.
Melalui teknologi XPS ini, para periset dapat mengidentifikasi elemen dan kondisi kimia material dengan akurat. Teknik ini dapat membantu membuka peluang baru pada pengembangan teknologi masa depan, khususnya pada bidang material maju.
Teknologi XPS adalah salah satu teknik analisis kimia permukaan yang memanfaatkan sinar-x untuk mengidentifikasi elemen dan komposisi kimia pada suatu material. Dengan alat ini, periset akan mendapatkan data yang akurat dan akan membuat periset semakin terbantu untuk memahami sifat-sifat material.
Baca Juga: 6 Tips Jitu Merawat Sepeda agar Tetap Prima dan Awet, Nomor Lima Jangan Dilupakan!
Selain itu, teknologi XPS ini juga dikenal dikenal sebagai Spektroskopi Elektron untuk Analisis Kimia (ESCA) yang merupakan teknik spektroskopi dengan memanfaatkan efek fotolistrik untuk menganalisis kandungan unsur suatu bahan. Teknik ini sangat sensitif terhadap permukaan material dikarenakan sinar X-ray yang menyinari material hanya menembus dengan kedalaman sekitar 10 nm.
Karena itu, teknik spektroskopi ini bisa sangat spesifik untuk menganalisis permukaan pada suatu material dan menjadi teknik karakterisasi kunci pada bidang ilmu permukaan.
”Alat ini dapat membantu kami untuk mengidentifikasi elemen dan keadaan kimia material dengan akurasi yang tinggi dan resolusi yang baik,” kata Gerald Engsang Timuda, Periset Pusat Riset Sistem Nanoteknologi BRIN mengutip dari brin.go.id pada Kamis (14/11/2024).
Bagaimana Cara Kerjanya?
Teknologi XPS ini bekerja dengan cara memancarkan sinar-X pada permukaan sampel dan akan mengukur energi kinetik elektron yang telah dilepaskan. Proses ini akan memberikan gambaran detail mengenai elemen dan komposisi kimia yang berada pada permukaan sampel tersebut. Dengan begitu, penggunaan teknologi XPS ini dapat membantu periset untuk memahami struktur kimia yang kompleks pada suatu material.
Apakah Teknologi XPS Itu Penting?
Analisis menggunakan teknologi XPS akan melibatkan langkah-langkah seperti pengukuran energi elektron, analisis spektrum XPS, dan juga interpretasi data. Dengan begitu, teknologi XPS ini akan sangat berguna untuk memahami struktur kimia yang rumit.
Teknologi ini dapat membantu dalam mengidentifikasi elemen dengan akurasi yang tinggi dan juga resolusi yang baik, serta dapat memberikan wawasan lebih mendalam terkait dengan material yang sedang diteliti.
”Teknologi ini (XPS) tidak hanya membantu dalam identifikasi elemen, tetapi juga dapat membantu memahami struktur kimia yang kompleks,” jelas Gerald Engsang Timuda.
Baca Juga: 5 Perusahaan Modifikasi Mobil Terbaik di Dunia, Penggemar Otomotif Wajib Tahu!
Dan juga dengan adanya teknologi XPS ini, BRIN akan dapat terus meningkatkan kemampuan teknik analisisnya, khususnya untuk mendukung penelitian pada bidang material maju dan juga mendorong inovasi teknologi yang lebih canggih.
”Dengan adanya teknologi lanjutan pada alat XPS seperti Ultraviolet Photoelectron Spectroscopy (UPS) dan Depth Profilling, kami mengharapkan proses karakterisasi material ini bisa lebih optimal dan komprehensif. Ke depannya, fitur XPS akan terus dikembangkan untuk bisa menjawab kebutuhan pengujian yang akan semakin kompleks,” kata Gerald Engsang Timuda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Abidhah Jinan Salma Octavia/Magang
Editor: Dwi Lindawati








