SIDOARJO, Tugujatim.id – Proses pencarian korban runtuhnya bangunan musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo terus dikebut. Hingga Minggu (5/10) dini hari pukul 00.00 WIB, Tim SAR gabungan telah berhasil mengevakuasi 28 korban meninggal dunia.
Tiga alat berat dikerahkan untuk mempercepat proses evakuasi, terdiri dari satu breaker excavator untuk menghancurkan beton, serta dua unit excavator untuk memindahkan puing-puing reruntuhan. Seluruh alat berat beroperasi selama 24 jam penuh untuk memastikan korban dapat ditemukan secepat mungkin.
Pada hari sebelumnya, Sabtu (4/10), tim SAR menemukan 12 korban meninggal dunia, dengan korban ke-12 dievakuasi pukul 23.29 WIB.
Bupati Sidoarjo H. Subandi memantau langsung proses evakuasi di lokasi. Ia menyaksikan secara langsung alat-alat berat bekerja menyingkirkan puing dan mencari santri yang tertimbun reruntuhan musholla yang baru saja selesai dicor.
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing dan Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Czi Shobirin Setio Utomo turut mendampingi Bupati memastikan evakuasi berlangsung lancar dan aman.
Bupati H. Subandi berharap proses evakuasi berjalan lancar dan jumlah korban tidak sebanyak data sementara yang sempat beredar.
“Mudah-mudahan data 59 orang yang kemarin itu tidak sebanyak itu,” ujarnya.
Hingga Minggu dini hari, total korban yang berhasil ditemukan mencapai 130 orang. Dari jumlah tersebut, 104 orang selamat, sementara 26 orang meninggal dunia. Dari total korban meninggal, 21 orang masih belum teridentifikasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Fauzan
Editor: Darmadi Sasongko








