TUBAN, Tugujatim.id – Kabar jatuhnya helikopter PK-CFX di wilayah Sekadau, Kalimantan Barat terkait dengan Kabupaten Tuban. Salah satu penumpang yang menjadi korban, yakni pilot bernama Marindra, disebut-sebut memiliki keterkaitan dengan wilayah setempat.
Informasi yang dihimpun Tugujatim.id, terdapat delapan orang dalam helikopter tersebut, termasuk kru dan penumpang.
Dari data sementara, salah satunya adalah Capt. Marindra yang diduga pernah tinggal dan memiliki keluarga di Kabupaten Tuban.
Menanggapi kabar tersebut, Plt Lurah Sukolilo, Kecamatan Tuban, Bakti Abidin mengaku belum bisa memastikan status kependudukan yang bersangkutan sebagai warga Sukolilo.
“Untuk memastikan apakah beliau warga Sukolilo, kami masih belum bisa memastikan,” ujarnya saat dikonfirmasi lewat sambungan telpon.
Meski demikian, Bakti menyebut pihaknya mendapatkan informasi awal bahwa Marindra sempat tinggal di wilayah Sukolilo saat masih kecil. Namun, seiring waktu, keluarganya disebut telah berpindah domisili.
“Informasi yang kami terima, dulu waktu kecilnya memang tinggal di Sukolilo. Tapi sekarang orang tuanya sudah pindah,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa keluarga Marindra saat ini diketahui berada di Kelurahan Baturetno, yang letaknya masih berdekatan dengan Sukolilo.
“Lokasinya masih bersebelahan, hanya dipisahkan jalan saja,” imbuhnya.

Hingga saat ini, pihak kelurahan masih berupaya menelusuri lebih lanjut terkait identitas dan keterkaitan keluarga korban dengan wilayah administratif setempat. Koordinasi juga dilakukan untuk memastikan validitas informasi yang beredar di masyarakat.
Sementara itu, proses pencarian korban helikopter jatuh di Kalimantan Barat masih terus berlangsung. Tim SAR gabungan masih berupaya menjangkau lokasi jatuhnya pesawat yang berada di kawasan hutan dengan medan sulit.
Belum ada kepastian terkait kondisi seluruh penumpang, termasuk Capt. Marindra. Pemerintah dan tim penyelamat masih memfokuskan upaya pada evakuasi serta pengumpulan data di lapangan.
Kabar keterkaitan salah satu korban dengan Tuban pun kini menjadi perhatian warga. Sejumlah masyarakat berharap adanya kejelasan informasi sekaligus kabar baik dari proses pencarian yang masih berlangsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








