JEMBER, Tugujatim.id – Bupati Jember Muhammad Fawait mengumumkan persiapan intensif untuk program Bunga Desa Ku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) yang direncanakan akan dilaksanakan pada awal Mei 2025.
Program Bunga Desa Ku ini bertujuan untuk mendekatkan pelayanan pemerintah kabupaten kepada masyarakat pedesaan.
“Insyaa Allah (Program Bunga Desa Ku) sedang melaksanakan terus persiapan, baik itu DPRD maupun dinas sosial dan OPD-OPD terkait lainnya,” ungkap Gus Fawait, sapaan akrabnya, pada Senin malam (28/04/2025).
Baca Juga: Bunga Desa, Sarana Bupati Fawait Dengar Keluhan Masyarakat Jember
Adapun jadwal untuk program ini akan dimulai pada minggu pertama bulan Mei. Beragam layanan publik akan dibawa langsung ke desa-desa, termasuk pembuatan dokumen kependudukan dan pelayanan kesehatan.
“Mudah-mudahan di minggu awal Mei sudah bisa kami laksanakan dan dalam program itu nanti ada pelayanan-pelayanan yang kami bawa, contohnya pelayanan pembuatan KTP maupun KK dan ada Bu Kadispenduk,” jelas Gus Fawait.
Selain itu, Dinas Kesehatan Jember pun akan turut mengawal bupati untuk memastikan dan memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat Jember. Keunikan program ini adalah bupati akan menginap di desa-desa yang dikunjungi dengan membawa peralatan sendiri untuk tidak membebani warga setempat.
“Jadi nanti saya akan menginap di desa-desa dan saya tidak mau merepotkan pemerintah desa maupun masyarakat desa, sehingga kami bawa tenda sendiri,” terangnya.
Berbagai agenda pun telah disiapkan bupati, mulai dari inspeksi infrastruktur dan bertemu dengan berbagai elemen masyarakat.
“Nanti kami ingin keliling di desa itu melihat infrastruktur jalan dan infrastruktur pertanian, juga infrastruktur yang lain dan kami akan menemui baik ketua-ketua pengajian, kelompok-kelompok tani nanti juga ada Pak Kepala Dinas Pertanian,” imbuhnya.
Bupati Akan Ketemu Tokoh Masyarakat
Selain itu, dia berencana mengadakan pertemuan dengan tokoh-tokoh masyarakat setempat seperti guru ngaji, takmir masjid, dan tokoh masyarakat lainnya supaya tidak ada jarak, rasa sungkan untuk menyampaikan persoalan-persoalan yang berkaitan dengan pelayanan pemerintahan Kabupaten Jember.
Dalam kunjungan tersebut, kepala desa akan mendampingi bupati sebagai ujung tombak pemerintahan.
“Tentu kepala desa akan mendampingi bupati. Kami akan mengajak mendampingi bupati, ini karena kepala desa adalah ujung tombak dari pemerintahan bukan cuma pemerintahan Kabupaten Jember, tapi pemerintahan Republik Indonesia ujung tombaknya yang paling depan adalah para kepala desa,” tegas Fawait.
Bupati akan turut mengajak beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang dibutuhkan untuk turun langsung ke desa bersama dirinya. Program “Bunga Desa Ku” diharapkan dapat menjembatani kesenjangan pelayanan dan membuka komunikasi langsung antara pemerintah kabupaten dengan masyarakat desa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








