PASURUAN, Tugujatim.id – Orang tua bocah SMP di Bugul Kidul yang kupingnya terputus diduga usai digigit oleh temannya di Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, akhirnya mau buka suara. Ditemui di rumahnya, SH, 47, ayah korban, menceritakan perihal dugaan penganiayaan yang dialami oleh anaknya, K, 13.
SH mengaku syok ketika mendengar kabar bahwa anak keduanya ini telinganya terputus. Diduga telinga kiri K sempat digigit oleh rekannya, H, 12, pada Selasa (22/08/2023).
Dia awalnya mendapat kabar dari anak saudaranya yang juga ikut mengaji di salah satu rumah warga.
“Saya shock mendengar telinga anak saya putus, sampai tidak berani lihat,” ujar SH pada Kamis (24/08/2023).
Baca Juga: Tengkar saat Ngaji, Kuping Bocah SMP di Bugul Kidul Pasuruan Putus Diduga Digigit Temannya
Korban awalnya dibawa ke Puskesmas Bugul Kidul, kemudian dilarikan ke RSUD Dr Soedarsono, Kota Pasuruan. Namun karena kondisi telinga bocah SMP di Bugul Kidul ini sudah terputus parah, pihak rumah sakit merujuk ke RSUD Dr Soetomo, Surabaya.
SH sempat mengira bahwa telinga anaknya ini putus hampir seluruhnya.
“Saya kira awalnya 75 persen yang putus, tapi setelah diperiksa petugas medis, ternyata separonya, dari bagian tengah sampai bawah,” ungkapnya.
K kini sudah dipulangkan dari rumah sakit ke rumahnya sejak Rabu malam (23/08/2023). Kondisi bocah SMP di Bugul Kidul tersebut masih dalam proses pemulihan.
“Sekolahnya sementara libur. Saya berusaha bagaimana agar dia tidak terus kepikiran,” jelasnya.
Baca Juga: 10 Daftar Film Zombie Terbaik, Wajib Kamu Tonton Uji Adrenalin!
Diberitakan sebelumnya diberitakan, kuping seorang bocah SMP terputus usai digigit oleh temannya di Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Selasa (22/08/2023). Bocah SMP berinisial K, 13, ini diduga digigit telinganya oleh rekannya H, 12, saat mengaji diba’.
Sebelum insiden terjadi, diduga sempat terjadi pertengkaran lantaran H tidak mau disuruh membaca diba’ oleh K. Diduga bocah SD tersebut emosi dan menggigit daun telinga sebelah kiri korban hingga terputus.
Pihak orang tua korban telah melaporkan kejadian ini ke Polres Pasuruan Kota. Proses penyelidikan oleh Unit PPA Polres Pasuruan Kota masih terus berjalan.
Writer: Laoh Mahfud
Editor: Dwi Lindawati








