• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Situasi pasca banjir bandang yang menerjang Kabupaten Lembata pada Minggu (04/04/2021), pukul 19.00 waktu setempat, mengakibatkan 11 orang meninggal dunia. (Foto: BNPB/Tugu Jatim)

Situasi pasca banjir bandang yang menerjang Kabupaten Lembata pada Minggu (04/04/2021), pukul 19.00 waktu setempat, mengakibatkan 11 orang meninggal dunia. (Foto: BNPB/Tugu Jatim)

Cuaca Ekstrem karena Siklon Tropis Picu Bencana di Nusa Tenggara Timur

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam situs resminya telah merilis adanya dua bibit siklon tropis yang dapat berdampak pada cuaca ekstrem. Salah satunya berpotensi curah hujan lebat dan angin kencang di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) selama sepekan ini, pada 3–9 April 2021. Hingga Senin (05/04/2021), BNPB menerima informasi terkini dampak bencana di beberapa wilayah NTT.

Dilansir situs resmi bnpb.go.id perkembangan terkini bencana banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Flores Timur hari ini pukul 05.00 WIB. Data sementara yang diterima, ada 256 warga mengungsi di Balai Desa Nelemawangi dan sejumlah warga lainnya mengungsi di Balai Desa Nelelamadike.

You might also like

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

03/06/2026 10:41 PM
Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

03/06/2026 8:13 PM

Sedangkan warga hilang masih tercatat 24 orang dan meninggal dunia 44 orang. Untuk warga yang luka-luka, mereka telah mendapatkan perawatan medis.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Dr Raditya Jati menyebutkan, 9 desa yang tersebar di empat kecamatan terdampak peristiwa ini. Sembilan desa tersebut yaitu Desa Nelemadike dan Nelemawangi (Kecamatan Ile Boleng), Desa Waiburak dan Kelurahan Waiwerang (Adonara Timur), Desa Oyang Barang dan Pandai (Wotan Ulu Mado), dan Desa Duwanur, Waiwadan dan Daniboa (Adonara Barat).

“Sementara data yang saya terima ada 17 unit rumah hanyut, 60 rumah terendam lumpur, dan 5 jembatan putus. Saat ini BPBD setempat masih terus melakukan pendataan dan verifikasi dampak korban maupun kerusakan infrastrukturnya,” kata Dr Raditya.

BMKG telah merilis adanya dua bibit siklon tropis yang dapat berdampak pada cuaca ekstrem. Salah satunya potensi curah hujan lebat dan angin kencang di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) selama sepekan ini, 3–9 April 2021. (Foto: BMKG/Tugu Jatim)
BMKG telah merilis adanya dua bibit siklon tropis yang dapat berdampak pada cuaca ekstrem. Salah satunya potensi curah hujan lebat dan angin kencang di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) selama sepekan ini, 3–9 April 2021. (Foto: BMKG/Tugu Jatim)

Beberapa kendala dihadapi dalam mendukung upaya penanganan darurat. BPBD Kabupaten Flores Timur menginformasikan akses utama melalui penyeberangan laut, sedangkan kondisi hujan, angin, dan gelombang membahayakan pelayaran kapal. Di sisi lain, evakuasi korban yang tertimbun lumpur masih terkendala alat berat.

“Peristiwa ini dipicu oleh intensitas hujan tinggi pada dini hari atau Minggu (04/04/2021), pukul 01.00 WITA,” ungkapnya.

Wilayah di NTT Lain yang Terdampak

Sementara itu, bencana banjir juga terjadi di Kabupaten Sumba Timur, NTT, pada Minggu (04/04/2021). Hal itu terjadi karena hujan dengan intensitas tinggi selama beberapa hari sehingga sungai meluap. Sebanyak empat kecamatan terdampak banjir. Yaitu, Kecamatan Kambera, Pandawai, Karera, dan Wulawujelu.

“BPBD Kabupaten Sumba Timur menginformasikan sebanyak 54 KK atau 165 jiwa mengungsi, sedangkan 109 KK atau 475 KK terdampak,” terangnya.

Sedangkan di Kabupaten Lembata, banjir bandang menewaskan 11 warga dan 16 lainnya hilang. Banjir bandang tersebut terjadi pada Minggu lalu, pukul 19.00 waktu setempat. Lokasi terdampak berada di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur. Desa-desa terpapar di dua kecamatan ini di antaranya, Desa Waowala, Tanjung Batu, Amakala, Jontona, Lamawolo, dan Waimatan.

BPBD setempat telah melakukan upaya kaji cepat dan penyelamatan warga terdampak. Pemerintah daerah juga mendatangkan alat berat untuk melakukan pembersihan jalan dan lokasi bencana untuk kelancaran proses pencarian dan evakuasi. Akses jalan menuju Kecamatan Ile Ape Timur terputus sehingga belum dapat diakses petugas.

Kejadian lainnya melanda Kota Kupang, NTT, berupa angin kencang, longsor, banjir rob, dan gelombang pasang. Perkembangan pada Minggu, pukul 19.00 WIB, beberapa kecamatan terdampak cuaca ekstrem. Akibatnya, sebanyak 743 KK atau 2.190 warga terdampak. Selain itu, 10 rumah warga mengalami rusak sedang dan 15 titik akses jalan tertutup pohon tumbang.

“BPBD Kota Kupang bersama dinas terkait lain telah melakukan upaya penanganan darurat di lokasi bencana,” jelasnya.

BNPB juga menerima laporan terjadinya bencana di Kabupaten Malaka Tengah dan Ngada. Angin kencang terjadi di dua kecamatan di Kabupaten Ngada. Desa terdampak yaitu di Kelurahan Kisantara, Lebijaga, Bajawa, Tanalodu (Kecamatan Bajawa) dan Kelurahan (Riung). Dampak dari insiden angin kencang terdiri 6 KK terdampak dan 1 luka berat. Sedangkan kerugian berupa rumah rusak sedang 2 unit dan rusak berat 4 unit, gedung pengadilan rusak sedang 1 unit, kapal tenggelam 1 unit dan 6 titik ruas jalan tertutup pohon tumbang. (Mochamad Abdurrochim/ln)

Tags: angin kencangbanjir bandangBerita bencanaBMKGCuaca ekstremNusa Tenggara TimurSiklon tropis
Redaksi

Redaksi

Related Stories

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 10:41 PM
0

Tugujatim.id - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus...

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Semeru

Pendaki Semeru Terjatuh Saat Lewat Jalur Ilegal, Evakuasi Terkendala Medan Curam

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pendaki Semeru kembali memakan korban. Seorang pendaki dilaporkan terjatuh di lereng Gunung Semeru usai nekat melintas melalui...

Ledakan Balon Udara

Ledakan Balon Udara di Blitar, Polisi Bongkar Transaksi Mercon

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 4:16 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Penyelidikan kasus ledakan balon udara di Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar kini menemui tantangan teknis. Pihak...

Next Post
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat melakukan kunjungan di salah satu gudang gabah dan beras di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro, Minggu sore (04/04/2021). (Foto: Istimewa/Tugu Jatim)

Tinjau Beras di Bojonegoro, Khofifah Ajak Dirut Bank Jatim Lakukan Kerja Sama dengan Gapoktan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID